EPISODE · Jan 26, 2026 · 7 MIN
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Selasa dalam pekan ke-3 masa biasa, 27 Januari 2026
from La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy · host Media La Porta
Dibawakan oleh Febri dan Rea dari Paroki Kristus Raja Baciro Yogyakarta di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. 2 Samuel 6: 12b-15.17-19; Mazmur tg 24: 7.8.9.10; Markus 3: 31-35.BERSUKA CITALAH,TUHAN ADA! Renungan kita hari ini bertema: Bersuka Citalah, TuhanAda! Orang-orang beriman berkeyaninan bahwa Tuhan ada. Tuhan juga bekerja untukmelindungi, memelihara dan menyelamatkan umat manusia. Bukti-bukti bahwa Tuhanitu ada dan senantiasa bekerja untuk kita tak diragukan lagi, yaitu di dalamkitab suci dengan semua narasi dan penjelasannya. Orang-orang beriman perluselalu membaca dan merenungkan kitab suci agar mereka semakin beriman bahwaTuhan ada dan tetap bekerja. Pengakuan bahwa Tuhan ada, selain melalui membaca danmendengar firman Tuhan, ada banyak cara lain yang dipakai oleh orang-orangberiman. Salah satunya ialah dengan hidup di dalam suka cita. Meskipun kitatidak luput dari dosa dan penderitaan hidup, suka cita selalu menjadi kekuatanyang sangat kita perlukan. Pada hari ini kita diajarkan untuk memperkuat danmenambah suka cita kita. Mengapa? Karena sering suka cita kita cepat berlalu pergi, terbangbersama angin, hilang ditelan musim. Bila pekerjaan dan kesibukan menumpuk,suka cita hilang. Bila jatuh sakit dan menemukan kesulitan, suka cita menjauhdari kita. Bila tersaingi dalam mengejar rezeki, prestasi, dan kemajuan sukacita sepertinya susah dihadirkan. Bila datang kegagalan, suka cita menghilangentah ke mana perginya. Daud yang sudah memasuki kota suci, kini bersama seluruhumat membawa masuk tabut Tuhan ke kota itu. Sambutan gembira Daud dan rakyatnyatentu luar biasa. Semua unsur dan elemen untuk pesta raya lengkap. Sukacitamereka penuh. Semua bersuka cita karena Tuhan ada bersama mereka. Yesus Kristusmeyakinkan kita bahwa Ia bersama dengan kita. Ia meyakinkan kita bahwa firmanyang Ia sampaikan itu masuk ke dalam diri setiap orang yang mendengarnya. Danketika dilaksanakan di dalam hidup mereka, suka cita tumbuh sehat danberkembang di dalam mereka. Firman itu adalah pribadi Tuhan sendiri, demikian katapenginjil Yohanes. Dia masuk dan tinggal di dalam kita, lalu merangkul danmenyatukan kita semua sebagai saudara dan saudari di dalam Yesus Kristus. Disini letak suka cita yang besar karena kita semua bersatu sebagai satu umat.Sebaliknya perpecahan, terkotak-kotak, dan klaim bahwa kelompok yang satu lebihbaik dan istimewa daripada kelompok lain, itu kehilangan nilai suka citanya. Satu pengalaman yang selalu memperkuat suka cita kitaialah Ekaristi. Kita menerima Firman melalui bacaan-bacaan dan renungan, yangmemuncak dalam Komuni Kudus di mana Firman tadi menjadi daging untuk santapankita. Pada saat itu suka cita kita menjadi penuh. Jadi kalau ingin memenuhidiri dengan suka cita Tuhan, datang ke Ekaristi. Tak ada cara yang lain. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Bapa maha murah,semoga kami diberkati dengan suka cita yang penuh dengan selalu merayakanEkaristi di dalam Gereja-Mu. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ...Dalam nama Bapa ...
Embed this episode
NOW PLAYING
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Selasa dalam pekan ke-3 masa biasa, 27 Januari 2026
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
No similar episodes found.
Similar Podcasts
No similar podcasts found.