EPISODE · May 18, 2025 · 10 MIN
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Senin dalam pekan ke-5 Paskah, 19 Mei 2025
from La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy · host Media La Porta
Dibawakan oleh Titiek Tjahadi dari Paroki Santo Yakobus Mariso di Keuskupan Agung Makassar, Indonesia. Kisah Para Rasul 14: 5-18; Mazmur tg 115: 1-2.3-4.15-16; Yohanes 14: 21-26.YANG TEKUN, YANGBERHASIL Tema renungan kita pada hari ini ialah: Yang Tekun, Yang Berhasil. Seoranganak mendekati bapaknya dan bertanya: “Pak, kalau aku pintar dalam belajar,apakah nanti aku pasti berhasil?.” Sang Bapak menjawab: “Bukan kepintaran yangmembuat seorang berhasil dalam hidupnya, nak, tetapi ketekunannya.” Terhadap pertanyaan anak tersebut, Tuhan Yesus Kristus melalui injil hariini berkata bahwa ketekunan-lah yang lebih diperlukan. Yesus berkata bahwa RohKudus yang diutus-Nya adalah penghibur dan guru kita. Dan kita yang dibimbingoleh Roh Kudus adalah murid-murid yang mesti tekun mengikuti dan belajar dibawah bimbingan-Nya Di dalam bimbingan Roh Kudus, cita-cita kita bukan untuk menjadiorang-orang cerdas dan pandai. Sebab kalau kita semua ini menjadi cerdas danpandai, bisa jadi banyak diantara kita ingin menyaingi Roh Kudus, atau bahkanRoh Kudus menjadi bingung untuk membimbing dan mengajari kita. Jadi keutamaan yang penting sekali bagi kita ialah ketekunan atau perseverance, dan bukan kepandaian ataukecerdasan. Pengalaman hidup Gereja Perdana membuktikan bahwa para rasul itubukan orang pandai dan cerdas. Tetapi karena mereka tekun dan berkomitmenkepada Yesus Kristus, mereka dimampukan menjadi matang dan menguasai semua ilmutentang Yesus Kristus. Paulus dan Barnabas tekun untuk teguh kepada Yesus Kristus dan Injil-Nya,biarpun mereka berhadapan dengan orang-orang pandai dan cerdas dari kultur yangberbeda sama sekali dari mereka. Mereka hadirkan ketekunan sebagai kesaksiansangat kuat, supaya meyakinkan semua orang Kristen yang baru dibaptis bahwahanya ketekunan dalam iman yang bisa membuat mereka bertahan dan bisa membelaimannya. Ketekunan itu harus mulai dari diri sendiri karena ada kemauan untukmencapai suatu tujuan yang baik dan benar. Melalui kombinasi kerajinan, fokus dan semangat, seseorang dapatmencapai hasil yang diinginkan. Orang yang pandai matematika karena ia pernahdan terus menerus tekuni bidang itu. Seorang atlit sepak bola tekuni semuateknik bermain terus-menerus maka ia menjadi pemain hebat. Demikian juga jika kita tekuni diri kita sebagai putra dan putri Allah,atau sebagai pengikut Kristus, kita bakal berhasil menikmati apa yang dikatakanoleh Yesus, yaitu menduduki tempat di rumah Bapa di surga yang telah disediakanbagi kita masing-masing. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Yesus Kristus, kami sangat gembira denganRoh Kudus-Mu yang senantiasa sebagai penghibur dan guru kami. Semoga kamisenantiasa tekun dan setia dalam bimbingan dan ajaran-Nya, kini dan sepanjangmasa Amin. Bapa kami... Dalam nama Bapa...
Embed this episode
NOW PLAYING
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Senin dalam pekan ke-5 Paskah, 19 Mei 2025
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
No similar episodes found.
Similar Podcasts
No similar podcasts found.