Skip to content
Podcast GKI GMM podcast artwork

PODCAST · religion

Podcast GKI GMM

by GKI Griya Merpati Mas

Berbagi Ruang dan Saling Menguatkan

Publisher-supplied feed metadata · PodParley refreshed Sep 6, 2025 · Source feed

Episodes

  1. Warta Online GKI GMM “Sosialisasi Masa Raya Natal 2021”

    Salam sejahtera untuk Bapak/ Ibu/ Saudara/i Jemaat dan Simpatisan GKI Griya Merpati Mas, berikut Video Sosialisasi Masa Raya Natal yang dapat disaksikan melalui link berikut: https://youtu.be/sDaVRe3oEc8 Mari, Bapak/ Ibu/ Saudara/i Jemaat dan Simpatisan GKI Griya Merpati Mas kita ikut...

  2. Tuhan Sang Penolong [Renungan Keluarga Tahun Baru]

    Kita pasti memiliki figur yang amat penting dan bermakna yang kita hayati sebagai pahlawan bagi hidup kita. Ketika kecil kita memiliki figur pahlawan yang dipersepsikan dari film atau cerita-cerita hebat di dalam buku-buku cerita.

  3. Menanti: Saat Kecemasan Menjadi Sukacita Dalam Pengharapan

    [Roma 12:12] Berapa banyak diantara kita yang berdoa saat merasakan cemas? Bagaimana perasaan kita setelah berdoa? Lega, tenang, sukacita, atau bahkan semakin sesak? Apakah ada diantara kita yang berdoa, namun masih tetap merasa sesak karena merasa masih tidak ada jalan keluar?

  4. Menanti: Saat Jiwa Menjadi Palungan untuk Allah dan Sesama

    Efesus 3:16-18 Pernahkah kita merasa, saat dunia terasa kejam kita melihat bahwa diri kitalah yang paling tersakiti? Sehingga membuat kita menutup diri dari orang lain? Atau pernahkah kita merasakan tidak ada kedamaian, sehingga membuat kita menutup diri juga dari Allah? Sering kali kejadian…

    more
  5. ”Menanti: Saat Kedamaian Terasa Jauh”

    Mikha 5:1-4 Dalam menanti kelahiran Yesus, ada banyak orang yang merasa senang saat memasuki bulan Desember. Hari natal, seperti sebuah masa yang dinantikan oleh banyak orang. Semasa kecil saya selalu melihat natal sebagai hari yang dinantikan karena ada banyak kue, makanan, dan juga hadiah....

  6. “Buka mata, hati, telinga”

    Buka mata/ hati telinga/ Sesungguhnya/ masih ada yang lebih penting/ dari sekadar kata cinta/ yang kau inginkan/ tak selalu/ yang kau butuhkan/ mungkin memang yang paling penting/ Cobalah untuk membuka mata hati telinga/” Berikut adalah penggalan lagu Maliq and d’essentials yang berjudul “Mata…

    more
  7. “Kuatnya Cinta”

    Jika mencari di Google apa itu cinta, pasti ada ratusan makna, arti cinta dari yang picisan sampai yang serius mendalam. Intinya hendak menggambarkan betapa mendalamnya arti cinta. Betapa agungnya cinta. Sebanyak apapun harta kita tidak dapat membeli cinta.

  8. Renungan 23 November 2020

    Ada yang mengatakan kaum muda enggan beribadah di GKI karena liturginya kaku. Ada yang mengatakan kaum muda enggan beribadah lebih senang bersenang-senang. Karena itu hampir setiap kali mendengar laporan kehidupan kinerja jemaat, tatapan mata langsung melihat angka kehadiran pemuda dalam…

    more
  9. Renungan, 20 November 2020

    Keluaran 15:22-27 Suka duka dalam kehidupan kita datang silih berganti. Terkadang kita bertanya mengapa peristiwa duka harus dialami? Padahal kita rajin beribadah, kita sudah berusaha dengan giat, kita sudah menjaga relasi dengan sesama, dan usaha-usaha baik lainnya. Dan mengapa kita masih harus...

