Skip to content
Suara Sahaja podcast artwork

PODCAST · religion

Suara Sahaja

by Essy Eisen

SAPAAN SPIRITUAL KRISTIANI

Publisher-supplied feed metadata · PodParley refreshed Apr 15, 2026 · Source feed

Episodes

  1. Mengapa Ekspektasi Menjadi Titik Buta

    Percakapan AI menyimak dokumen naskah khotbah dari Lukas 24:13-35 tentang peristiwa Emaus.

  2. Pilih Jadi Air Mineral Bukan Air Soda

    Percakapan AI mencermati naskah khotbah dari Yakobus 1:19-22 tentang menjadi responsif dan bukan reaktif, sebagai murid Kristus.

  3. Dia tahu kelemahan kita

    Tidak ada yang tidak dapat dilihat Allah. Dia memahami betapa lemahnya kita. Tetapi Allah tidak hanya melihat kelemahan kita. Dia mencari dan menemukan kita untuk dibangkitkan-Nya dan mengalami hidup yang baru.

  4. Persekutuan yang intim

    Ada saatnya, dengan kuasa anugerah kasih-Nya kita ada dalam ikatan persekutuan yang akrab dan intim kembali dengan Allah, sepenuh-penuhnya karena karya Kristus dan Roh-Nya.

  5. Pujian bagi Allah

    Kesadaran untuk percaya dan menerima bahwa kuasa Allah itu tidak pernah salah dan kalah akan membuat kita teguh berpijak pada kehendak kasih-Nya yang membuat kita selamat.

  6. Bersatu dengan Kristus

    Dalam segenap kebebasan yang Allah anugerahkan bagi kita untuk memilih siapa dan apa yang mempengaruhi hidup ini, jangan lupakan Kristus.

  7. Belajar bersama-Nya

    Tidak ada kata terlambat untuk belajar. Selagi hayat dikandung badan, perubahan demi perubahan selalu mungkin dapat terjadi. Adalah anugerah Allah, bahwa sebagai manusia kita cakap dalam beradaptasi. Apa yang kita cermati dan cerna dalam berbagai peristiwa yang kita alami, dapat kita kelola demi...

  8. Bagi Allah tidak ada yang mustahil

    Tidak mudah menanggapi kabar yang diterima tiba-tiba. Entah kabar baik atau kabar buruk sama saja. Rasanya tidak siap. Kabar yang tiba-tiba membuat kita putar otak memikirkan apa yang akan terjadi nanti? Bagaimana jika? Nanti kalau begini, terus apa?

  9. You are my hiding place

    Kita butuh tempat-tempat dan suasana untuk “melarikan diri” sejenak memang. Demi ketenangan pikiran dan batin dari rutinitas dan kepenatan hidup yang jumud.

  10. Yang kecil

    Tindakan dan jumlah yang kecil itu berharga. Banyak perubahan besar dimulai dari tindakan kecil. Acap kali apa yang berkualitas malah justru secara kuantitas tidak terlalu banyak. Kenyataan ini membuat kita belajar untuk tidak terlalu terburu-buru memandang apa yang menurut kita selama ini kecil...

  11. Mengaku lemah itu tidak jelek

    Mengakui kelemahan itu tidak jelek. Dalam kehidupan spiritual, mengakui kelemahan kita kepada Allah, justru adalah sebuah nilai berharga. Ini menandakan bahwa kita mengakui kekuatan Allah itu jauh lebih besar ketimbang diri kita. Allah itu kekal, kita hanya sementara saja sifatnya. Allah itu...

  12. Metode untuk berubah

    Kita akan dimampukan Allah untuk tetap peka memilah dan memilih apa yang mulia, terhormat dan sifatnya abadi. Pelan-pelan, bertahap dan semakin hari semakin baik dalam bimbingan kasih dan anugerah-Nya.

  13. Jangan sampai jatuh

    Kerendahan hati adalah tolok ukur yang paling utama terkait kehidupan spiritual. Semakin berkualitas kehidupan spiritual kita, semakin kita rendah hati.

