EPISODE · Sep 19, 2022 · 23 MIN
Heboh Ganja Medis di Thailand
from Indonesia Tanpa Stigma · host Indonesia Tanpa Stigma
Thailand jadi negara pertama di ASEAN yang meresmikan penggunaan ganja untuk medis pada 9 Juni 2022 lalu. Bahkan, Kementerian Kesehatan Thailand juga mendistribusikan sekitar 1 juta bibit ganja untuk dibudidayakan masyarakat. Meski begitu, pemerintah Thailand juga menyatakan legalisasi ganja hanya digunakan untuk keperluan medis. Sejumlah sanksi, misalnya pidana penjara 3 bulan serta denda 25.000 baht Thailand tetap akan diterapkan bagi mereka yang mengonsumsi ganja di ruang terbuka atau untuk mabuk-mabukan. Selain itu, produk ganja medis yang diizinkan juga kandungan tetrahydrocannabinol-nya (THC) adalah yang di bawah 0,2 persen. THC merupakan senyawa kimia dalam ganja yang menyebabkan orang mabuk. Beberapa saat setelah dilegalkan, pemerintah Thailand kembali mengatur agar warga yang diizinkan mengonsumsi ganja medis adalah mereka yang sudah berusia di atas 20 tahun. Langkah ini dilakukan karena ada dugaan kasus overdosis pada pelajar usia 16 dan 17 tahun yang akhirnya dilarikan ke rumah sakit. Bagaimana pun, Thailand telah berani membuat terobosan dengan mempertimbangkan aspek ilmiah dari khasiat yang dimiliki tanaman bernama latin cannabis sativa ini. Dalam website Rumah Cemara, kami sebenarnya pernah mengulasnya melalui artikel ini https://rumahcemara.or.id/setelah-thailand-negara-mana-yang-akan-legalkan-ganja-di-asia/ Patri Handoyo dan Tri Irwanda bahas soal itu dalam sebuah obrolan singkat di kanal ini. Semoga bermanfaat. Subscribe, like, dan comment kalian akan sangat berharga! Disclaimer: Tayangan ini tidak dimaksudkan untuk mempromosikan penggunaan dan bisnis narkoba secara ilegal. #RumahCemara #IndonesiaTanpaStigma #GanjaMedis #GanjaThailand
What this episode covers
Thailand jadi negara pertama di ASEAN yang meresmikan penggunaan ganja untuk medis pada 9 Juni 2022 lalu. Bahkan, Kementerian Kesehatan Thailand juga mendistribusikan sekitar 1 juta bibit ganja untuk dibudidayakan masyarakat. Meski begitu, pemerintah Thailand juga menyatakan legalisasi ganja hanya digunakan untuk keperluan medis. Sejumlah sanksi, misalnya pidana penjara 3 bulan serta denda 25.000 baht Thailand tetap akan diterapkan bagi mereka yang mengonsumsi ganja di ruang terbuka atau untuk mabuk-mabukan. Selain itu, produk ganja medis yang diizinkan juga kandungan tetrahydrocannabinol-nya (THC) adalah yang di bawah 0,2 persen. THC merupakan senyawa kimia dalam ganja yang menyebabkan orang mabuk. Beberapa saat setelah dilegalkan, pemerintah Thailand kembali mengatur agar warga yang diizinkan mengonsumsi ganja medis adalah mereka yang sudah berusia di atas 20 tahun. Langkah ini dilakukan karena ada dugaan kasus overdosis pada pelajar usia 16 dan 17 tahun yang akhirnya dilarikan ke rumah sakit. Bagaimana pun, Thailand telah berani membuat terobosan dengan mempertimbangkan aspek ilmiah dari khasiat yang dimiliki tanaman bernama latin cannabis sativa ini. Dalam website Rumah Cemara, kami sebenarnya pernah mengulasnya melalui artikel ini https://rumahcemara.or.id/setelah-thailand-negara-mana-yang-akan-legalkan-ganja-di-asia/ Patri Handoyo dan Tri Irwanda bahas soal itu dalam sebuah obrolan singkat di kanal ini. Semoga bermanfaat. Subscribe, like, dan comment kalian akan sangat berharga! Disclaimer: Tayangan ini tidak dimaksudkan untuk mempromosikan penggunaan dan bisnis narkoba secara ilegal. #RumahCemara #IndonesiaTanpaStigma #GanjaMedis #GanjaThailand
NOW PLAYING
Heboh Ganja Medis di Thailand
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
Jun 16, 2026 ·19m
Mar 26, 2026 ·1m
Jan 2, 2026 ·47m
Dec 21, 2025 ·46m