Felix Siauw

PODCAST · religion

Felix Siauw

penulis, pengemban dakwah, bersama yang menginginkan kebangkitan Islam

  1. 107

    Sesat

    Sedikit bahasan tentang sesat di dalam Islam, jadikan sebagai introspeksi diri dan manfaat buat diri sendiri 😁😁😁

  2. 106

    Mengingati 1453

    Mengingati 29 Mei 1453! "Alhamdulillah, semoga Allah merahmati para syuhada, memberi kemuliaan para mujahidin, serta kebanggaan dan syukur bagi rakyatku! -Fatih Sultan Mehmed II, 29 Mei 1453 Itulah kalimat pertama yang diucapkan oleh Muhammad Al-Fatih di pagi hari itu, Selasa 29 Mei 1453 Hari itu istimewa, ketika bisyarah Nabi Muhammad saw lebih dari 825 tahun yang lalu akhirnya menjadi nyata Saat Rasulullah bersama sahabat sedang berada dalam tekanan dan kengerian Perang Khandaq, hadits itu tertutur, "Kalian pasti akan membebaskan Konstantinopel, sebaik-baik pemimpin ialah pemimpinnya, dan sebaik-baik pasukan adalah pasukannya" -HR Ahmad Hadits ini manjadi penyemangat para sahabat, tabiin, tabiut-tabiin, dan para generasi sampai keturunan Utsmani Mereka menumpuk usaha diatas gemilangnya usaha pendahulunya, dengan satu tujuan, memuliakan lisan Rasulullah Hari ini 29 Mei, kita mengingati semuanya. Bukan hanya pembebasan Konstantinopel, bukan hanya kehebatan strategi Al-Fatih. Tapi sejatinya kita mengingati, bahwa setiap yang keluar dari lisan Rasulullah Muhammad adalah kebenaran, adalah kepastian Kebenaran dan kepastian meski realitasnya belum terlihat, meski kondisi kita sedang jauh dari ideal. Kita mengingati keyakinan yang ditanam oleh Rasulullah Bahwa siapapun yang memuliakan Nabi akan mulia, yang meyakini Nabi akan istimewa, yang mencinta Nabi akan berjumpa dengannya Remember 1453!

  3. 105

    Bagaimana Jika Ustadz Selingkuh

    Hal yang paling ditakuti oleh wanita yang sudah menikah, adalah ketika pasangannya berselingkuh. Hilang rasa percaya, marah, stress, sedih, dan semua kesengsaraan batin lainnya Termasuk alasan utama @UmmuAlila menginginkan keluar dari kampung halamannya, karena dia trauma dengan kelakuan lelaki pada umumnya, dia tahu kebahagiaan dalam rumah tangga takkan bisa didapat dengan lelaki yang oada umumnya Lalu bagaimana agar tidak terjadi perselingkuhan dalam rumah tangga? Apa yang menyebabkan selingkuh? Yuk simak obrolan ini, semoga manfaat

  4. 104

    Pandanganku Tentang Yesus Kristus

    Allah menurunkan agama yang satu sejak masa Nabi Adam sampai dengan Nabi Muhammad. Agama yang meng-esa-kan Allah, agama tauhid. Pesan itu yang dibawa oleh para Nabi & Rasul yang kita kenal Termasuk Yesus Kristus, yang dalam bahasa Arab ialah Isa Al-Masih, pun membawa pesan yang sama, meskipun pada akhirnya pengikut-pengikutnya memahami yang berkebalikan dengan itu Video ini bertujuan untuk memberikan informasi, tentang Yesus Kristus dalam pandangan saya setelah menjadi Muslim. Tentang banyak persamaan antara Islam dan Nasrani sebagai agama, juga tentu pasti ada perbedaannya Beda bukan untuk berselisih, tapi untuk lebih memahami satu sama lain, lebih mengerti satu sama lain.

