EPISODE · Apr 5, 2026 · 8 MIN
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Senin dalam Oktaf Paskah, 6 April 2026
from La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy · host Media La Porta
Dibawakan oleh Rosalia dari Geraja St. Yohanes Penginjil, Paroki Blok B di Keuskupan Agung Jakarta, Indonesia. Kisah Para Rasul 2: 14.22-32; Mazmur tg 16: 1-2a.5.7-8.9-10.11; Matius 28: 8-15.KOTBAH KESAKSIANKEBANGKITAN PERTAMA Renungan kita pada hari ini bertema: Kotbah KesaksianKebangkitan Pertama. Para rasul dan murid Yesus yang menjadi saksi mata wafatdan kebangkitan Yesus Kristus merupakan satu hal yang berbeda dengan mewartakanberita kebangkitan. Kedua jenis pengalaman dan tindakan ini mudah sajadipisahkan. Bisa saja mereka menjadi saksi langsung, namun kemudian merekatidak ingin mengabari atau membagi pengalaman ini kepada orang banyak. Tetapinyatanya, hal ini tidak terjadi. Yang sungguh terjadi menurut Kisah Para Rasul ialah merekamewartakannya. Supaya kabar ini cukup satu saluran dan penuh dengan kewibawaan,pewartaan pertama kali itu harus bersifat kelembagaan, resmi bagai siaran perssatu pintu, dan disampaikan oleh pribadi yang memiliki otoritas untuk melakukanitu. Itu yang kemudian kita sebut sebagai kotbah kesaksian kebangkitan yangpertama. Kotbah ini disampaikan secara resmi oleh kepala atau yang dituakan didalam Gereja perdana, yaitu rasul pertama, Santo Petrus. Kotbah itu intinya berbunyi begini: Yesus Kristus yangditentukan Allah untuk memenuhi semua janji di masa lalu adalah Mesiassesungguhnya. Ia dihukum mati dengan tuduhan tidak benar dan tidak adil. Iatelah mati dan dikubur, namun kini dibangkitkan Allah. Semua yang berkaitandengan kematian dan kebangkitan-Nya, Petrus dan para rasul lainnya adalahsaksi. Supaya kotbah ini tidak sekedar kata-kata kosong, pembuktian peristiwatersebut dan rekaman pengalaman para saksi mata merupakan faktor yang sangatmenentukan kebenarannya. Pembuktian dan pengalaman itu dikonfirmasi oleh teksbacaan dari Injil Matius 28, 8-15, yang mengisahkan tentang para perempuan yangpergi ke makam pada hari pertama dalam pekan. Yesus yang bangkit menampakkandiri dan menyalami mereka: “Salam bagimu”. Kemudian Yesus juga mengatakankepada mereka: “Jangan takut. Pergi dan katakanlah kepada saudara-saudara-Ku,supaya mereka pergi ke Galilea, dan di sanalah mereka akan melihat Aku”.Pembuktian ini diperkuat oleh kenyataan fisik tentang makam yang kosong dan tidakada satu pun bahkan dari kalangan orang-orang Yahudi tahu-menahu ke manajenazah Yesus dibawa pergi dari makan, hingga pada saat ini. Pembuktian baik fisik maupun pengalaman penampakan Tuhanyang bangkit ini untuk seterusnya menjadi isi kitab suci dan ajaran iman yangkita miliki sampai sekarang. Kita yang hidup pada saat ini mewarisi kekayaanrohani pembuktian dan pengalaman tersebut. Namun lebih daripada suatupembuktian yang telah dilakukan oleh Petrus dan para rasul serta murid lainnya,kita cukup menaruh iman kita akan kebenaran ini, karena melalui itu YesusKristus memasuki hidup kita masing-masing dan membangkitkan kita untuk hidupbersama Dia. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Allah maha kuasa, penuhilah kami dengankekuatan kebangkitan Yesus Tuhan kami. Bapa kami yang ada di surga ... Dalamnama Bapa ...
Embed this episode
NOW PLAYING
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Senin dalam Oktaf Paskah, 6 April 2026
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
No similar episodes found.
Similar Podcasts
No similar podcasts found.