Anak 12 Tahun Wajib Tahu Kontrasepsi episode artwork

EPISODE · Oct 13, 2022 · 59 MIN

Anak 12 Tahun Wajib Tahu Kontrasepsi

from Indonesia Tanpa Stigma · host Indonesia Tanpa Stigma

Lima belas tahun lalu, Hari Kontrasepsi Sedunia pertama diperingati. Penggagasannya dilandasi akan kesadaran tentang alat pencegah kehamilan alias kontrasepsi yang masih minim secara global. Akibatnya, aborsi dari kehamilan tak terencana banyak terjadi di mana-mana tak terkecuali di tanah air. Kematian gegara praktik aborsi tak aman pun kerap terjadi. Dalam kajian yang diterbitkan pada 2008, Guttmacher Institute memperkirakan tiap tahunnya sekitar dua jutaan aborsi dilakukan di Indonesia. Di tahun yang sama, Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia mencatat, kematian akibat tindakan aborsi di Indonesia mencapai 30 persen. Lima tahun kemudian, Australian Consortium For ‘In-Country’ Indonesia Studies melaporkan persentase tindakan aborsi nasional sebesar 43 persen per 100 kelahiran hidup. Tak ayal, sejumlah organisasi keluarga berencana lintas negara ketika itu mencanangkan 26 September sebagai Hari Kontrasepsi Sedunia agar kesadaran warga dunia akan pencegahan kehamilan dengan alat kontrasepsi terbangun. Dengan demikian, tiap pasangan bisa membuat keputusan tepat dalam memulai sebuah keluarga dan setiap kehamilan memang benar-benar diinginkan. Meski momentum itu sudah lewat, isu kontrasepsi tetap penting diketahui publik. Bukan saja lantaran jutaan aborsi dilakukan tiap tahun di Indonesia, Rancangan Kitab UU Hukum Pidana hingga detik ini masih memidanakan setiap orang yang mempertunjukkan, menyiarkan tulisan, atau menunjukkan tempat memperoleh alat pencegah kehamilan kepada anak meskin terdapat pengecualian bagi petugas kesehatan. Kanal Dokter tanpa Stigma dan Indonesia tanpa Stigma kali ini berkolaborasi mengulas soal alat pencegah kehamilan itu dari perspektif hak asasi manusia dan medis. Untuk itu, kami mengundang Zaky Yamani, seorang novelis cum pegiat hak asasi manusia dan Sandra Suryadana, pendiri Dokter tanpa Stigma. Yuk simak perbincangan bersama duet Tri Irwanda dan Patri Handoyo! Subscribe, comment, like, dan share kalian sangat berharga. #RumahCemara #IndonesiaTanpaStigma #Kontrasepsi #DokterTanpaStigma #SupportDontPunish

Lima belas tahun lalu, Hari Kontrasepsi Sedunia pertama diperingati. Penggagasannya dilandasi akan kesadaran tentang alat pencegah kehamilan alias kontrasepsi yang masih minim secara global. Akibatnya, aborsi dari kehamilan tak terencana banyak terjadi di mana-mana tak terkecuali di tanah air. Kematian gegara praktik aborsi tak aman pun kerap terjadi. Dalam kajian yang diterbitkan pada 2008, Guttmacher Institute memperkirakan tiap tahunnya sekitar dua jutaan aborsi dilakukan di Indonesia. Di tahun yang sama, Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia mencatat, kematian akibat tindakan aborsi di Indonesia mencapai 30 persen. Lima tahun kemudian, Australian Consortium For ‘In-Country’ Indonesia Studies melaporkan persentase tindakan aborsi nasional sebesar 43 persen per 100 kelahiran hidup. Tak ayal, sejumlah organisasi keluarga berencana lintas negara ketika itu mencanangkan 26 September sebagai Hari Kontrasepsi Sedunia agar kesadaran warga dunia akan pencegahan kehamilan dengan alat kontrasepsi terbangun. Dengan demikian, tiap pasangan bisa membuat keputusan tepat dalam memulai sebuah keluarga dan setiap kehamilan memang benar-benar diinginkan. Meski momentum itu sudah lewat, isu kontrasepsi tetap penting diketahui publik. Bukan saja lantaran jutaan aborsi dilakukan tiap tahun di Indonesia, Rancangan Kitab UU Hukum Pidana hingga detik ini masih memidanakan setiap orang yang mempertunjukkan, menyiarkan tulisan, atau menunjukkan tempat memperoleh alat pencegah kehamilan kepada anak meskin terdapat pengecualian bagi petugas kesehatan. Kanal Dokter tanpa Stigma dan Indonesia tanpa Stigma kali ini berkolaborasi mengulas soal alat pencegah kehamilan itu dari perspektif hak asasi manusia dan medis. Untuk itu, kami mengundang Zaky Yamani, seorang novelis cum pegiat hak asasi manusia dan Sandra Suryadana, pendiri Dokter tanpa Stigma. Yuk simak perbincangan bersama duet Tri Irwanda dan Patri Handoyo! Subscribe, comment, like, dan share kalian sangat berharga. #RumahCemara #IndonesiaTanpaStigma #Kontrasepsi #DokterTanpaStigma #SupportDontPunish

