EPISODE · Apr 20, 2026 · 7 MIN
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Selasa dalam pekan ke-3 Paskah, 21 April 2026
from La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy · host Media La Porta
Dibawakan oleh Hartini dari Paroki Hati Yesus Yang Mahakudus di Keuskupan Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Indonesia. Kisah Para Rasul 7: 51 - 8: 1a; Mazmur tg 31: 3cd-4.6ab.7b.8a.17.21ab; Yohanes 6: 30-35.SIAPAKAH KITA INI DI DALAM TUHANRenungan kita pada hari ini bertema: Siapakah Kita ini di dalam Tuhan.Kalimat ini bukan sebuah pertanyaan untuk dijawab, tetapi pernyataan yangberisi identitas kita sebagai pengikut Kristus dan umat Tuhan. Ini menyambungrenungan kita kemarin tentang pekerjaan kita pertama dari Tuhan Allah yaitu berimankepada-Nya. Ketika kita melakukan pekerjaan rohani ini di hadirat dan di dalam Tuhan,di sana kita tidak menemukan pertama-pertama Tuhan yang bekerja. Kita temukanpertama-tama siapa Dia Tuhan itu. Identitasnya Tuhan seperti apa dankeber-adaan-Nya itu menjelaskan siapa Dia terhadap kita dan kita terhadap Dia.Bukan pekerjaan atau tugas yang menjadi kesibukan kita pertama-tama di antarakita, tetapi kehadiran, keberadaan dan pengetahuan yang menandakan hubungankita. Oleh karena itu pertanyaan kerumunan orang Yahudi kepada Yesus, “Pekerjaanapakah yang Engkau lakukan kepada kami supaya kami dapat melihat dan percayakepada-Mu?” merupakan suatu salah paham dan ambisi untuk mendapat keuntungansendiri. Mereka langsung loncat ke pekerjaan dan urusan perut, yang kalau bisadiperoleh, tujuan mereka tercapai. Sementara itu pengetahuan, isi pikiran danhati serta hubungan dekat dan saling percaya belum terjalin, dan inilah yang sangatdikehendaki Tuhan. Yesus menjawab ketidaktahuan atau mungkin ambisi mereka dengan menunjukkanidentitasnya, “Aku adalah roti” yang sesungguhnya mereka cari. Tidak usahrepot-repot dengan yang lain-lain, tapi cukup mengenali Dia, percaya kepada-Nyadan tinggal bersama Dia. Contoh paling menarik untuk hari ini ialah Stefanusyang menjadi martir pertama di dalam Gereja kita, setelah kebangkitan Kristus.Ia seorang diakon pekerja keras dalam Gereja Perdana, tapi basis imannyasangatlah kuat. Ia menyatu dengan Kristus dalam jiwa-raganya sehingga akhirnyasiap menerima nasib dianiaya dan wafat seperti Kristus. Ketika kita sampai pada level mengenal dan mengerti Yesus sebagai RotiKehidupan, penyelenggara kehidupan, kita juga mengenal diri kita sendiri yangberada dalam penyelenggaraan-Nya. Diri Tuhan dan diri kita dalam kepribadiandan kebersamaan bertemu, dan di situlah terbentuk apa yang lazim disebut alter Kristus dalam diri kitamasing-masing. Wajah Kristus dan pekerjaan-pekerjaan-Nya akan terlihat padadiri kita masing-masing. Tidak usah lagi mencari tahu atau menyelidikipekerjaan apa yang dilakukan oleh Kristus seperti ditanyakan oleh orang banyaktadi. Yang ada ialah apa yang dibuat oleh Stefanus, hidupnya yang sama dengancara hidup Kristus. Kita wajib melakukan yang sama. Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa... Allah maha baik, mengenal dan hidup di dalam Diaku adalahtujuan hidup kami yang telah diajarkan oleh Putera-Mu Yesus Kristus. Bantulahkami selalu supaya tidak berpaling dari tujuan ini dan mampu menolak pengaruhapa pun yang berlawanan dengan Dikau. Bapa kami yang ada di surga... Dalam namaBapa...
Embed this episode
NOW PLAYING
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Selasa dalam pekan ke-3 Paskah, 21 April 2026
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
No similar episodes found.
Similar Podcasts
No similar podcasts found.