EPISODE · Sep 7, 2025 · 8 MIN
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Senin dalam pekan ke-23 masa biasa, 8 September 2025, Pesta Kelahiran Santa Perawan Maria
from La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy · host Media La Porta
Dibawakan oleh Yenny dari Paroki Santo Paulus di Keuskupan Bandung, Indonesia. Mikha 5: 1-4a; Mazmur tg 13: 6ab-6cd; Matius 1: 1-16.18-23.KELAHIRAN YANG TERBERKATI Renungan kita pada hari ini bertema: Kelahiran YangTerberkati. Sejak awal mula, Gereja merayakan kelahiran Santa Perawan Mariasebagai suatu peristiwa penuh rahmat. Maria dikandung tanpa noda dosa asal,sebuah anugerah istimewa yang mempersiapkan dirinya untuk menerima panggilanAllah yang agung. Ia adalah pribadi yang sejak kelahirannya sudahditandai dengan kekudusan, sehingga kelahiran Maria menjadi tanda pengharapanbagi seluruh umat manusia: bahwa Allah berkenan campur tangan dalam sejarahuntuk menghadirkan keselamatan. Dengan demikian, kelahiran Maria adalah berkatbagi seluruh dunia, sebab melalui dirinya akan lahir Sang Juru Selamat. Peristiwa kelahiran Maria tidak hanya berbicara tentangseorang anak yang lahir, tetapi juga tentang rencana besar Allah yang mulaiterwujud di dunia. Dari Maria, malaikat membawa kabar sukacita bahwa ia akanmenjadi Bunda Allah, mengandung dan melahirkan Yesus Kristus, Putra Allah yanghidup. Kesediaan Maria untuk menerima kabar itu menegaskan bahwa hidupnya sejakawal memang dipersembahkan bagi karya keselamatan. Dalam kerendahan hati danketaatannya, Maria menjadi saluran rahmat yang tak terhingga bagi umat manusia. Maria yang terberkati sejak lahir kemudian tidakberhenti pada perannya sebagai Bunda Yesus, melainkan menjadi Bunda Gereja.Dari salib, Yesus mempercayakan Maria kepada murid yang dikasihi-Nya, dan sejaksaat itu Maria menjadi ibu bagi seluruh pengikut Kristus. Kehadirannya sebagaiBunda Gereja menunjukkan bahwa kelahiran Maria juga merupakan kelahiran kasihkeibuan Allah yang senantiasa menyertai Gereja di sepanjang sejarahnya. Mariamenjadi gambaran kasih yang lembut, yang mendampingi Gereja dalam suka maupunduka. Puncak kehidupan Maria terlihat ketika ia diangkat kesurga dan dimahkotai sebagai Ratu Surga dan Bumi. Kehidupannya yang berawaldari kelahiran yang penuh rahmat, diakhiri dengan kemuliaan abadi bersamaAllah. Ini menjadi janji pengharapan bagi semua orang beriman: bahwa sepertiMaria, kita pun dipanggil untuk memulai hidup dalam rahmat, berjalan dalamkesetiaan, dan akhirnya dipersatukan dengan Allah dalam kemuliaan surga. Makna kelahiran Maria yang terberkati sangatlah besarbagi hidup Kristiani. Kelahirannya mengingatkan kita bahwa setiap anak yanglahir di dunia adalah berkat dan karya Allah. Dalam Kristus, kita semua jugadilahirkan kembali melalui baptisan dan menjadi anak-anak Allah. Seperti Maria,kita dipanggil untuk hidup dalam rahmat, menjaga kekudusan hidup, dan membukahati untuk menerima panggilan Tuhan dalam keseharian. Marilah kita berdoa. Dalam namaBapa … Ya Bapa di surga, kami bersyukur atas karunia istimewa dalam Bunda Mariayang selalu menjadi penolong dan pembimbing kami di jalan keselamatan agar kamidapat menjadi murid-murid yang sejati Tuhan kami Yesus Kristus. Salam Mariapenuh rahmat … Dalam nama Bapa …
Embed this episode
Ready to play
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Senin dalam pekan ke-23 masa biasa, 8 September 2025, Pesta Kelahiran Santa Perawan Maria
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
No similar episodes found.
Similar Podcasts
No similar podcasts found.