  10. Renungan, 16 November 2020

    Dalam renungan yang sebelumnya, kita sudah melihat bagaimana kisah Musa yang melarikan diri dari Mesir. Kisah Musa dapat memberikan gambaran kepada kita mengenai yang dialami orang-orang muda dalam kehidupan mereka. Saat orang-orang Muda menghilang, tidak jarang gereja berfikir bahwa mereka...

  11. Renungan 13 November 2020

    Ada dua buku yang secara serius mendalami isu tentang “hilangnya generasi muda dari gereja-gereja” dengan judul Un Christian dan You Lost Me yang ditulis oleh David Kinnaman, yang membahas mengapa orang-orang muda meninggalkan gereja? David Kinnaman adalah ketua dari Barna Group, sebuah pusat...

  12. Renungan 09 November 2020

    Beberapa waktu kemarin salah seorang petinggi partai mengeluarkan pernyataan yang kurang arif tentang generasi milenial yang dianggap manja dan dianggap tidak memberi kontribusi bagi bangsa. Pernyataan tersebut berangkat dari ketidaksepakatannya pada demonstrasi yang dilakukan oleh mahasiswa.

  13. Renungan 02 November 2020

    Hachiko adalah anjing jenis Akita Inu. Ia dipelihara oleh Profesor Hidesaburo Ueno, pengajar ilmu pertanian di Universitas Tokyo. Setiap kali professor Ueno berangkat bekerja, Hachiko selalu mengantar kepergian tuannya sampai ke stasiun Shibuya. Petang hari, Hachiko kembali menjemput tuannya…

    more
  14. Renungan 30 Oktober 2020

    Kaum muda memiliki dunia dan dinamika. Salah satu dinamika yang kaum muda hadapi adalah pertanyaan tentang identitas, yaitu “Siapakah aku?” “Mengapa aku hidup?” Untuk apa aku hidup?”

  15. Renungan 26 Oktober 2020

    Indonesia mengenal Bhineka Tunggal Ika sebagai jati diri bangsa. Karena itu seharusnya kita yang mengaku sebagai orang Indonesia tidak merasa tabu berbicara tentang kepelbagaian, bahkan menghidupi kepelbagaian. Seharusnya kita menjadi heran, ketika sebagai bangsa Indonesia yang mengaku bahwa...

  16. Renungan 23 Oktober 2020

    Saya pernah menonton sebuah drama korea yang berjudul “Reply 1998”. Drama ini menceritakan mengenai kehidupan beberapa keluarga yang tinggal dalam satu gang. Ada satu kisah yang menarik dari salah satu keluarga tersebut.

  17. Renungan 19 Oktober 2020

    Saat manusia dipercayakan oleh Tuhan untuk menjadi orangtua, ada harapan akan anaknya kelak. Harapan yang hadir, tentunya merupakan harapan yang terbaik. Biasanya orangtua berharap supaya anaknya kelak menjadi lebih baik dari pada orangtuanya.

  18. Renungan 16 Oktober 2020

    ​Manusia dicipakan sebagai individu ada dalam relasi dengan individu lainnya. Karena itu manusia tidak dapat hidup sendirian. Begitu juga kaum lanjut usia, membutuhkan dukungan sosial. Kaum lanjut usia dalam menghadapi beberapa krisis membutuhkan perhatian.

  19. Renungan 12 Oktober 2020

    Pada renungan sebelumnya digambarkan krisis kesehatan biologis yang dialami oleh lanjut usia. Renungan ini akan menggambarkan beberapa krisis psikologis yang dialami lanjut usia. Kaum lanjut usia di kala masa muda melakukan beragam macam peran dan tanggungjawab. [.....]

  20. Renungan 09 Oktober 2020

    Masih tentang orangtua lanjut usia. Renungan ini akan mendeskripsikan tentang krisis lanjut usia dalam aspek fisik dan psikis. Renungan di hari ini akan mendeskripsikan krisis dalam aspek fisik/biologis. Dokter Hanna Santoso yang merintis pembentukan poliklinik Panti Werda Kristen Hana pada tahun...