  5. 103

    Genjutsu Israel

    Jadi apa yang harus kita lakukan terkait saudara-saudara Muslim kita di Baitul Maqdis? Kita teliti dulu sebelum kita menjawabnya, 2.007.058.599 tercatat jumlah populasi Muslim dunia per April 2023. Maka 10% saja sekitar 200 juta orang, pergi ke Israel, pastinya selesai, tapi tidak begitu nyatanya Karena masalahnya pada pikiran kita, kita belum bisa untuk bersatu 50 negara dunia yang mayoritasnya Muslim, andai mereka mengirim tentaranya ke Israel, untuk misi perdamaian, pastinya selesai, tapi tidak begitu nyatanya Karena masalahnya pada pikiran, negara Muslim tidak erat hubungannya Standar ganda media barat, dukungan total Amerika Serikat dan PBB, penjajahan dan kejahatan perang yang dipertontonkan terbuka. Semua itu dilihat dunia, tapi dunia bungkam Karena masalahnya ada pada pikiran, mereka terperangkap ilusi Israel negara merdeka, takut dicap anti-semit, teroris Maka kita harus paham, sesungguhnya masalah Palestina, Baitul Maqdis, bukan pada hal fisik. Tapi masalah pemikiran Sampai ummat Muslim sadar: - Mereka adalah ummat yang satu - Baitul Maqdis itu sumber berkah - Baitul Maqdis juga pernah jadi kiblat - Kekuatan Israel hanya tipudaya - Israel adalah penjahat perang - Urusan Baitul Maqdis itu urusan ummat - Baitul Maqdis itu soalan keimanan Maka Baitul Maqdis takkan pernah bisa dibebaskan Maka pembebasan pemikiran itu lebih dahulu, ketimbang pembebasan tanah Baitul Maqdis Jadi apa yang bisa kita lakukan sebagai Muslim Indonesia? Jihad ilmu, learn the history, know the truth, spread the words, share the story! Sampai ummat Muslim memahami, sampai Allah berikan pertolongan

  6. 102

    Artificial Inteligence Meniadakan Agama?

    Wacana bahwa sains itu tidak kompatibel dengan agama bukanlah pandangan baru. Sejak dulu pun dikotomi ini sudah dibicarakan di barat, yang berakhir dengan Rennaisance, revolusi budaya Lalu bagaimana dengan Islam, adakah perkembangan teknologi itu ditolak? Ataukah harus diterima semua tanpa filter?

  7. 101

    Cara Bersemangat Dalam Hidup

    Kali ini kita akan membahas satu trik supaya kita selalu bersemangat dalam menjalani kehidupan. Semoga bermanfaat

  8. 100

    Berdosa tapi Sukses

    "Ada artis-artis yang pacaran tapi hidupnya baik-baik aja tuh ustadz, jalan-jalan keluar negeri terus, romantis dan kaya. Padahal kata ustadz, laki-laki baik nggak akan didapat lewat jalur pacaran?" "Ada juga koruptor, anaknya banyak, perusahannya nggak bisa kehitung, famous, dan hartanya nggak habis-habis. Padahal katanya ustadz, taat pasti bahagia, maksiat pasti sengsara, gimana tuh?" "Ada lagi, muslimah nggak kerudungan, tapi dia pinter, karirnya melangit, terkenal dan sepertinya hidupnya nggak ada masalah. Padahal jelas nggak kerudungan itu maksiat, nah itu gimana lagi?"

  9. 99

    Tolak Timnas Israel

    Kita bahas perihal kenapa kita menolak timnas Israel untuk datang ke Indonesia. Secara politik, secara agama, dan secara kemanusiaan. Secara ketiganya bila kita telisik, justru menegaskan kita untuk menolak timnas negara penjajah dan pembunuh Israel Bisa jadi yang masih mendukung itu, tidak politis, tidak agamis, dan bahkan tidak manusiawi. Jadi kepentingan siapa yang dibela oleh para pendukung Israel itu?

  10. 98

    Dipikir Allah Cuma Ada Di Waktu Atau Tempat Tertentu Aja?

