PODCAST · religion
Rus Daily Bread
by Pdt. Ayub Rusmanto, M.Th.
Renungan Malam oleh Pdt. Ayub Rusmanto, M.Th. Menjadi penyambung lidah Tuhan dan semuanya hanya untuk kemuliaan nama Tuhan.
Episodes
-
Berdasarkan Injil Dari Allah ( 1 Tim 1:10b-11 )
Rasul Paulus menunjukkan kemuliaan dan kasih karunia dari Injil.
-
Hukum Taurat Mencegah Supaya Hidup Tidak Cemar ( 1 Tim 1:10 )
Arti mencegah adalah menahan agar sesuatu tidak terjadi, menegakkan, tidak menurutkan, mengikhtiarkan supaya jangan terjadi.
-
Hukum Taurat Bukan Untuk Orang Benar ( 1 Tim 1:9 )
Tentunya harus diingat bahwa hukum dibuat bukan terhadap orang baik, melainkan terhadap para pelanggar hukum.
-
Hukum Taurat Itu Baik ( 1 Tim 1:8 )
Pengakuan Rasul Paulus, jadi hukum Taurat adalah kudus, dan perintah itu juga adalah kudus, benar dan baik.
-
Menjadi Pengajar Tanpa Mengerti ( 1 Tim 1:7 )
Paulus menyampaikan kepada Timotius supaya menasihati mereka itu yang hendak mengajar hukum Taurat tanpa mengerti.
-
Omongan Yang Sia Sia ( 1 Tim 1:6 )
Omongan yang sia-sia adalah bicara, perkataan yang terbuang-buang tidak ada gunanya, dengan sembarangan.
-
Tidak Sampai Tujuan ( 1 Tim 1:6 )
Mereka berbicara sia-sia sangat bangga dan berambisi untuk menjadi pengajar orang lain.
-
Iman Yang Tulus Ikhlas ( 1 Tim 1:5 )
Iman yang tulus ikhlas harus menyertai kasih itu, sebab kasih tanpa ketlusan yang ikhlas akan menjadi tindakan yang pura-pura.
-
Hati Yang Suci ( 1 Tim 1:5 )
Hati yang suci di sanalah kasih itu harus berdiam dan dari sanalah ia harus muncul.
-
Tujuan Nasehat ( 1 Tim 1:5 )
Paulus memberi petunjuk kepada Timotius cara melindungi diri dari garu-guru palsu.
-
Sibuk Dengan Dongeng ( 1 Tim 1:4 )
Sibuk dengan dongeng adalah dongeng-dongeng kosong dan silsilah yang tidak ada putus-putusnya.
-
Menasehatkan Orang-Orang Tertentu ( 1 Tim 1:3 )
Tujuan Paulus memberikan pengarahan kepada Timotius untuk menasihatkan orang-orang tertentu, agar mereka jangan mengajarkan ajaran lain.
-
Aku Telah Mendesak Engkau ( 1 Tim 1:3 )
Mengapa Paulus mendesak kepada Timotius? Surat Paulus kepada Timotius adalah surat penggembalaan.
-
Menyertai Engkau ( 1 Tim 1:2)
Penyertaan Allah Bapa dan Kristus Yesus, Tuhan kita Paulus sampaikan kepada Timotius sebagai bukti nyata dalam kehidupan orang yang menerima kasih karunia.
-
Damai Sejahtera ( 1 Tim 1:2 )
Damai sejahtera ini lawan dari segala bentuk pertikaian, peperangan dan penganiayaan.
-
Kasih Karunia ( 1 Tim 1:2 )
Kasih karunia berarti perbuatan Allah yang menunjukkan kepada bawahannya kasih karunia.
-
Timotius Anakku ( 1 Tim 1:2 )
Paulus menulis surat ini ditujukan kepada Timotius, anakku yang sah di dalam iman.
-
Dasar Pengharapan Kita (1 Tim 1:1)
Mengapa manusia memerlukan pengharapan? Siapa pengharapan kita? Yesus Kristus adalah pengharapan kita.
-
Juruselamat Kita ( 1 Tim 1:1)
Yesus Kristus Juruselamat, ini merupakan cara pengungkapan yang baru. Keselamatan dalam Perjanjian Lama diharapkan dan diterima oleh umat Israel.
-
Rasul Kristus Yesus (1 Tim 1:1)
Paulus memperkenalkan diri, mengungkapkan dirinya sebagai rasul, takjub atas pemilihan dan diberi perintah dari Allah.
-
Orang Yang Berkarya (Mat 7:28-29)
Yesus mengajar sebagai orang yang berkuasa, cara, metode bahkan cara penyampaiannya tidak sama ahli-ahli Taurat.
-
Takjublah Orang Banyak (Mat 7:28)
Yesus membentangkan semangat baru yang menjiwai Kerajaan Allah, pengajaran Yesus memberikan wejangan yang menakjubkan.
-
Dasar Yang Sejati (Mat 7:24-27)
Hidup dialaskan pada dasar dan fondasi yang teguh akan tahan terhadap pencobaan dan ujian. Yesus menghendaki agar para pengikutNya mendengar dan melakukannya.
