All Episodes
bandungtanpakamu — 248 episodes · page 1 of 3
A Letter Across Oceans: The Love and Longing Carried by Qiaopi | The 2nd Gen Z International Podcast Festival Awards Ceremony and Global Podcast Co-Creation Season
menyimpan diri di laci tua
dia melanjutkan hidupnya, sementara duniaku berhenti
kisah kasih di rupiah
repetitif
tertuduh teduh
malang kundang
semoga kamu sembuh
pragmatis
"kapan pulang?" katanya
desember: menutup tahun dengan bodoh
desember: untuk yang masih belum tercapai
desember: untuk yang tak terbantahkan
desember: untuk yang tak tersampaikan
desember: untuk yang terlupakan
desember: untuk yang menyakiti
november, aku membencimu
maut menjenguk
beranda fiksi
kutitipkan cemburuku di ikat rambutmu
pagi raung
doa kecil untukmu yang sudah besar
janji yang terbungkam malam rabu
mengerang
benih-benih jatuh
romantika lintas negara
bilik senggama
menuju yang terbenam
kontra
basi
kelinci
komedi putar
deras
dipayungi kota
25 jam
sesingkat itu
gwenchana
cara menghitung berkat
bangunkan aku jika september sudah selesai
rengkuh
dara
tengah malam
liur
sekilas, senyum tampak samar di wajahmu yang berantakan
malaikat pencabut rasa
bandung yang bersenandung
sebatang karam
tangga
pemurung handal
perempuan sepenuh bayangan
di balik selimut tua
lembayung kosong
saru
paradigma
teruntuk para dalang
jebak
siapa saja, tolong tikam aku!
boleh aku ikut?
demensia
rindu, dari orang sepayah aku
tunggal
aku ingin larut
stasiun ketidakpastian
label
siklus tanpa arah
ada banyak hal yang tak bisa diselamatkan
lunar
sehat-sehat ya buat kita?
pesta sepi di mulut jendela
perempuan hujan
makna
memahami kesedihan
pukul satu yang tak dapat dijinakkan
bu, perihal air matamu yang tumpah karenaku
lalu-lalang
aku menyayangi kesendirian ini
terkutuk
gatal
romantisnya hari kiamat
cerita hantu
adiksi
wanita dari galaksi yang berbeda
kota yang tertidur
lelaki yang kamu benci setengah mati
mengejar matahati
portal
lenyap di udara
bandung tanpa kamu
dari sudut yang belum pernah kamu lihat
seperti tinggal di bulan
leukemia: bukan pujangga
foyèr brise
belati
melekat
seni palsu
kamu pamit saat aku sedang giat-giatnya mendoakanmu
habis untukmu
kalut
bu, anakmu ini adalah lelucon dunia
terasa lebih panjang