    Banyak diantara maksiat-maksiat kita itu dipicu pemikiran yang salah, salah satunya kita berpikir bahwa Allah itu hanya ada di waktu dan tempat tertentu saja Karena itu banyak yang lebih mau taat pada Allah ketika umrah & haji, tapi tidak taat di saat yang lain. Banyak orang yang mau taat hanya di masjid, di bulan ramadhan, atau pas saat shalat saja, padahal ya itu, Allah senantiasa mengawasi hamba-Nya kapan saja dan dimana saja

  11. 97

    Oknum Radikal

    Radikal, adalah kata yang sekarang seolah ingin direkatkan pada Muslim, seolah ada anggapan bahwa semakin taat seorang Muslim dengan agamanya, maka semakin berpotensi dia menjadi radikal. Narasi yang sama dengan intoleransi, hate-speech, anti-keberagaman dan lain sebagainya Radikal juga digadang-gadang sebagai masalah terbesar dan masalah satu-satunya yang membuat kacau Indonesia, seolah tidak ada lagi masalah selain itu. Adapun korupsi, elgebete, narkoba, penyalahgunaan wewenang dan lainnya, hanya masalah kecil saja Yang lebih parah lagi, akhir-akhir ini kita temukan, banyak oknum Polri yang justru sadis, bengis dan anarkis, melakukan penyiksaan dan pembunuhan terencana. Ironisnya, justru institusi-institusi yang paling banyak mengampanyekan radikalisme inilah tempat berkumpul oknum radikal Apa sebenarnya dibalik isu radikalisme ini?

  12. 96

    Rahasia Bisa Ke Tanah Suci, Apapun Kondisi Anda

    Banyak yang menyangka bahwa seseorang bisa umrah dikarenakan memiliki uang, kecerdasan, atau kemampuanyang lainnya. Padahal berapa banyak orang yang memiliki rumah dan mobil mewah tapi belum terpanggil menuju tanah suci. Ada pula merek yang lebih cerdas dan mampu, tapi selalu ada saja halangan untuk sampai ke tanah suci Padahal bukan itu semua yang menjadi sebabnya, andai itu yang jadi sebabnya tentu kita takkan mendengar ada tukang bubur naik haji, atau tukang gorengan pergi umrah. Faktany, ketika kita menemui orang-orang yang ada di tanah suci, setiap dari mereka punya kisah yang istimewa, dan kadang tidak bisa dipercaya Rahasia bisa ke tanah suci, apapun kondisi anda saat ini, terletak pada kalimat talbiyah. Labbaika Allahumma labbaika, labbaika laa syarika laka labbaika, innal hamda, wa ni'mata, laka wal-mulk, laa syarika laka Kesempatannya terbatas, bagi temen-temen yang mau bareng saya ke Haramayn untuk umrah bareng, informasi lebih lanjut bisa dilihat di bio @terangtrip di IG, atau hubungi admin di 0812-189-111-59, semoga Allah selalu memudahkan niat kebaikan kita

  13. 95

    Papi Sharing Ke Mualaf

    Beberapa waktu lalu Papi nanyain tentang sharing time sama para mualaf di #TitikTemu, surprisenya di kesempatan ini Papi nanya, boleh nggak ikutan kesitu? Tentu saya jawab, sangat boleh, bahkan kalau mau boleh juga sharing ke mereka Papi memang belum Muslim, tapi sudah memberikan banyak kebaikan buat saya dan kaum Muslim. Seingat saya, tiap tahun Papi menitipkan uang untuk memberi buka puasa saat Ramadhan, dan juga ikut berpartisipasi dalam memberikan hewan kurban Tema pembicaraan kita di #TitikTemu ialah tentang "Kalimatin Sawa", tentang kesepakatan, tentang toleransi yang proper, tentang bagaimana menghargai satu samalain, tentang menyikapi perbedaan. Papi juga memberikan beberapa insight bagaimana kita memaknai hidup dan agama Alhamdulillah, sharing ini bisa cair karena ada sajangnim @fuadhnaim yang ikut meramaikan acara. Juga didukung banget oleh Rumah Qur'an @Aqsyanna, jazakumullahu khairan. B uat temen-temen yang nonton, titip doa ya supaya Papi dimudahkan dapet hidayah 😊😊😊

