Sakdiyah Maruf: Plis, Hentikan Sexist Jokes Bapack-Bapack! episode artwork

EPISODE · Jan 17, 2022 · 56 MIN

Sakdiyah Maruf: Plis, Hentikan Sexist Jokes Bapack-Bapack!

from Indonesia Tanpa Stigma · host Indonesia Tanpa Stigma

Kekerasan terhadap perempuan di Indonesia sudah lampaui batas amarah, terang Sakdiyah Maruf, pelawak tunggal yang kondang akan tema-tema perempuan dan Islam dalam materi lawakannya. Kalau sudah melewati batas amarah, lalu apa ya disebutnya? Sakdiyah Maruf sudah malang melintang di dunia stand up comedy Indonesia sejak 2011. Dipandu Patri Handoyo (Kanal Indonesia Tanpa Stigma) dalam kesempatan ini, ia mengungkapkan kekesalannya terhadap dunia yang masih saja tidak aman buat perempuan. Pemilik gelar master di bidang Studi Amerika ini mencontohkan, dirinya tidak pernah merasa aman menggunakan kendaraan umum dalam melakukan kegiatan rutinnya. Diyah, sapaan karibnya berpendapat lewat sebuah kelakar, karena manusia “nggak ada tobatnya” dalam mendominasi dunia lewat paham patriarki, iblis pun deg-degan takut nggak dapat bagian berbuat dosa menindas perempuan! Dalam kampanye 16 Hari Anti-Kekerasan terhadap Perempuan tahun ini, UN Women Indonesia berkolaborasi dengan Rumah Cemara menyuarakan betapa laki-laki punya peran krusial untuk menghapus kekerasan terhadap perempuan. Sejak awal Desember konten media sosial dibuat untuk menyuarakan hal tersebut melalui platform yang selama ini digunakan Rumah Cemara dan UN Women dalam melakukan pendidikan bagi masyarakat. Di hari terakhir kampanye, 10 Desember 2021 pukul 16:00 hingga 17:00 WIB, sebuah siaran langsung dikemas. Acara pamungkas kolaborasi UN Women Indonesia-Rumah Cemara untuk 16 Hari Anti-Kekerasan tehadap Perempuan itu menghadirkan Sakdiyah Maruf, pelawak tunggal yang dikenal akan materi-materi lawakannya tentang menjadi perempuan, muslimah, dan minoritas keturunan Arab di Indonesia. Dengan berapi-api, Diyah menyampaikan materi lawakannya disusul obrolan seputar pandangannya atas kekerasan berbasis gender di republik ini yang sudah melampaui batas amarah, hubungan yang tidak sehat lantaran toxic masculinity yang menurutnya justru mengingkari fitrahnya sebagai manusia, hingga masyarakat yang malah menyuburkan praktik-praktik tersebut. Penasaran dengan lawakan Diyah - atau sebenarnya dia berdakwah sih? Langsung aja simak tayangan ini! #16HAKTP #pelibatanlakilaki

Kekerasan terhadap perempuan di Indonesia sudah lampaui batas amarah, terang Sakdiyah Maruf, pelawak tunggal yang kondang akan tema-tema perempuan dan Islam dalam materi lawakannya. Kalau sudah melewati batas amarah, lalu apa ya disebutnya? Sakdiyah Maruf sudah malang melintang di dunia stand up comedy Indonesia sejak 2011. Dipandu Patri Handoyo (Kanal Indonesia Tanpa Stigma) dalam kesempatan ini, ia mengungkapkan kekesalannya terhadap dunia yang masih saja tidak aman buat perempuan. Pemilik gelar master di bidang Studi Amerika ini mencontohkan, dirinya tidak pernah merasa aman menggunakan kendaraan umum dalam melakukan kegiatan rutinnya. Diyah, sapaan karibnya berpendapat lewat sebuah kelakar, karena manusia “nggak ada tobatnya” dalam mendominasi dunia lewat paham patriarki, iblis pun deg-degan takut nggak dapat bagian berbuat dosa menindas perempuan! Dalam kampanye 16 Hari Anti-Kekerasan terhadap Perempuan tahun ini, UN Women Indonesia berkolaborasi dengan Rumah Cemara menyuarakan betapa laki-laki punya peran krusial untuk menghapus kekerasan terhadap perempuan. Sejak awal Desember konten media sosial dibuat untuk menyuarakan hal tersebut melalui platform yang selama ini digunakan Rumah Cemara dan UN Women dalam melakukan pendidikan bagi masyarakat. Di hari terakhir kampanye, 10 Desember 2021 pukul 16:00 hingga 17:00 WIB, sebuah siaran langsung dikemas. Acara pamungkas kolaborasi UN Women Indonesia-Rumah Cemara untuk 16 Hari Anti-Kekerasan tehadap Perempuan itu menghadirkan Sakdiyah Maruf, pelawak tunggal yang dikenal akan materi-materi lawakannya tentang menjadi perempuan, muslimah, dan minoritas keturunan Arab di Indonesia. Dengan berapi-api, Diyah menyampaikan materi lawakannya disusul obrolan seputar pandangannya atas kekerasan berbasis gender di republik ini yang sudah melampaui batas amarah, hubungan yang tidak sehat lantaran toxic masculinity yang menurutnya justru mengingkari fitrahnya sebagai manusia, hingga masyarakat yang malah menyuburkan praktik-praktik tersebut. Penasaran dengan lawakan Diyah - atau sebenarnya dia berdakwah sih? Langsung aja simak tayangan ini! #16HAKTP #pelibatanlakilaki

