EPISODE · Sep 19, 2022 · 43 MIN
Suboxone Bukan Buat Disuntikkan
from Indonesia Tanpa Stigma · host Indonesia Tanpa Stigma
Obat merek Suboxone atau sering disebut bukson, sejatinya adalah obat untuk terapi substitusi opioid heroin. Bersama Subutex, kandungan bukson adalah buprenorphine agar pengguna heroin (putaw) tidak lagi menyuntik narkobanya. Bukson berbentuk tablet dan dirancang untuk penyerapan bawah lidah (sublingual), bukan disuntikkan. Banyak risiko dari penyuntikan narkoba yang sudah banyak diketahui orang, di antaranya penularan HIV dan Hepatitis C gara-gara jarum suntiknya dipakai bareng-bareng. Seiring waktu, terdengar kabar bukson juga pada praktiknya banyak disuntikkan. Yang bikin kuatir, kebanyakan penyuntik bukson bukanlah mereka yang memang dulunya konsumen putaw dan mengikuti terapi buprenorphine ini. Mirip juga dengan fenomena metadon yang disuntikkan. Artinya, banyak orang yang mulai jadi konsumen narkoba justru dari nyuntik dengan bukson. Apalagi memang putaw belakangan ini sulit didapat. Ngomongin bukson, kalian juga bisa tengokin beberapa artikel kami di website Rumah Cemara, di antaranya yang ini: https://rumahcemara.or.id/bukson-narkotika-resmi-rasa-pasar-gelap/ Apa dan bagaimana Suboxone alias bukson ini? Apa saja risiko dari nyuntik bukson? Kenapa pula bukson bisa beredar di pasar gelap? Yuk kita ikuti obrolan Patri Handoyo dan Tri Irwanda soal ini. Kalian juga bisa ikut berkomentar dan berbagi informasi yang bermanfaat buat yang lain. Subscribe, like, dan comment kalian sangat berharga!! Disclaimer: Tayangan ini tidak dimaksudkan untuk mempromosikan penggunaan dan bisnis narkoba secara ilegal. #RumahCemara #IndonesiaTanpaStigma #SupportDontPunish #Bukson #Nyuntik #Suboxone
What this episode covers
Obat merek Suboxone atau sering disebut bukson, sejatinya adalah obat untuk terapi substitusi opioid heroin. Bersama Subutex, kandungan bukson adalah buprenorphine agar pengguna heroin (putaw) tidak lagi menyuntik narkobanya. Bukson berbentuk tablet dan dirancang untuk penyerapan bawah lidah (sublingual), bukan disuntikkan. Banyak risiko dari penyuntikan narkoba yang sudah banyak diketahui orang, di antaranya penularan HIV dan Hepatitis C gara-gara jarum suntiknya dipakai bareng-bareng. Seiring waktu, terdengar kabar bukson juga pada praktiknya banyak disuntikkan. Yang bikin kuatir, kebanyakan penyuntik bukson bukanlah mereka yang memang dulunya konsumen putaw dan mengikuti terapi buprenorphine ini. Mirip juga dengan fenomena metadon yang disuntikkan. Artinya, banyak orang yang mulai jadi konsumen narkoba justru dari nyuntik dengan bukson. Apalagi memang putaw belakangan ini sulit didapat. Ngomongin bukson, kalian juga bisa tengokin beberapa artikel kami di website Rumah Cemara, di antaranya yang ini: https://rumahcemara.or.id/bukson-narkotika-resmi-rasa-pasar-gelap/ Apa dan bagaimana Suboxone alias bukson ini? Apa saja risiko dari nyuntik bukson? Kenapa pula bukson bisa beredar di pasar gelap? Yuk kita ikuti obrolan Patri Handoyo dan Tri Irwanda soal ini. Kalian juga bisa ikut berkomentar dan berbagi informasi yang bermanfaat buat yang lain. Subscribe, like, dan comment kalian sangat berharga!! Disclaimer: Tayangan ini tidak dimaksudkan untuk mempromosikan penggunaan dan bisnis narkoba secara ilegal. #RumahCemara #IndonesiaTanpaStigma #SupportDontPunish #Bukson #Nyuntik #Suboxone
NOW PLAYING
Suboxone Bukan Buat Disuntikkan
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
Jun 16, 2026 ·19m
Mar 26, 2026 ·1m
Jan 2, 2026 ·47m
Dec 21, 2025 ·46m