Beli Cimeng Resmi episode artwork

EPISODE · Nov 24, 2022 · 38 MIN

Beli Cimeng Resmi

from Indonesia Tanpa Stigma · host Indonesia Tanpa Stigma

Seorang teman baru kembali dari Kota Montreal di Kanada. Ia cerita pengalamannya belanja kebutuhan ganjanya di sana. Sebagaimana diketahui, Kanada mengesahkan konsumsi-distribusi-produksi ganja untuk rekreasi secara nasional akhir 2018. Untuk keperluan pengobatan, negaranya Alanis Morissette (Jagged Little Pill, 1995) dan Jim Carrey (Dumb and Dumber, 1994) in sudah mengaturnya sejak 2001. Ripe, begitu teman saya biasa dipanggil menyatakan takjub dengan apa yang dilakukan Pemkot Montreal. Mereka pasang banyak rambu soal ketentuan tempat orang-orang bisa berasap (merokok) baik untuk tembakau, rokok elektrik, serta ganja. Yang pasti, katanya, “Kita diizinkan berasap asal jaraknya sembilan meter dari pintu atau jendela gedung - mau itu kantor, pertokoan, bahkan tempat hiburan sekalipun.” “Yang menurut saya cukup aneh, kalau mau ngerokok, kita kudu keluar dari bar – tapi gak boleh bawa gelas,” ia berusaha menjelaskan hal yang menurutnya cukup aneh itu. Ia bilang, bar-bar di sana bebas asap. Itu lantaran kebijakan untuk minuman beralkohol dan merokok (termasuk ngebaks) bertolak belakang dalam konteks tempat konsumsinya. “Kalau ngudud, kudu di luar ruangan dengan jarak sembilan meter dari gedung, tapi di sana nggak boleh tuh minum bir di luar ruangan sambil jalan, misalnya setelah membelinya di supermarket. Sama kayak ngerokok di jarak kurang sembilan meter dari gedung, minum minuman beralkohol di outdoor juga bakal didenda,” tuturnya. Sepertinya seru ya cerita soal membeli gele secara resmi, juga apa yang terjadi saat ngebaks gak mikirin konsekuensi berurusan dengan aparat hukum dan dipenjarakan. Mungkin konsumen jadi lebih menikmati khasiat psikoaktif ganja tanpa perasaan khawatir berurusan dengan hukum. Benarkah demikian? Mari kita simak obrolan Patri Handoyo dan Arif R. Iryawan alias Ripe soal belanja ganja resmi ini! Disclaimer: Tayangan ini tidak dimaksudkan untuk mempromosikan dan bisnis narkoba secara ilegal. #RumahCemara #IndonesiaTanpaStigma #SupportDontPunish #GanjaMedis #RakyatBerhakSehat

Seorang teman baru kembali dari Kota Montreal di Kanada. Ia cerita pengalamannya belanja kebutuhan ganjanya di sana. Sebagaimana diketahui, Kanada mengesahkan konsumsi-distribusi-produksi ganja untuk rekreasi secara nasional akhir 2018. Untuk keperluan pengobatan, negaranya Alanis Morissette (Jagged Little Pill, 1995) dan Jim Carrey (Dumb and Dumber, 1994) in sudah mengaturnya sejak 2001. Ripe, begitu teman saya biasa dipanggil menyatakan takjub dengan apa yang dilakukan Pemkot Montreal. Mereka pasang banyak rambu soal ketentuan tempat orang-orang bisa berasap (merokok) baik untuk tembakau, rokok elektrik, serta ganja. Yang pasti, katanya, “Kita diizinkan berasap asal jaraknya sembilan meter dari pintu atau jendela gedung - mau itu kantor, pertokoan, bahkan tempat hiburan sekalipun.” “Yang menurut saya cukup aneh, kalau mau ngerokok, kita kudu keluar dari bar – tapi gak boleh bawa gelas,” ia berusaha menjelaskan hal yang menurutnya cukup aneh itu. Ia bilang, bar-bar di sana bebas asap. Itu lantaran kebijakan untuk minuman beralkohol dan merokok (termasuk ngebaks) bertolak belakang dalam konteks tempat konsumsinya. “Kalau ngudud, kudu di luar ruangan dengan jarak sembilan meter dari gedung, tapi di sana nggak boleh tuh minum bir di luar ruangan sambil jalan, misalnya setelah membelinya di supermarket. Sama kayak ngerokok di jarak kurang sembilan meter dari gedung, minum minuman beralkohol di outdoor juga bakal didenda,” tuturnya. Sepertinya seru ya cerita soal membeli gele secara resmi, juga apa yang terjadi saat ngebaks gak mikirin konsekuensi berurusan dengan aparat hukum dan dipenjarakan. Mungkin konsumen jadi lebih menikmati khasiat psikoaktif ganja tanpa perasaan khawatir berurusan dengan hukum. Benarkah demikian? Mari kita simak obrolan Patri Handoyo dan Arif R. Iryawan alias Ripe soal belanja ganja resmi ini! Disclaimer: Tayangan ini tidak dimaksudkan untuk mempromosikan dan bisnis narkoba secara ilegal. #RumahCemara #IndonesiaTanpaStigma #SupportDontPunish #GanjaMedis #RakyatBerhakSehat