NOW PLAYING

Anak 12 Tahun Wajib Tahu Kontrasepsi

0:00 59:54

No transcript for this episode yet

We transcribe on demand. Request one and we'll notify you when it's ready — usually under 10 minutes.

That Hoarder: Overcome Compulsive Hoarding That Hoarder Hoarding disorder is stigmatised and people who hoard feel vast amounts of shame. This podcast began life as an audio diary, an anonymous outlet for somebody with this weird condition. That Hoarder speaks about her experiences living with compulsive hoarding, she interviews therapists, academics, researchers, children of hoarders, professional organisers and influencers, and she shares insight and tips for others with the problem. Listened to by people who hoard as well as those who love them and those who work with them, Overcome Compulsive Hoarding with That Hoarder aims to shatter the stigma, share the truth and speak openly and honestly to improve lives. Wounded Warriors of the Cross Gary Pastoral and clergy mental health is a mostly ignored area, especially by those who live their lives as pastors in the clergy. The stigma of mental health within those who serve in the shadow of the cross is something that invokes the stigma of fear. Many of those in the clergy will choose to suffer in their despair rather than reaching out for help. Sometimes those suffering choose to wait until it's too late to get the real help that they need. At Wounded Warriors of the Cross our mission is to lift the stigma and the veil of silence that encompasses clergy mental health and assist those who suffer in silence. Wounded Warriors of the Cross is here to shed the light of Christ's love into those dark places. SPADE: The Podcast Paul Anthony Henderson Jr SPADE: The Podcast stands as a beacon of hope and understanding, addressing critical mental health challenges within the African American community. SPADE (Suicide, Post-Traumatic Stress Disorder, Anxiety, Depression, and Epilepsy) seeks to shine a light on topics often stigmatized and misunderstood. Our mission is to break the silence surrounding these issues, encouraging open dialogue and fostering a culture of support and education. By providing meaningful resources and sharing powerful stories, we aim to empower individuals to confront these challenges head-on and build pathways toward healing. Mental health is a crucial but often overlooked subject in the African American community. It’s time to dismantle the barriers of shame and stigma, ensuring everyone feels safe to speak their truth and seek the help they need. This podcast is more than just a platform—it’s a movement to spark change, spread awareness, and inspire action within families, friendships, and communities. Baca Buku Audiobook Indonesia Guntur Sulaksono Berawal dari sebuah artikel yang menyatakan betapa rendahnya tingkat membaca di Indonesia. Maka saya membangun channel yang khusus menyajikan audiobook dalam bahasa Indonesia. Tujuan saya adalah agar kita semua mendapatkan kemudahan dalam hal belajar dan meningkatkan pengetahuan.Ada ratusan buku best seller yang pernah saya baca dan tersedia dalam bentuk audiobook. Anda akan menemukan buku audio dengan berbagai genre yang berbeda. Mulai dari buku-buku tentang filsafat, pengembangan diri, novel, ilmu pengetahuan, spiritualitas, dan lain sebagainya.Donation link: https://saweria.co/bacabuku

Frequently Asked Questions

How long is this episode of Indonesia Tanpa Stigma?

This episode is 59 minutes long.

When was this Indonesia Tanpa Stigma episode published?

This episode was published on October 13, 2022.

What is this episode about?

Lima belas tahun lalu, Hari Kontrasepsi Sedunia pertama diperingati. Penggagasannya dilandasi akan kesadaran tentang alat pencegah kehamilan alias kontrasepsi yang masih minim secara global. Akibatnya, aborsi dari kehamilan tak terencana banyak...

Can I download this Indonesia Tanpa Stigma episode?

Yes, you can download this episode by clicking the download button on the episode player, or subscribe to the podcast in your preferred podcast app for automatic downloads.
URL copied to clipboard!