  14. Meluap dari hati

    Baik kebaikan maupun kejahatan, pertama sekali dimulai dari pikiran dan hati. Ada baiknya pikiran dan hati kita selalu terbuka untuk diisi oleh hikmat dari Allah. Sehingga apa yang paling bijak menurut-Nya, yang akan lebih menguasi pikiran dan hati kita.

  15. Kasih dan kehidupan

    Mengasihi dan mengakui iman kita kepada Allah yang sudah mengasihi kita, tidak dapat dilepaskan. Keduanya terkait erat. Jika kita mengaku dengan mulut kita pengakuan iman yang berasal dari hati, maka kita sudah memilih untuk menjadikan kasih sebagai alasan utama kita hidup dan mengisi kehidupan...

  16. Pegang kasih-Nya erat-erat

    Kapanpun dan apapun yang kita alami dan tempuh, jangan pernah lepaskan genggaman tangan kasih Allah yang menopang kita. Peganglah selalu erat-erat.

  17. Kasih-Nya menjangkau semesta

    Jika hari ini kita mencermati krisis yang ada di sekitar hidup kita, entahkah krisis global maupun lokal, bahkan personal, ingatlah bahwa Tuhan adalah Allah kita. Kuasa kasih-Nya menjangkau segenap alam semesta.

  18. Berubah itu pasti, tetapi ke arah mana?

    Tidak selalu apa yang sudah menjadi keputusan kita dapat bertahan selamanya. Pasti ada satu waktu pendirian kita dapat saja berubah. Jika perubahannya berwujud dalam hidup yang semakin menunjukkan dampak baik, namanya pertobatan. Tetapi jika perubahannya membuat kehadiran kita menjadi masalah…

    more
  19. Mencari Tuhan

    Spiritualitas memang susah-susah gampang. Susah karena sebagian besar kita menjumpai perkara materi dalam hidup kita. Gampang, karena dengan melatih kepekaan spiritual kita menjadi tersadar bahwa Allah ada sangat dekat dengan kita.

  20. Surga dan bumi tidak jauh

    Karena Tuhan Yesus Kristus, surga dan bumi tidak lagi begitu jauh. Seperti doa yang diajarkan Kristus, kita memohon supaya kehendak Allah nyata di bumi seperti di surga.

  21. Terima kasih Tuhan

    “Terima kasih Tuhan”, adalah doa yang pendek, tetapi amat berharga. Sebab di dalamnya ada pengakuan bahwa kita sudah begitu banyak mendapat dari-Nya. Berkat-Nya tidak terhitung. Kasih-Nya tidak terbantahkan.

  22. Lihatlah kebaikan Tuhan

    Iman adalah pintu masuk yang jelas bagi kita untuk mengalami kenyataan kabar baik dari Allah. Dengan iman, kita berpengharapan. Hati kita tetap kuat dan teguh untuk tetap berpaut pada hikmat pengajaran kasih Allah.

  23. Kasih tidak pernah berakhir

    Masa sebelum paskah, menjadi kesempatan berharga yang dapat dimanfaatkan untuk semakin mengenal Kristus. Segenap cara hidup dan mati-Nya Kristus, selalu mencerahkan kita tentang bagaimana mengisi hidup. Sampai tiba akhirnya nanti.

  24. Doa itu menguatkan

    Pada akhirnya kita harus mengakui, bahwa doa itu berkuasa memberi kekuatan. Ada ketenangan hati dalam diri orang yang berdoa. Ada kejernihan berpikir karena pertolongan kuasa Roh Kudus yang akan membantu kita dalam mendayagunakan segenap potensi diri untuk menghadapi keadaan yang berat sekalipun.

  25. Firman-Nya menolong kita menjaga diri

    Firman Allah adalah kata-kata yang memberi kehidupan, merawat kehidupan dan mencegah kebinasaan. Melaluinya kita menjaga diri dari jalan orang-orang yang melakukan kekerasan.

  26. Mengenal dan mengikuti-Nya

    Mengenal Allah dan mengikuti Allah adalah dua hal berbeda. Semestinya kita bukan hanya mengenal Allah, tetapi menuruti perintah-Nya juga. Sebab di dalam perintah kasih-Nya ada semua yang baik bagi hidup kita dan dunia ini.