  21. Renungan 05 Oktober 2020

    Dalam Alkitab dicatat bahwa pertambahan usia juga beriringan dengan kesediaan semakin belajar menjadi arif. Kesediaan belajar semakin arif tidak terjadi secara instan. Dalam Ayub 32:6-9 “ Lalu berbicaralah Elihu bin Barakheel, orang Bus itu: Aku masih muda dan kamu sudah berumur tinggi; oleh…

    more
  22. Renungan 02 Oktober 2020

    Dalam beberapa waktu ke depan, akan memberi perhatian pada kaum lansia (lanjut usia). Setiap kita berulangtahun salah satu lagu yang sering dinyanyikan adalah “Panjang umurnya, panjang umurnya serta mulia, serta mulia, serta mulia” [.....]

  23. Renungan 28 Sept 2020

    Dalam sebuah artikel online dari kompas.com diberitakan tentang curahan hati ibu-ibu yang mengalami stres mendampingi anak belajar secara virtual. Dari masalah gagap teknologi dan keriuhan membagi waktu melakukan pekerjaan di rumah, yaitu berbelanja di warung/pasar, memasak, membersihkan rumah,...

  24. Allah dan Keadilan #2

    Yesus meletakkan lagi tangan-Nya pada mata orang itu, maka orang itu sungguh-sungguh melihat dan telah sembuh, sehingga ia dapat melihat segala sesuatu dengan jelas. (Markus 8: 25) Salah satu peristiwa penting dunia, yang menewaskan jutaan orang Yahudi termasuk anak-anak dan wanita, adalah...

  25. Allah dan Keadilan #1

    Sesungguhnya, aku berteriak: Kelaliman! Tetapi tidak ada yang menjawab. Aku berseru minta tolong, tetapi tidak ada keadilan. (Ayub 19:7) Sebuah serial dokumenter berjudul The Keepers mengisahkan sebuah perjalanan nyata tentang upaya menyuarakan keadilan dalam sebuah kasus pembunuhan seorang...

  26. Hati yang Dikuatkan dan Diteguhkan

    Salah satu dampak pandemi adalah anak-anak harus belajar secara daring (online). Karena proses belajar harus ditempuh secara daring, maka orangtua harus menjalankan peran sebagai pendamping yang menemani anak-anak belajar bahkan ikut belajar bersama anak.

  27. Menjadi Gereja Yang Terus Belajar

    Bulan September adalah bulan yang istimewa bagi jemaat GKI Griya Merpati Mas. Mengapa istimewa? Sebab pada tanggal 15 September 2003, jemaat GKI Griya Merpati Mas dilembagakan menjadi jemaat dewasa. Dalam beberapa tahun, kita hampir selalu merayakan peristiwa pelembagaan jemaat dengan merayakan...

  28. Memanusiakan Manusia #2: Memandang Manusia

    "Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi. (Matius 7:12)

  29. Memanusiakan Manusia #1: Menjadi Manusia

    ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup. (Kejadian 2:7)

  30. “Beri ‘Ku Minum”

    Hai September! Di antara saudara-saudara ada yang mengetahui lagu berjudul “September Ceria?” Lagu tersebut dipopulerkan oleh Vina Panduwinata. Vina Panduwinata menyanyikan lagu tersebut dengan ringan, lincah. Di bagian refrain dari lagu itu berbunyi “September ceria, September ceria, September...

  31. ”GKI Ber-Misi (Mengenal Rumah Ibadah Orang Kristen Melalui GKI) Bagian III”

    Melalui tulisan ini, saya akan menceritakan pengalaman Febriyanti Ryan Ariyani, sebagai Mahasiwa di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo. Febry mengenal rumah ibadah orang Kristen dan memasuki rumah ibadah orang Kristen pertama kali adalah rumah ibadah GKI....

  32. “Allah Hadir Setiap Hari: Peluk dan Doa”

    Maka bangkitlah ia dan pergi kepada bapanya. Ketika ia masih jauh, ayahnya telah melihatnya, lalu tergeraklah hatinya oleh belas kasihan. Ayahnya itu berlari mendapatkan dia lalu merangkul dan mencium dia. (Lukas 15:20) Seseorang pernah bercerita kepada saya tentang betapa berharganya sebuah...