  14. 94

    Influencer, Antara Pahala Atau Dosa

    Mempunyai banyak pengikut, tidak selalu mendatangkan kebaikan, walaupun mungkin mendatangkan keuntungan dunia. Bagi Muslim, tiap hal itu senantiasa diantara 2 hal; pahala atau dosa Kaya atau miskin, tampan atau biasa, pintar atau normal, followers banyak atau sedikit, semua bisa menghantarkan pada pahala atau dosa, tergantung bagaimana cara kita memanfaatkannya, sesuai maunya Allah atau nggak Karena itu Rasulullah sampaikan ke kita, cerdas itu adalah orang yang paling banyak mengingat mati dan mempersiapkannya, atau orang yang orientasinya pada sesuatu yang lebih panjang, lebih kekal, lebih utama Dengan demikian menjadi cerdas berarti melihat apa yang kita punya, apakah itu kekurangan atau kelebihan, menjadi sesuatu yang bisa kita manfaatkan untuk akhirat kita, untuk jadi pahala bukan dosa Di masa kini, di ujung semua itu, salah satunya adalah status influencer. Bagi influencer, apalagi yang tinggi pengikutnya, tidak ada kata "biasa-biasa", adanya 2 pilihan, full pahala atau gaspol dosa Kenapa? Karena ada pahala jariyah, ada juga dosa jariyah. Ada orang-orang yang memberi contoh ke kebaikan, mengalir pahalanya ke dia bahkan sampai dia sudah mati, karena orang-orang menirunya. Demikian sebaliknya berlaku pada yang mencontohkan, menginspirasi, mensyiarkan perkara dosa Ngeri banget Semoga obrolan ini bermanfaat, membuat kita sadar bahwa tiap hal yang Allah berikan akan dimintai pertanggungjawaban, hingga kita lebih bijak dan bertanggung jawab memaknai followers, dan mengajak mereka bareng menuju kebaikan pula

  15. 93

    Yuk Berhijab! 08: Q&A

    @UmmuAlila juga mendesain hijab yang diniatkan terjangkau buat semua Muslimah, stylish pas dipakai dan yang paling penting tetep syar'i, karena kita ingin membangun lifestyle yang baik Buku @YukBerhijab bisa didapat di @AlilaBook, silakan cek di IG-nya

  16. 92

    Yuk Berhijab! 07: Hijab Bukan Perhiasan Atau Pengganti Aurat

    @UmmuAlila juga mendesain hijab yang diniatkan terjangkau buat semua Muslimah, stylish pas dipakai dan yang paling penting tetep syar'i, karena kita ingin membangun lifestyle yang baik Buku @YukBerhijab bisa didapat di @AlilaBook, silakan cek di IG-nya

  17. 91

    Yuk Berhijab! 06: Hijab Syar'i, Khimar & Jilbab

    @UmmuAlila juga mendesain hijab yang diniatkan terjangkau buat semua Muslimah, stylish pas dipakai dan yang paling penting tetep syar'i, karena kita ingin membangun lifestyle yang baik Buku @YukBerhijab bisa didapat di @AlilaBook, silakan cek di IG-nya

  18. 90

    Yuk Berhijab! 05: Konsep Kecantikan Menurut Siapa?

    @UmmuAlila juga mendesain hijab yang diniatkan terjangkau buat semua Muslimah, stylish pas dipakai dan yang paling penting tetep syar'i, karena kita ingin membangun lifestyle yang baik Buku @YukBerhijab bisa didapat di @AlilaBook, silakan cek di IG-nya

  19. 89

    Yuk Berhijab! 04: Negative Vibes Buat Nggak Berhijab

    @UmmuAlila juga mendesain hijab yang diniatkan terjangkau buat semua Muslimah, stylish pas dipakai dan yang paling penting tetep syar'i, karena kita ingin membangun lifestyle yang baik Buku @YukBerhijab bisa didapat di @AlilaBook, silakan cek di IG-nya

  20. 88

    Yuk Berhijab! 03: Hijab Itu Dominasi Lelaki Ke Wanita? Iya Gak Sih?