-
Orang Yang Bodoh (Mat 7:26-27)
Yesus berkata, tetapi setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan tidak melakukannya, ia sama dengan orang yang bodoh.
-
Rumah Di Atas Batu (Mat 7:24-25)
Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijsaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu.
-
Orang Yang Bijaksana (Mat 7:24)
Tuhan Yesus berkata orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama orang yang bijaksana.
-
Aku Akan Berterus Terang (Mat 7:22-23)
Dengan sebuah oernyataan sederhana, Aku akan berterus terang.
-
Melakukan Kehendak Bapa (Mat 7:21)
Yesus dengan tegas mengajarkan bahwa melaksanakan kehendak Bapa-Nya yang di sorga merupakan suatu syarat untuk memasuki Kerajaan Sorga.
-
Dalih Palsu (Mat 7:21)
Untuk semuanya itu Yesus mengatakan bahwa orang-orang yang memakai nama-Nya untuk dasar dan alasan palsu.
-
Buah Kepalsuan (Mat 7:21)
Khotbah Yesus di Bukit mengajarkan pengajaran-pengajaran mendalam. Apa yang dihasilkan oleh guru palsu?
-
Prestise Atau Gengsi (Mat 7:15)
Yesus memperingatkan kepada para pengikut-Nya supaya waspada.
-
Pohon Dikenal Dari Buahnya (Mat 7:16)
Demikianlah setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik.
-
Waspadalah (Mat 7:15)
Yesus memerintahkan, memperingatkan waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba.
-
Jalan Menuju Kehidupan (Mat 7:13-14)
Melangkahkan kaki ke jalan menuju kehidupan tidak semudah yang dibayangkan, dipikirkan dan dimimpikan oleh banyak orang.
-
Jalan Yang Mudah (Mat 7:13)
Pengertian jalan yang mudah adalah tempat untuk lalulintas yang dilalui tidak memerlukan banyak temaga atau pikiran dalam mengerjakan.
-
Jalan Yang Sukar (Mat 7:13)
Dalam menjalani hidup manusia diperhadapkan jalan yang harus dilewati.
-
Hukum Yang Utama (Mat 7:12)
Lakukanlah kepada orang-orang lain hal-hal yang engkau sendiri inginkan orang lain tersebut melakukannya terhadap dirimu.
-
Memgapa Harus Melakukan (Mat 7:12)
Kita harus melakukannya terhadap sesama karena kita tahu ini pantas dan masuk akal.
-
Hukum Yang Agung (Mat 7:12)
Hukum yang agung adalah melakukan kebenaran kepada sesama.
-
Etika Kristen (Mat 7:12)
Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka.
-
Bapamu yang di Sorga Akan Memberikan Yang Baik (Mat 7:9-11)
Bapa yang di sorga mengasihi umat-Nya lebih daripada seorang ayah manusiawi mengasihi anaknya.
-
Doa Yang Efektif (Mat 7:7-8)
Doa yang efektif tidak hanya meminta, tetapi juga mencari, meminta dan mengetuk.
-
Ketoklah (Mat 7:7-8)
Mencari dan mengetuk menyiratkan sesuatu yang lebih dari meminta dan berdoa.
-
Carilah (Mat 7:7-8)
Yesus mengajar tentang doa yang sangat lengkap, meminta, tetapi juga mencari.
-
Mintalah (Mat 7:7-8)
Mintalah, maka akan diberikan kepadamu.
-
Menerima Hal Yang Kudus dan Berharga (Mat 7:6)
Ungkapan yang Yesus katakan tentang kesulitan praktis yang dihadapi oleh seorang penyampai firman di tengah-tengah umat.
-
Ajaran Memberi Teguran (Mat 7:6)
Jangan kamu memberikan barang yang kudus kepada anjing dan jangan kau melemparkan mutiara kepada babi, supaya jangan diinjak-injaknya dengan kakinya, lalu ia berbalik mengoyak kamu.
-
Kebenaran dan Orang Yang Mendengar (Mat 7:6)
Ucapan Yesus dangat sulit, karena sebagaimana adanya ucapan itu sangat bertentangan dengan berita dan tugas Kristiani.
-
Jangan Seperti Orang Munafik (Mat 7:5)
Hai orang munafik, keluarkanlah dahulu balok dari matamu, maka engkau akan melihat dengan jelas untuk mengeluarkan selumbar itu dari mata saudaramu.
-
Selumbar itu Dari Matamu (Mat 7:4)
Bagaimanakah engkau dapat berkata kepada saudaramu: Biarlah aku mengeluarkan selumbar itu dari matamu, padahal ada balok di dalam matamu.
We're indexing this podcast's transcripts for the first time — this can take a minute or two. We'll show results as soon as they're ready.
No matches for "" in this podcast's transcripts.
No topics indexed yet for this podcast.
Loading reviews...
ABOUT THIS SHOW
Renungan Malam oleh Pdt. Ayub Rusmanto, M.Th. Menjadi penyambung lidah Tuhan dan semuanya hanya untuk kemuliaan nama Tuhan.
HOSTED BY
Pdt. Ayub Rusmanto, M.Th.
CATEGORIES
Loading similar podcasts...