EPISODE · Jun 21, 2026 · 8 MIN
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Senin dalam pekan ke-12 masa biasa, 22 Juni 2026
from La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy · host Media La Porta
Dibawakan oleh Elen Making dan Novita Making dari Paroki Santo Laurensius Hadakewa di Keuskupan Larantuka, Indonesia. 2 Raja-Raja 17: 5-8.13-15a.18; Mazmur tg 60: 3.4-5.12-13; Matius 7: 1-5.SIAPA YANGMENGHAKIMI DENGAN BENAR? Tema renungan kita pada hari ini ialah: Siapa yang Dapat Menghakimi denganBenar? Ferdinand adalah seorang remaja kelas 1 SMA yang ceria dan satu minggulalu ia terpilih menjadi ketua misdinar di parokinya. Tetapi pada minggukeduanya ia mengundurkan diri. Saat ditanya alasan ia begitu cepat berhentisebagai ketua, ia hanya menjawab singkat bahwa banyak temannya memberikankomentar dan masukan yang membangun. Tetapi lebih banyak lagi yang memberikandia penilaian atau kritik yang negatif bahkan juga fitnahan. Penghakiman dan penilaian secara negatif atau istilah Inggrisnya judgmentalada di mana-mana dan dilakukan oleh siapa saja. Menurut Tuhan Yesus Kristus,ini tidak boleh dilakukan, dan tidak menjadi gaya hidup para pengikut-Nya. Inimerupakan dosa yang sejalan dengan gaya hidup di dunia yang melakukanpenghakiman untuk memisahkan yang salah dan benar. Penegasan Yesus kepada kita pada hari ini bermaksud untuk menghentikan kitadari kebiasaan menghakimi sehingga memvonis orang lain berdosa. Sebaliknya,kita diajarkan untuk mengutamakan sisi yang terbaik dan terhormat dari oranglain, karena melalui itu pendidikan kemanusiaan terjadi, cinta kasih bertumbuhbaik, dan solidaritas bersama sebagai umat Tuhan terjaga. Penghakiman, kritik dan penilaian memang tetap diperlukan bagi setiaporang, kelompok dan komunitas, tetapi dalam cara kelemah-lembutan dan kasih.Ini merupakan tugas yang suci. Orang tua mengoreksi bahkan menghakimi anaknyatentang pergaulan antar lawan jenis yang sudah mengkwatirkan. Ataubiarawan-biarawati muda dihakimi dalam soal kedisiplinan hidup harian yangsudah terasa kering dan hilang mutunya. Ini merupakan penilaian yang suci. Maka nasihat terbaik Yesus bagi kita ialah barang siapa yang menilai,mengkritik dan menghakimi sesamanya secara baik dan di dalam kasih, ia akandinilai secara baik juga oleh Tuhan. Kemudian, siapa yang dapat menghakimidengan benar? Tuhan-lah sebagai pihak yang memberikannya karena Dialah sumberkasih dan kebaikan. Kita sebagai umat-Nya ikut memberikan penilaian danpenghakiman yang benar dan baik karena kita memang dipakai oleh Tuhan. Caranya ialah berangkat dari diri kita untuk menilai diri sendiri, apakahkita bersih atau terbebaskan dari kesalahan dan dosa. Jika kita berbuat dosayang sama dengan orang yang kita berikan penghakiman, sementara kita sendiribelum bertobat sedikit pun, itu sama dengan dusta atau munafik. Hasilnya bisanihil, karena orang akan mengatakan berikan dulu buktinya pada dirimu kalaumemang Anda bersih atau sudah berubah. Kata dan perbuatan harus sejalan. Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa... Ya Tuhan Yesus Kristus, buatlah kami tulus dan benar dalammemberikan penilaian, kritik dan masukan terhadap sesama kami, dan pakailahkami untuk menyampaikan kebenaran itu melalui kata dan perbuatan kami. Kemuliaankepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa...
Embed this episode
NOW PLAYING
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Senin dalam pekan ke-12 masa biasa, 22 Juni 2026
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
No similar episodes found.
Similar Podcasts
No similar podcasts found.