EPISODE · Feb 2, 2026 · 11 MIN
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Selasa dalam pekan ke-4 masa biasa, 3 Februari 2026
from La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy · host Media La Porta
Dibawakan oleh Suster Kristin MCFSM dan Suster Puspitasari MCFSM dari Komunitas Suster MCFSM Santo Aloysius Gonzaga Palangkaraya di Keuskupan Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Indonesia. 2 Samuel 18: 9-10.14b.24-25a.30 - 19: 3; Mazmur tg 86: 1-2.3-4.5-6; Markus 5: 21-43.JALANTERUS DAN TETAP SEMANGAT Tema renungan kita pada hari ini ialah: Jalan Terus dan TetapSemangat. Ungkapan dalam bahasa Inggris yang mirip dengan tema ini ialah: the game must go on. Orang Italiamenyebutnya “sempre avanti”. Kitamenyadari bahwa setan-setan tidak berhenti atau tidak lelah menggodai kita.Demikian juga kita paham bahwa kesulitan dan penderitaan akan selalu kitaalami. Kita mengingat tentang godaan terhadap Yesus sebanyak tigakali ketika Ia berpuasa selama 40 hari di pada gurun. Diceritakan bahwa ketikaYesus mengusir si penggoda itu dengan seruan: Enyalah engkau, Setan!, Penjahatitu memang pergi, namun ia tetap menunggu kesempatan lain yang tepat agar iadapat menjalankan tugasnya menggodai dan memperdayai Yesus. Hari ini bacaan-bacaan kita sepertinya memberikan kesan bahwasetan-setan sedang istirahat sejenak. Dengan begitu Yesus mempunyai kesempatanyang leluasa untuk menyembuhkan orang-orang sakit. Mungkin setan sedang kasihanjuga kepada orang-orang sakit, sehingga ia tidak ingin menambah penderitaanatas mereka. Atau mungkin mereka menghormati Yesus yang sedang bekerja. Daud yang sedang dilawan oleh orang-orang dekatnya jugaterbebas dari ancaman itu. Anaknya Absalom yang mengancamnya telah meninggaldunia. Di istananya itu Daud sedih dan menangisi anaknya. Ia harus melanjutkantugasnya memimpin kerajaan karena itu adalah mandat dari Tuhan. Kesedihanmemang wajar dan tetap terjadi, tetapi kesedihan tidak bisa menjadi selamanya. Kita harus berjalan terus dan tetap bersemangat. Tugas utama, mandat, perutusan, dan tanggungjawab harus tetap menjadi urusan kita setiap saat. Meski godaan, tantangan,gangguan, kesulitan, bahkan ancaman apa pun bentuknya menghadang, kita jalanterus saja, semangat saja. Tuhan tahu kita sedang berjuang dan diancam sekalipun, tapi Ia mengizinkan kita jalan terus dan Ia akan turun tangan membantupada saat kita sudah tidak mampu lagi. Hal ini paling kurang mencegah duakebiasaan buruk yang sering kita lakukan. Pertama, ketika sudah berhasil melewati sebuah ujian ataukesulitan kita menjadi santai, kurang waspada, dan menjadi kendor semangatnya.Ini justru menjadi kesempatan baik bagi setan untuk mendekat dan melakukantugasnya. Kedua, ketika sudah melewati semua rintangan atau kesulitantidak lama berselang datang lagi kesulitan yang lain. Akibatnya orang menjadiputus asa, lelah, dan menyerah. Ini juga menjadi kesempatan bagi setan untukmendekat dan bersemangat bekerja. Jadi untuk mengatasi sikap santai dan putusasa, kita perlu memiliki satu kekuatan, yaitu berjalan terus dan tetapbersemangat. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa ...Ya Tuhan Yesus Kristus, kuatkanlah iman kami supaya kami dapat mengalahkansikap santai dan putus asa di dalam diri kami. Kemuliaan kepada Bapa dan Putradan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...
Embed this episode
NOW PLAYING
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Selasa dalam pekan ke-4 masa biasa, 3 Februari 2026
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
No similar episodes found.
Similar Podcasts
No similar podcasts found.