  33. “Allah Hadir Setiap Hari: Roh Kudus dan Hati Nurani”

    Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan. (Roma 8:26) ​Serial tulisan ini terinspirasi dari buku Labirin Kehidupan II yang ditulis...

  34. “GKI Ber-Misi (GKI dan Peran Transformasi)” Bagian II

    Pada bagian II, saya hendak menunjukkan salah seorang penulis yang bernama Taufik Al Amin. Taufik Al Amin adalah Ketua Paguyuban Lintas Masyarakat (PaLM) Kediri Raya dan dosen di Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Kediri. Menurut Taufik Al Amin GKI memiliki peran yang strategis dalam...

  35. ”GKI Ber-Misi (Kedewasaan Beragama)” Bagian I

    Dalam rangka menyambut dan bersyukur atas Kemerdekaan Republik Indonesia, dan HUT Sinode GKI yang akan kita rayakan serentak dalam kebaktian pada hari Minggu, 23 Agustus 2020. Melalui tulisan singkat berseri ini, saya akan menuliskan beberapa percikan pemikiran yang secara khusus dibukukan dalam...

  36. ”Situasi Batas 3: Angkuh”

    Bacaan – Matius 23: 1-12 Sebab itu turutilah dan lakukanlah segala sesuatu yang mereka ajarkan kepadamu, tetapi janganlah kamu turuti perbuatan-perbuatan mereka, karena mereka mengajarkannya tetapi tidak melakukannya. (Matius 23: 3) Salah satu kelemahan terbaik manusia adalah keangkuhan. Rasa...

  37. “Situasi Batas 2: Ragu”

    Bacaan – Ayub 23: 13-17 Allah telah membuat aku putus asa, Yang Mahakuasa telah membuat hatiku gemetar; sebab bukan karena kegelapan aku binasa, dan bukan juga karena mukaku ditutupi gelap gulita. (Ayub 23:16-17) ​Siapa pun di dunia, pasti pernah merasa ragu. Kita ragu akan hasil dari usaha kita....

  38. “Situasi Batas 1: Waktu”

    Bacaan: [Ulangan 20: 5-8] Ia boleh pergi dan pulang ke rumahnya, supaya jangan ia mati dalam pertempuran dan orang lain yang menempatinya. [Ulangan 20: 5b] ​Seorang kakek dengan tiga orang anak dan seorang cucu, begitu terpukul ketika harus menjalani hidup tanpa kehadiran istrinya yang kekasih.

  39. “Mewaspadai Emosi Negatif #3”

    Pada renungan sebelumnya di hari Kamis, telah dijelaskan bahwa Hakikat Tuhan adalah Kasih. Karena itu, ketika ada emosi negatif menguasai kita akan sulit bagi kita merasakan kehadiran Tuhan, terlebih lagi ketika emosi negatif terus membuncah dan menjadi tembok tebal yang menghalangi relasi kita...

  40. “Mewaspadai Emosi Negatif #2”

    Pada renungan sebelumnya di hari Senin telah disampaikan bahwa emosi seperti kemarahan, kekuatiran, kekecewaan, kesedihan adalah hal yang wajar, tetapi jika tidak diwaspadai emosi tersebut dapat meretakkan relasi kita dengan Tuhan.

  41. “Mewaspadai Emosi Negatif #1”

    Ibu Teresa dari Kalkuta pernah mengatakan “ Manusia itu sering aneh-aneh dan egois. Meskipun demikian, tetaplah memaafkan mereka. Kalau anda baik hati, mereka mungkin akan menuduhmu punya motif tersembunyi. Meskipun demikian tetaplah berbuat baik.

  42. ”Mencintai dan Melepaskan: Perubahan #3”

    Dunia bergerak dan segala sesuatu berubah. Saya yang hari ini, tidaklah sama dengan saya setahun yang lalu. Gaya rambut yang sedang trend tahun ini, berbeda dengan trend lima tahun yang lalu. Contoh yang paling nyata, dapat kita lihat dari koleksi foto kita, yang diambil beberapa tahun lalu.

  43. “Mencintai dan Melepaskan: Kepercayaan #2”

    Kita seringkali menemukan ungkapan kata-kata bijak di sosial media tentang kepercayaan. Ada yang bilang kalau kepercayaan itu bagai kertas putih yang rapih. Begitu baik keadaannya, namun sangat rentan.