    @UmmuAlila juga mendesain hijab yang diniatkan terjangkau buat semua Muslimah, stylish pas dipakai dan yang paling penting tetep syar'i, karena kita ingin membangun lifestyle yang baik Buku @YukBerhijab bisa didapat di @AlilaBook, silakan cek di IG-nya

  21. 87

    Yuk Berhijab! 02: Hijab Itu Branding-nya Muslimah

    @UmmuAlila juga mendesain hijab yang diniatkan terjangkau buat semua Muslimah, stylish pas dipakai dan yang paling penting tetep syar'i, karena kita ingin membangun lifestyle yang baik Buku @YukBerhijab bisa didapat di @AlilaBook, silakan cek di IG-nya

  22. 86

    Yuk Berhijab! 01: Kenapa @UmmuAlila Dulu Nggak Berhijab?

    @UmmuAlila juga mendesain hijab yang diniatkan terjangkau buat semua Muslimah, stylish pas dipakai dan yang paling penting tetep syar'i, karena kita ingin membangun lifestyle yang baik Buku @YukBerhijab bisa didapat di @AlilaBook, silakan cek di IG-nya

  23. 85

    Mau Jadi Orang Kaya

    Kenapa kita boleh iri (dalam arti positif) kepada orang kaya yang mengeluarkan hartanya siang & malam dalam kebaikan di jalan Allah? Karena rasa iri positif ini akan menginspirasi kita untuk berbuat kebaikan pula, meskipun kita belum memiliki keluangan harta Lalu mengapa kita kasihan pada mereka yang suka pamer harta, dimanapun dan kapanpun, tanpa tau situasi dan kondisi? Karena kelakuan mereka ini juga akan menginspirasi orang lain, untuk hedon, cinta dunia, gila harta, meskipun mereka tidak punya harta Yang pertama menjadikan followersnya mau taat meski masih berkekurangan Yang kedua, menjadikan followersnya hanya ngiler dan nonton kekayaannya Hanya ujian harta ini memang luar biasa, sekarang zamannya sudah hybrid. Terlihat seolah kaya, seolah peduli, seolah dermawan, seolah agama, seolah di jalan Allah. Padahal hanya kemewahan dunia dan kenikmatan fisik yang jadi indikasi dan ujung yang dia cari Lalu tinggal saya yang berpikir, sudahkah apa yang ada di sisi Allah cukup dan memuaskan? Apakah benar semua ini untuk Allah, ataukah hanya tertinggal di dunia?

  24. 84

    Cuma Kami Yang Paling Toleransi, Selain Kami Intoleran!

    Satu hal yang seringkali terjadi, orang yang teriak-teriak tentang sesuatu, biasanya yang paling banyak melanggar yang dia teriakkan itu. Istilah kerennya double standard, hypocrite, bahasa kitanya munafik Kadang memang ada paradoks dalam perkataan, seperti kalau ada yang bilang "Kamu itu sangat intoleran", pada dasarnya dia bisa dikatakan juga intoleran, nggak bisa terima orang lain yang berbeda Sama kayak US yang selalu bilang menentang penjajahan, tapi dia sendiri dukung penjajah israel nyaplok tanah Muslim di Palestina Lucu, ketika koar-koar dan nge-klaim paling toleran, merasa hebat udah bisa jagain tempat ibadah agama lain, terima bahkan orang yang nggak percaya agama, belain mereka yang menista agama, tapi sama Muslim sendiri yang satu agama, satu kiblat, kitab dan Rasulnya sama, ganasnya maksimal Sama aja kayak seorang suami, yang bisa terima dengan lapang dada, kekurangan dan perbedaan dari istri orang lain dan keluarga orang lain, tapi begitu sadis dan jahat pada istri serta keluarganya. Padahal kalau ada yang lebih berhak mendapatkan perlakuan baik, tentu istri dan keluarganya lebih dulu, ya nggak sih? Mereka bisa terima kalau ada orang yang punya keyakinan Tuhan itu lebih dari satu, somehow mereka nggak bisa terima orang punya keyakinan bahwa kaum Muslim itu harus menerapkan syariat Mereka bela orang-orang yang ngejelekin agama mereka sendiri, bahkan supaya orang-orang yang nggak suka sama Islam seneng, mereka ikut-ikutan nge-bully agama sendiri, somehow mereka kasar banget sama saudara yang beda pendapat dalam fiqih Pas ada yang hina Rasulullah Muhammad, mereka diam. Pas tokoh mereka dihina, langsung anarkis, lapor ke polisi, ngamuk nggak karuan Bahkan aliran keyakinan yang merusak aja diterima sama mereka, somehow, bagi mereka yang jelasin bahwa Khilafah itu ajaran Islam, udah kayak orang yang nggak layak hidup, tumpahkan darahnya Mereka jaga tempat ibadah agama lain, sementara masjid yang dikelola organisasi lain dianggap ancaman kekhusyukan ibadah, dipersekusi Wow, sangat toleran! Dear Muslim, kalau ada yang paling berhak mendapat toleransi kita, kasih sayang, kelembutan lisan dan bantuan tangan kita, ialah orang-orang yang bersyahadat yang paling layak. Sebelum yang lain

