EPISODE · Sep 9, 2026 · 3 MIN
Membukakan Hati - 10-9-2026 - Penuntun Saat Teduh Bahasa Indonesia
from Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta · host Sinode Gereja Kristen Jakarta
Nats Alkitab : Kisah Para Rasul 16:14Penulis : Pdt. Lukas PhangSaya mengenal seorang bapak yang sangat keras kepala dan keras hati juga. Jika bicara Injil, ia bukan hanya tidak terima, tetapi bisa marah juga. Istrinya mau ke gereja tapi karena suami, ia urungkan niatnya. Takut kalau ke gereja, nanti pulang suami marah-marah. Namun anaknya yang telah percaya Yesus, terus mendoakan papanya. Suatu hari ketika ia sakit dan sakitnya makin parah, saya diminta ke rumah sakit mendoakannya. Saya beritakan Injil kepadanya dan menantang ia untuk menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Puji Tuhan, Tuhan melunakkan dan membuka hatinya sehingga ia mau terima Yesus dan dibaptis. Setelah suami dibaptis, istrinya baru berani ke gereja dan akhirnya juga dibaptis. Nas hari ini mengatakan Lidya adalah seorang penjual kain ungu dari Tiatira yang beribadah kepada Allah. Ketika Paulus memberitakan Injil di Filipi, Alkitab mengatakan, “Tuhan membuka hatinya, sehingga ia memperhatikan apa yang dikatakan oleh Paulus.” Ini menunjukkan bahwa pemberitaan Injil dan karya Allah berjalan bersama. Paulus setia memberitakan Injil tetapi hanya Tuhan yang mampu mengerjakan perubahan dalam hati manusia. Ketika Tuhan membuka hati Lidya maka ia dan seisi rumahnya bisa percaya dan memberi diri untuk dibaptis. Bagian kita adalah memberitakan, bagian Tuhan yang menggerakkan hati orang untuk percaya. Jadi bukan betapa hebatnya Paulus mengabarkan Injil dengan bahasa yang bagus dan meyakinkan, melainkan karena Tuhan membukakan hati Lidya, sehingga Ia dapat percaya. Tuhan yang aktif bekerja dan kita hanyalah alat yang dipakai untuk mengabarkan Injil-Nya. Mari kita tetap setia memberitakan Injil Kristus karena Tuhan turut bekerja dalam pemberitaan kita. Setiap orang perlu Injil Kristus. Tanpa Injil Kristus mereka akan binasa. Tugas kita adalah setia menaburkan benih Injil dan Tuhan yang akan menumbuhkan benih itu. Janganlah kita berkecil hati ketika pemberitaan kita mendapatkan penolakan dan perlawanan. Tuhan dengan Roh Kudus-Nya akan bekerja untuk menjamah dan membukakan hati orang. Ketika Tuhan membukakan hati seseorang, orang itu akan percaya. Karena itu, mari kita tetap setia dalam memberitakan Injil Kristus. “Manusia bisa mengetuk pintu telinga, tetapi hanya Tuhan yang bisa membuka pintu hati”Pertanyaan untuk direnungkan1. Mengapa kita harus tetap setia membagikan Kabar Baik kepada orang lain walaupun hati mereka kelihatan masih tertutup?2. Apakah Saudara masih tetap setia membagikan Kabar Baik kepada orang lain? Apa kesulitan yang dialami?
Embed this episode
Ready to play
Membukakan Hati - 10-9-2026 - Penuntun Saat Teduh Bahasa Indonesia
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
No similar episodes found.