EPISODE · Dec 28, 2025 · 8 MIN
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Senin dalam Oktaf Natal ke-5, 29 Desember 2025
from La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy · host Media La Porta
Dibawakan oleh Ningrum dari Paroki Santo Mikhael Pangkalan Yogyakarta dan Wismu dari Paroki Kristus Raya Bajiro Yogyakarta di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. 1 Yohanes 2: 3-11; Mazmur tg 96: 1-2a.2b-3.5b-6; Lukas 2: 22-35.SUKA CITA GRATIS Tema renungan kita pada hari ini ialah: Suka Cita Gratis.Para pastor, biarawan dan biarawati mengadakan reuni di paroki asalnya. Suasanadan pesta begitu meriah dan penuh dengan kenangan. Salah satu kenangan ialahmereka berjumpa dengan Tante Maria, seorang janda tak beranak yang menjadikoster di gereja Paroki sudah sekian puluhan tahun. Banyak pastor danbiarawan-biarawati sudah mengenal Tante Maria sebagai koster sejak mereka masihanak-anak. Reuni itu sungguh menjadi peristiwa penuh rahmat bagi koster Maria. Bagi Tante Maria, bekerja dan melayani di Gereja dalamsisa hidupnya merupakan sebuah suka cita yang tidak berakhir. Suka cita inigratis, karena tidak perlu proses yang berbelit, tidak ada lamaran dan teskepegawaian. Ia hanya perlu kemauan, kegembiraan, suka rela, dan iman yangkuat. Ini juga menjadi pengalaman Simeon dan Hana, orang-orang usia tua yangmengabdikan hidupnya di dalam bait suci, dalam doa dan pengorbanan. Merekatemukan suka cita di situ. Mereka berharap suatu saat yang tepat, akan datang pembebasanbagi bangsanya. Baik Tante Maria maupun Simeon dan Hana, merekamenginspirasikan kita tentang suka cita yang merupakan rahmat dari Tuhan.Menurut kitab suci, rahmat itu gratis dan sungguh tidak perlu diberi harga.Yang sangat diperlukan ialah kerelaan kita untuk menetap dan berbakti kepadaTuhan melalui Gereja-Nya, maka rahmat dan berkat itu akan dicurahkan kepadakita dengan melimpah. Tante Maria menemukan Tuhan Yesus, dan secara konkret iareuni dengan buah-buah panggilan Tuhan dari parokinya. Simeon dan Hana sendiriberjumpa dengan kanak Yesus dan ia menganggap bahwa hidupnya sudah penuh dancukup. Kita mesti dapat belajar dari inspirasi ini. Yesus Kristusdi dalam masa Natal ini, mesti dapat memberikan paling kurang satu jawaban ataspertanyaan, keraguan, pencarian atau harapan kita. Jawaban itu kita dapatkanselama tahun yang sedang berlalu pergi dan semakin terwujud pada tahun yangakan datang ini. Dengan demikian kita sungguh meyakini dan mengerti bahwa sukacita dari Tuhan memang cuma-cuma atau gratis. Kita masing-masing dapatmenyebutkannya, khususnya pada saat berdoa dan berbicara dengan Tuhan. Tante Maria, Simeon dan Hana meluapkan kegirangan dan sukacitanya. Mereka menemukan makna Injil yang sesungguhnya, yaitu Tuhan yangdatang menjumpai dan memberikan makna bagi hidup mereka. Semoga kita semua jugadapat menemukan suka cita yang demikian. Injil yang telah terbuka maknanya danmembentuk hidup kita merupakan Injil kehidupan, oleh karena itu kita sebutsebagai kabar gembira. Kabar itu harusdapat kita wartakan. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan YesusKristus, berkatilah kami dalam semangat untuk menyukuri semua kebaikan danhasil yang kami capai dalam setiap pekerjaan dan pengorbanan kami. Berikan kamisemangat untuk selalu bekerja keras. Salam Maria, penuh rahmat ... Dalam namaBapa ...
Embed this episode
NOW PLAYING
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Senin dalam Oktaf Natal ke-5, 29 Desember 2025
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
No similar episodes found.
Similar Podcasts
No similar podcasts found.