EPISODE · Sep 6, 2021 · 46 MIN
Mengatasi Kejenuhan Minum Obat ARV
from Indonesia Tanpa Stigma · host Indonesia Tanpa Stigma
Kalian pasti sering dengar, katanya HIV-AIDS itu nggak ada obatnya. Itu kabar salah. HIV-AIDS itu ada obatnya. Namanya antiretroviral alias ARV. Meski nggak bisa menghilangkan virus HIV dalam tubuh, tapi obat ini bisa menekan perkembangan virus tersebut. Dengan mengonsumsi ARV sesuai resep dokter, orang dengan HIV bisa menjaga kondisi kesehatannya. Orang dengan HIV harus minum ARV secara teratur pada waktu yang sama, setiap hari seumur hidupnya. Kalau terlewat, dikhawatirkan HIV dalam tubuh menjadi kebal dan khasiat obatnya akan berkurang. Kondisi ini membuat orang dengan HIV sering merasa jenuh karena setiap hari harus menelan obat. Belum lagi soal efek samping yang sering terasa. Sayangnya, sebagian orang akhirnya memutuskan berhenti minum ARV. Tidak demikian bagi Dona Palentina. Perempuan dengan HIV ini merasa tidak punya alasan buat berhenti terapi ARV. Baginya, kejenuhan dan efek sampiing terapi ARV nggak membuat aktivitasnya terganggu. Bahkan dengan ARV ia merasa kondisi kesehatannya tetap terjaga. Kayak apa pengalamannya soal konsumsi ARV? Yuk langsung aja simak obrolannya bersama Patri Handoyo (Rumah Cemara) di kanal Indonesia Tanpa Stigma. Kalau kalian juga termasuk yang minum ARV, boleh dong ceritakan lewat komentar di sini... Agar makin berkembang, kalian bisa dukung kanal Indonesia Tanpa Stigma ini lewat subscribe, like, comment, dan share. Semoga bermanfaat. Salam. #RumahCemara #IndonesiaTanpaStigma #SupportDontPunish #ObatHIV #JenuhARV
What this episode covers
Kalian pasti sering dengar, katanya HIV-AIDS itu nggak ada obatnya. Itu kabar salah. HIV-AIDS itu ada obatnya. Namanya antiretroviral alias ARV. Meski nggak bisa menghilangkan virus HIV dalam tubuh, tapi obat ini bisa menekan perkembangan virus tersebut. Dengan mengonsumsi ARV sesuai resep dokter, orang dengan HIV bisa menjaga kondisi kesehatannya. Orang dengan HIV harus minum ARV secara teratur pada waktu yang sama, setiap hari seumur hidupnya. Kalau terlewat, dikhawatirkan HIV dalam tubuh menjadi kebal dan khasiat obatnya akan berkurang. Kondisi ini membuat orang dengan HIV sering merasa jenuh karena setiap hari harus menelan obat. Belum lagi soal efek samping yang sering terasa. Sayangnya, sebagian orang akhirnya memutuskan berhenti minum ARV. Tidak demikian bagi Dona Palentina. Perempuan dengan HIV ini merasa tidak punya alasan buat berhenti terapi ARV. Baginya, kejenuhan dan efek sampiing terapi ARV nggak membuat aktivitasnya terganggu. Bahkan dengan ARV ia merasa kondisi kesehatannya tetap terjaga. Kayak apa pengalamannya soal konsumsi ARV? Yuk langsung aja simak obrolannya bersama Patri Handoyo (Rumah Cemara) di kanal Indonesia Tanpa Stigma. Kalau kalian juga termasuk yang minum ARV, boleh dong ceritakan lewat komentar di sini... Agar makin berkembang, kalian bisa dukung kanal Indonesia Tanpa Stigma ini lewat subscribe, like, comment, dan share. Semoga bermanfaat. Salam. #RumahCemara #IndonesiaTanpaStigma #SupportDontPunish #ObatHIV #JenuhARV
NOW PLAYING
Mengatasi Kejenuhan Minum Obat ARV
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
Mar 26, 2026 ·1m
Jan 2, 2026 ·47m
Dec 29, 2025 ·3m
Dec 29, 2025 ·3m
Dec 29, 2025 ·3m