Jumlah kelas menengah Indonesia turun: sebuah alarm tanda bahaya? episode artwork

EPISODE · Sep 12, 2024 · 32 MIN

Jumlah kelas menengah Indonesia turun: sebuah alarm tanda bahaya?

from SuarAkademia · host The Conversation

Fenomena penurunan jumlah penduduk kelas menengah di Indonesia menjadi sorotan setelah Badan Pusat Statistik (BPS) merilis datanya Agustus lalu. Laporan BPS menunjukkan proporsi kelas menengah pada 2024 tercatat sebesar 47,85 juta jiwa, melorot dibandingkan periode prapandemi COVID-19 pada 2019 yang mencapai 57,33 juta jiwa. Sebaliknya, kelompok aspiring middle class atau kelas menengah rentan menunjukkan peningkatan jumlah, yakni dari 128,85 juta jiwa pada 2019 menjadi 137,5 juta jiwa pada tahun 2024. Jumlah kelompok miskin pun meningkat menjadi 25,22 juta jiwa, sedikit lebih tinggi dari 25,14 juta jiwa pada 2019. Apakah situasi ini bisa menjadi alarm tanda bahaya bagi perekonomian Indonesia? Dalam episode SuarAkademia terbaru, kami membahas issue ini bersama Krisna Gupta, senior fellow dari Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) dan dosen dari Politeknik APP Jakarta. Krisna mengatakan tren penurunan kelas menengah di Indonesia ini bukanlah hal yang baru. Mengutip laporan dari LPEM FEB UI, ia menjelaskan bahwa penurunan kelas menengah telah menjadi tren jangka panjang yang sudah terjadi sejak 2019, bukan hanya fenomena baru yang disebabkan oleh pandemi. Krisna menambahkan, fenomena ini terjadi dikarenakan adanya “guncangan” di sektor formal. Ia mengatakan banyaknya permasalahan yang timbul di sektor formal Indonesia yang mengakibatkan banyaknya masyarakat yang kehilangan pekerjaan ini berdampak terhadap turunnya tingkat konsumsi dan pendapatan masyarakat sehingga masyarakat kelas menengah harus “turun kelas” menjadi masyarakat kelas menengah rentan. Apabila situasi ini tidak segera diperbaiki, Krisna beranggapan ini adalah sebuah peringatan yang serius bagi perekonomian Indonesia. Pertumbuhan ekonomi negara yang masih ditopang oleh konsumsi rumah tangga bisa tersendat apabila jumlah masyarakat kelas menengah semakin banyak yang turun dan daya beli masyarakat cenderung melemah. Simak episode lengkapnya hanya di SuarAkademia—ngobrol seru isu terkini, bareng akademisi.

Episode metadata supplied by the publisher feed · Published Sep 12, 2024

Embed this episode

Fenomena penurunan jumlah penduduk kelas menengah di Indonesia menjadi sorotan setelah Badan Pusat Statistik (BPS) merilis datanya Agustus lalu. Laporan BPS menunjukkan proporsi kelas menengah pada 2024…

Distinct summary based on available episode metadata or transcript content.

NOW PLAYING

Jumlah kelas menengah Indonesia turun: sebuah alarm tanda bahaya?

0:00 32:48

No transcript for this episode yet

We transcribe on demand. Request one and we'll notify you when it's ready — usually under 10 minutes.

No similar episodes found.

No similar podcasts found.

Frequently Asked Questions

How long is this episode of SuarAkademia?

This episode is 32 minutes long.

When was this SuarAkademia episode published?

This episode was published on September 12, 2024.

Can I download this SuarAkademia episode?

Yes. Use the download control on the episode player to save the publisher-provided media file.
URL copied to clipboard!