  27. Karena Dia kita utuh dan bahagia

    Ketertundukan yang akrab dan bersahabat dengan Allah akan membuat kita pada akhirnya dimampukan untuk merawat kehidupan kita bersama dengan segenap ciptaan-Nya, menuju kesempurnaan yang dikehendaki-Nya.

  28. Jangan tanpa Dia

    Percaya dan mengikuti Tuhan Yesus Kristus, berarti memberi ruang yang cukup besar bagi pikiran dan hati kita untuk menerima pembaruan orientasi dan sudut pandang dalam mengisi kehidupan.

  29. Allah bukan hamba kita

    Percayalah, malapetaka dan bencana apapun yang datang dalam hidup kita, tidak akan pernah menghentikan dan menghalangi kasih Allah yang begitu besar bagi kita, anak-anak yang amat sangat mengasihi-Nya.

  30. Pengaruh besar dari-Nya

    Pemazmur di dalam Mazmur 91, menyadari kepada siapa dia harus mencari referensi utama bagi hidupnya. Allah baginya adalah Yang Mahatinggi dan Yang Mahakuasa. Hanya kepada Allah, Pemazmur menyerahkan dirinya dalam menerima pengaruh yang besar. Dia percaya Allah membela dan melindunginya dari…

    more
  31. Renovasi hati

    Kiranya setiap ekspresi keagamaan kita muncul karena hati yang tersentuh dan tergerak oleh kuasa kebaikan kasih Allah. Sehingga setiap pilihan perubahan hidup yang hendak kita tempuh, tidak terarah demi kepuasan diri, tetapi kepada keinginan Allah yang menghendaki kita untuk melanjutkan kasih-Nya...

  32. Dia dan perkara hidup kita

    Kita tidak selalu kuat. Tidak semua perkara dapat ditanggung sendirian. Maka jangan sungkan berseru meminta tolong kepada Allah. Di dalam kekuatan kuasa kasih dan hikmat-Nya, kita beroleh kekuatan untuk menanggapi masalah hidup dengan bijaksana.

  33. Kuasa kasih-Nya memelihara. Bersyukurlah.

    Bersyukur membuat hati kita tidak jauh dari kedamaian. Dalam hati yang damai ada pikiran yang jernih. Karena pikiran yang jernih, kata-kata dan tindakan akan memberi dampak kebaikan yang mencerahkan bagi banyak orang.

  34. Diubah-Nya

    Kita semua mengalami perubahan dalam hidup. Tetapi arah perubahan itu tentu berbeda-beda. Dapat saja menjadi semakin baik atau lebih jelek.

  35. Kedekatan-Nya dengan yang sederhana

    Tidak apa-apa menjadi polos dan naif seperti anak-anak. Kadang hanya dengan posisi seperti itu saja kita dapat menyimak dan menjumpai apa-apa yang sebelumnya tidak kita perhatikan.

  36. Dia yang tegas namun lembut

    Karena keadilan-Nya yang membangun hidup, Allah menghukum jika umat-Nya mengambil pilihan yang mengarah pada bencana hidup. Namun karena kasih-Nya yang berlimpah, Allah juga berkenan mengampuni, memberi kesempatan yang baru bagi mereka yang bersedia dengan tulus hidup secara baru.

  37. Tinggikanlah Tuhan

    Mengakui Allah sebagai yang Maha Kuasa berarti mengakui bahwa Dia saja yang memiliki kekuasaan tertinggi bagi hidup kita.

  38. Koreksi itu suci

    Koreksi itu bagian dari belajar. Tanpa koreksi kita tetap pada kekeliruan dan kesalahan yang menyusahkan hidup. Memang tidak semua orang mudah menerima koreksi. Tetapi upaya koreksi tidak boleh berhenti dilakukan.

  39. Pengharapan adalah kekuatan yang besar

    Pengharapan adalah bagian yang tidak terpisahkan dari iman dan kasih. Karena iman kepada Allah yang mengasihi kita, maka kita berharap pada apa yang baik, benar dan indah untuk terjadi dalam hidup.

