Menjadi Saksi Melalui Kehidupan - 11-9-2026 - Penuntun Saat Teduh Bahasa Indonesia episode artwork

EPISODE · Sep 10, 2026 · 4 MIN

Menjadi Saksi Melalui Kehidupan - 11-9-2026 - Penuntun Saat Teduh Bahasa Indonesia

from Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta · host Sinode Gereja Kristen Jakarta

Nats Alkitab : 1 Petrus 3:15Penulis : Pdt. Lukas PhangMalam ini tanggal 22 Juli 2026 saya dengar kesaksian yang luar biasa di acara CCCOWE (Chinese Coordination Centre of World Evangelism) di Kuching. Seorang bernama Lam Siao Yan, warga singapura bersama suami yang juga arsitek ternama meninggalkan kehidupan yang sudah mapan di Singapura pergi ke Ukraina. Saat itu Ukraina sedang perang dengan Rusia. Musim dingin menjadi sangat menyiksa bagi sebagian besar penduduk yang rumahnya telah rusak. Perang memang mematikan tetapi musim dingin tanpa rumah lebih mematikan. Pasangan suami istri arsitek ini menjual properti dan menggunakan uang simpanan untuk membangun rumah darurat bagi orang Ukraina yang tua, orang kebutuhan khusus dan pengungsi lainnya. Tanpa menghiraukan nyawa, mereka membantu orang-orang melewati musim dingin dan dapat perlindungan. Kasih tulus mereka menyentuh banyak dan membawa banyak orang Ukraina percaya kepada Yesus. Kehidupan mereka telah menjadi berkat.Petrus menulis bagian ini untuk menguatkan orang percaya yang sedang mengalami penganiayaan dan tekanan sosial karena iman mereka. Di tengah masyarakat yang memusuhi orang Kristen, Petrus menyarankan orang-orang percaya tetap memiliki sikap yang baik. Dalam ayat 15, Ia menasihatkan agar mereka, “menguduskan Kristus di dalam hati “ sebagai Tuhan. Artinya menempatkan Kristus sebagai pusat dan otoritas tertinggi dalam hidup, bukan sekadar formalitas rohani. Petrus mendorong jemaat supaya mereka memiliki Kesiapan dalam memberi pertanggungjawaban tentang pengharapan yang mereka miliki. Orang Kristen harus dapat menunjukkan kehidupan yang berbeda, sehingga mengundang orang untuk bertanya tentang kehidupan mereka. Petrus menambahkan bahwa jawaban yang disampaikan harus “dengan lemah lembut dan hormat.” Kesaksian yang disampaikan bukan hanya isi tetapi sikap juga penting. Orang Kristen harus memiliki kehidupan kesaksian yang baik di tengah masyarakat. Sehingga dapat membawa orang luar untuk percaya Yesus.Mari kita menjadi saksi Kristus dimulai dengan hal-hal yang sederhana; bersikap jujur, mengasihi, mengampuni dan tetap memiliki pengharapan di tengah kesulitan. Kiranya keluarga teman dan tetangga melihat Kristus melalui hidup kita. Ketika ada kesempatan untuk menyaksikan Kristus, kita sampaikan dengan kasih dan kerendahan hati. Hidup kita jika mencerminkan Kristus akan membuahkan Injil lebih nyata bagi orang lain.“Kesaksian yang paling kuat bukanlah kata-kata yang sangat indah, melainkan kehidupan yang paling menyerupai Kristus ”Pertanyaan untuk direnungkan1. Apa yang harusnya menjadi sikap hidup saya yang dapat membuat orang lain penasaran dan ingin mengenal Kristus?2. Bagaimana cara kita menyampaikan kesaksian iman dengan lemah lembut dan hormat di tengah perbedaan pendapat?

Episode metadata supplied by the publisher feed · Published Sep 10, 2026

Embed this episode

Ready to play

Menjadi Saksi Melalui Kehidupan - 11-9-2026 - Penuntun Saat Teduh Bahasa Indonesia

0:00 4:02

No transcript for this episode yet

We transcribe on demand. Request one and we'll notify you when it's ready — usually under 10 minutes.

No similar episodes found.

Frequently Asked Questions

How long is this episode of Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta?

This episode is 4 minutes long.

When was this Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta episode published?

This episode was published on September 10, 2026.

Can I download this Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta episode?

Yes. Use the download control on the episode player to save the publisher-provided media file.
URL copied to clipboard!