NOW PLAYING

Sakdiyah Maruf: Plis, Hentikan Sexist Jokes Bapack-Bapack!

0:00 56:10

No transcript for this episode yet

We transcribe on demand. Request one and we'll notify you when it's ready — usually under 10 minutes.

That Hoarder: Overcome Compulsive Hoarding That Hoarder Hoarding disorder is stigmatised and people who hoard feel vast amounts of shame. This podcast began life as an audio diary, an anonymous outlet for somebody with this weird condition. That Hoarder speaks about her experiences living with compulsive hoarding, she interviews therapists, academics, researchers, children of hoarders, professional organisers and influencers, and she shares insight and tips for others with the problem. Listened to by people who hoard as well as those who love them and those who work with them, Overcome Compulsive Hoarding with That Hoarder aims to shatter the stigma, share the truth and speak openly and honestly to improve lives. Wounded Warriors of the Cross Gary Pastoral and clergy mental health is a mostly ignored area, especially by those who live their lives as pastors in the clergy. The stigma of mental health within those who serve in the shadow of the cross is something that invokes the stigma of fear. Many of those in the clergy will choose to suffer in their despair rather than reaching out for help. Sometimes those suffering choose to wait until it's too late to get the real help that they need. At Wounded Warriors of the Cross our mission is to lift the stigma and the veil of silence that encompasses clergy mental health and assist those who suffer in silence. Wounded Warriors of the Cross is here to shed the light of Christ's love into those dark places. SPADE: The Podcast Paul Anthony Henderson Jr SPADE: The Podcast stands as a beacon of hope and understanding, addressing critical mental health challenges within the African American community. SPADE (Suicide, Post-Traumatic Stress Disorder, Anxiety, Depression, and Epilepsy) seeks to shine a light on topics often stigmatized and misunderstood. Our mission is to break the silence surrounding these issues, encouraging open dialogue and fostering a culture of support and education. By providing meaningful resources and sharing powerful stories, we aim to empower individuals to confront these challenges head-on and build pathways toward healing. Mental health is a crucial but often overlooked subject in the African American community. It’s time to dismantle the barriers of shame and stigma, ensuring everyone feels safe to speak their truth and seek the help they need. This podcast is more than just a platform—it’s a movement to spark change, spread awareness, and inspire action within families, friendships, and communities. Baca Buku Audiobook Indonesia Guntur Sulaksono Berawal dari sebuah artikel yang menyatakan betapa rendahnya tingkat membaca di Indonesia. Maka saya membangun channel yang khusus menyajikan audiobook dalam bahasa Indonesia. Tujuan saya adalah agar kita semua mendapatkan kemudahan dalam hal belajar dan meningkatkan pengetahuan.Ada ratusan buku best seller yang pernah saya baca dan tersedia dalam bentuk audiobook. Anda akan menemukan buku audio dengan berbagai genre yang berbeda. Mulai dari buku-buku tentang filsafat, pengembangan diri, novel, ilmu pengetahuan, spiritualitas, dan lain sebagainya.Donation link: https://saweria.co/bacabuku

Frequently Asked Questions

How long is this episode of Indonesia Tanpa Stigma?

This episode is 56 minutes long.

When was this Indonesia Tanpa Stigma episode published?

This episode was published on January 17, 2022.

What is this episode about?

Kekerasan terhadap perempuan di Indonesia sudah lampaui batas amarah, terang Sakdiyah Maruf, pelawak tunggal yang kondang akan tema-tema perempuan dan Islam dalam materi lawakannya. Kalau sudah melewati batas amarah, lalu apa ya disebutnya? Sakdiyah...

Can I download this Indonesia Tanpa Stigma episode?

Yes, you can download this episode by clicking the download button on the episode player, or subscribe to the podcast in your preferred podcast app for automatic downloads.
URL copied to clipboard!