  40. Keinginan dan keluhan diketahui-Nya

    Tanpa intervensi yang suci, kita dapat hilang pengharapan. Masalah relasi yang kita hadapi dapat berakhir pada percideraan dan kehancuran relasi yang mendamaikan.

  41. Murah hati

    Orang yang murah hati adalah orang yang berbelas kasihan dan mau mencermati kebutuhan orang lain, dengan membayangkan “bagaimana jika saya ada di posisinya dia”.

  42. Berhenti marah

    Marah adalah bagian dari emosi umum kita. Allah ciptakan kita dengan kemampuan untuk marah.

  43. Allah bertindak

    Menyerahkan hidup kepada Allah bukan berarti tidak bertindak apa-apa. Kita bertindak aktif. Kita mencermati nasihat-Nya. Kita mengakui kuasa kasih-Nya yang mengubahkan pikiran dan hati kita.

  44. Gembira karena-Nya

    Jika suasana hati senang pikiran jadi jernih. Apa yang kita lakukan bukan saja selesai dengan baik tetapi bahkan ada nilai lebihnya. Begitulah kenyataan diri kita. Utuh dan kait mengait antara pikiran, hati dan tindakan.

  45. Kelola kepedulian

    Barangkali tidak keliru kalau kita katakan bahwa kedalaman kualitas spiritualitas seseorang itu pada akhirnya dapat dikenali pada bagaimana cara orang itu memperlakukan sesama ciptaan Allah.

  46. Dia menjawab

    Sebagai anak-anak-Nya, kesusahan yang dialami dalam perjalanan hidup kita, tidak pernah kita alami sendirian. Setiap seru dan doa kita didengar dan diketahui Allah.

  47. Kebiasaan yang baik

    Bergaul itu perlu dan sehat. Kita bergaul, meskipun batasan dan cakupan serta kualitasnya beda-beda. Tidak semua pergaulan menumbuhkan apa yang baik. Mesti ada yang beracun.

  48. Kesayangan Allah

    Kepada setiap orang yang tidak berdaya karena kejahatan orang lain dan karena struktur sosial yang tidak benar dan tidak adil, Tuhan Yesus menegaskan bahwa mereka tetap dapat berbahagia. Di mata Yesus mereka adalah orang-orang kesayangan Allah.

  49. Yang memelihara yang berbahagia

    Memelihara firman Allah dengan menjadikan pesan-pesan dari Allah mencerahkan sudut pandang hidup kita, pasti berujung pada kebahagiaan dalam hidup.

  50. Bukan sekadar kata-kata semata

    Memahami ajaran yang sehat dalam hidup iman kita itu baik. Tetapi jauh lebih baik jika apa yang kita pahami itu menjadi pemicu tindakan-tindakan kepedulian kasih yang nyata bagi segenap ciptaan Allah.

Type above to search every episode's transcript for a word or phrase. Matches are scoped to this podcast.

Searching…

We're indexing this podcast's transcripts for the first time — this can take a minute or two. We'll show results as soon as they're ready.

No matches for "" in this podcast's transcripts.

Showing of matches

No topics indexed yet for this podcast.

Loading reviews...

ABOUT THIS SHOW

SAPAAN SPIRITUAL KRISTIANI

HOSTED BY

Essy Eisen

Frequently Asked Questions

How many episodes does Suara Sahaja have?

Suara Sahaja currently has 129 episodes available on PodParley. New episodes are automatically indexed when they're published to the podcast feed.

What is Suara Sahaja about?

SAPAAN SPIRITUAL KRISTIANI

How often does Suara Sahaja release new episodes?

Suara Sahaja publishes regularly with 129 episodes available. Check the episode list for the typical release schedule.

Where can I listen to Suara Sahaja?

You can listen to Suara Sahaja on PodParley by clicking any episode. We provide an embedded audio player for direct listening, and you can also subscribe via your preferred podcast app using the RSS feed.

Who hosts Suara Sahaja?

Suara Sahaja is created and hosted by Essy Eisen.
URL copied to clipboard!