  44. ”Mencintai dan Melepaskan: Pengampunan #1”

    Masa lalu adalah bagian dari kehidupan setiap orang. Kita belajar melalui banyak pengalaman yang kita lalui, dari pilihan yang kita pilih dan jalani. Di dalam pengalaman itu, kita menemukan kegagalan dan pertumbuhan. Kita pernah menyakiti orang lain dengan pilihan yang kita ambil. Namun kita juga...

  45. ”Darimana Dan Kemanakah Manusia Menuju? [Bag.3]”

    Di antara kita mungkin pernah mendengar ada yang mengatakan “Dalam hidup ini kita berupaya bekerja keras karena mencoba untuk tetap bertahan hidup, sekalipun banyak tantangan, berusaha untuk menghadapinya satu persatu” Ungkapan yang seperti ini dapat memberi kita semangat untuk tetap berjuang.

  46. ”Darimana Dan Kemanakah Manusia Menuju? [Bag.2]”

    Dalam situasi hidup seperti apakah, kita mengajukan pertanyaan tentang mengapa kita hidup dan apa tujuan hidup kita ajukan? Apakah dalam situasi sedang gembira, sedang “baik-baik” saja atau justru pada saat kita sedang menderita sakit yang menahun, ketika kemalangan secara tiba-tiba menimpa hidup...

  47. ”Darimana Dan Kemanakah Manusia Menuju? #1”

    Saya cukup yakin, di antara ibu, bapak, dan saudara pernah mengajukan pertanyaan pada diri sendiri “Mengapa saya berada di dunia ini? Untuk apa saya berada di dunia ini?

  48. ”Tanggung Jawab terhadap Sesama #3: Kasih Melampaui Batas”

    Di masa setelah perang dunia pertama, banyak orang berusaha memulihkan keadaan akibat banyak kerusakan yang terjadi. Sebuah komunitas iman, yaitu Quaker, mendistribusikan makanan kepada orang-orang di Polandia.

  49. “Tanggung Jawab terhadap Sesama #2: Melayani dengan Tulus”

    Bunda Teresa merupakan seorang Biarawati Katolik Roma, yang mendirikan salah satu ordo Katolik, yaitu Missionaris Cinta Kasih (MC/Misionaris Charitas) pada tahun 1950. Kini dia dikenal oleh seluruh dunia sebagai salah satu tokoh kemanusiaan, yang penuh dengan cinta kasih.

  50. “Tanggung Jawab terhadap Sesama #1: Pandangan Emmanuel Levinas”

    Sebagai makhluk sosial, manusia seringkali dituntut untuk bisa berguna bagi manusia yang lain. Adapula yang mengatakan bahwa manusia barulah menjadi manusia bila dirinya menyadari keterhubungannya dengan yang lain. Mengapa demikian?

Type above to search every episode's transcript for a word or phrase. Matches are scoped to this podcast.

Searching…

We're indexing this podcast's transcripts for the first time — this can take a minute or two. We'll show results as soon as they're ready.

No matches for "" in this podcast's transcripts.

Showing of matches

No topics indexed yet for this podcast.

Loading reviews...

ABOUT THIS SHOW

Berbagi Ruang dan Saling Menguatkan

HOSTED BY

GKI Griya Merpati Mas

Frequently Asked Questions

How many episodes does Podcast GKI GMM have?

Podcast GKI GMM currently has 125 episodes available on PodParley. New episodes are automatically indexed when they're published to the podcast feed.

What is Podcast GKI GMM about?

Berbagi Ruang dan Saling Menguatkan

How often does Podcast GKI GMM release new episodes?

Podcast GKI GMM publishes regularly with 125 episodes available. Check the episode list for the typical release schedule.

Where can I listen to Podcast GKI GMM?

You can listen to Podcast GKI GMM on PodParley by clicking any episode. We provide an embedded audio player for direct listening, and you can also subscribe via your preferred podcast app using the RSS feed.

Who hosts Podcast GKI GMM?

Podcast GKI GMM is created and hosted by GKI Griya Merpati Mas.
URL copied to clipboard!