NOW PLAYING

Beli Cimeng Resmi

0:00 38:26

No transcript for this episode yet

We transcribe on demand. Request one and we'll notify you when it's ready — usually under 10 minutes.

That Hoarder: Overcome Compulsive Hoarding That Hoarder Hoarding disorder is stigmatised and people who hoard feel vast amounts of shame. This podcast began life as an audio diary, an anonymous outlet for somebody with this weird condition. That Hoarder speaks about her experiences living with compulsive hoarding, she interviews therapists, academics, researchers, children of hoarders, professional organisers and influencers, and she shares insight and tips for others with the problem. Listened to by people who hoard as well as those who love them and those who work with them, Overcome Compulsive Hoarding with That Hoarder aims to shatter the stigma, share the truth and speak openly and honestly to improve lives. Wounded Warriors of the Cross Gary Pastoral and clergy mental health is a mostly ignored area, especially by those who live their lives as pastors in the clergy. The stigma of mental health within those who serve in the shadow of the cross is something that invokes the stigma of fear. Many of those in the clergy will choose to suffer in their despair rather than reaching out for help. Sometimes those suffering choose to wait until it's too late to get the real help that they need. At Wounded Warriors of the Cross our mission is to lift the stigma and the veil of silence that encompasses clergy mental health and assist those who suffer in silence. Wounded Warriors of the Cross is here to shed the light of Christ's love into those dark places. SPADE: The Podcast Paul Anthony Henderson Jr SPADE: The Podcast stands as a beacon of hope and understanding, addressing critical mental health challenges within the African American community. SPADE (Suicide, Post-Traumatic Stress Disorder, Anxiety, Depression, and Epilepsy) seeks to shine a light on topics often stigmatized and misunderstood. Our mission is to break the silence surrounding these issues, encouraging open dialogue and fostering a culture of support and education. By providing meaningful resources and sharing powerful stories, we aim to empower individuals to confront these challenges head-on and build pathways toward healing. Mental health is a crucial but often overlooked subject in the African American community. It’s time to dismantle the barriers of shame and stigma, ensuring everyone feels safe to speak their truth and seek the help they need. This podcast is more than just a platform—it’s a movement to spark change, spread awareness, and inspire action within families, friendships, and communities. Baca Buku Audiobook Indonesia Guntur Sulaksono Berawal dari sebuah artikel yang menyatakan betapa rendahnya tingkat membaca di Indonesia. Maka saya membangun channel yang khusus menyajikan audiobook dalam bahasa Indonesia. Tujuan saya adalah agar kita semua mendapatkan kemudahan dalam hal belajar dan meningkatkan pengetahuan.Ada ratusan buku best seller yang pernah saya baca dan tersedia dalam bentuk audiobook. Anda akan menemukan buku audio dengan berbagai genre yang berbeda. Mulai dari buku-buku tentang filsafat, pengembangan diri, novel, ilmu pengetahuan, spiritualitas, dan lain sebagainya.Donation link: https://saweria.co/bacabuku

Frequently Asked Questions

How long is this episode of Indonesia Tanpa Stigma?

This episode is 38 minutes long.

When was this Indonesia Tanpa Stigma episode published?

This episode was published on November 24, 2022.

What is this episode about?

Seorang teman baru kembali dari Kota Montreal di Kanada. Ia cerita pengalamannya belanja kebutuhan ganjanya di sana. Sebagaimana diketahui, Kanada mengesahkan konsumsi-distribusi-produksi ganja untuk rekreasi secara nasional akhir 2018. Untuk...

Can I download this Indonesia Tanpa Stigma episode?

Yes, you can download this episode by clicking the download button on the episode player, or subscribe to the podcast in your preferred podcast app for automatic downloads.
URL copied to clipboard!