  25. 83

    Terganggu Adzan

    Orang yang cinta itu akan selalu mengasosiasikan dirinya dengan apa yang dia cintai. Maka ia akan senang dengan apapun yang berkaitan dengan yang dicintainya Sebaliknya, yang tidak menyukai atau membenci sesuatu, pastilah juga cenderung untuk tidak menyukai segala sesuatu yang berkaitan dengan apa yang dia tidak sukai itu Saya dulu ketika belum Muslim, tentu tidak menyukai adzan, meskipun tidak membencinya. Tapi saya bisa memahami, bisa mengerti dan memaklumi adzan yang 5x sehari itu, sebab saya tinggal di negeri yang mayoritasnya Muslim Ketika saya menjadi Muslim, adzan berubah menjadi sesuatu yang magical bagi saya. Adzan tidak hanya menjadi penanda shalat, tapi jadi anchoring tentang arti ketenangan dan kenyamanan Ketika pergi ke suatu negeri tanpa adzan, seolah ada sesuatu yang kurang, ada yang tak lengkap. Meskipun jadwal shalat sudah bisa didapatkan dari apps, adzan adalah sapaan bagi jiwa Lebih lucu lagi, puluhan tahun Indonesia merdeka, sampai saat ini setahu saya tak ada yang merasa terganggu dengan adzan, sebagai identitas dan syiar Islam, simbol Islam. Tapi kali ini dipermasalahkan, dianggap gangguan, bahkan disetarakan dengan gonggongan anjing Saya hanya menilik memeriksa hati sendiri, andai saya sudah tak suka, merasa tak tenang, merasa tak nyaman dengan simbol dan syiar agama yang jadi identitas agama Islam saya sendiri, apakah cinta untuk Allah dan Rasulullah itu masih di sana?

  26. 82

    Sensi Sama Hijab

    Kali ini ngobrol sama @UmmuAlila tentang yang lagi hangat, kenapa kaum ekstrimis radikal india pada sensi sama hijab, tentu dari sudut pandang kita berdua Dari sudut pandang saya yang dulu belum Muslim, dan punya issue dengan Islam, punya pandangan negatif tentang Islam, jangankan kerudung dan jilbab, atau Muslimah yang tutup aurat, bahkan nama kearab-araban aja masalah, pokoknya yang berkaitan dengan Islam itu bikin ilfeel Tapi anehnya bagi @UmmuAlila nggak gitu, meskipun dulu dia belum kerudungan, tapi dia sudah respek ke orang yang kerudungan, yang dia anggap adem, sejuk, salihah, baik dan tanpa masalah Ya intinya itu sih, kalau orang sudah nggak suka sama sesuatu, dia pasti akan cari-cari masalah, karena bagi orang sariawan, semua makanan itu nggak enak Begitulah narasi Islamophobia, yang beranggapan bahwa Islam itu adalah ancaman, maka semakin besar animo Islam, maka semakin besar juga masalah yang bakal dihadapi. Ini yang menurut kita terjadi di India Parahnya, Indonesia juga ingin digiring ke arah sana, seolah berkerudung itu menghilangkan budaya asli Indonesia, seolah Islam itu menghilangkan jatidiri bangsa karena dianggap meng-arab

  27. 81

    Tanda Cinta Suami Bagi UmmuAlila

    Saya melihat, banyak yang yang selama ini salah paham tentang cinta, ya setidaknya dari sudut pandang saya sih. Yang lelaki menyangka cinta dan sayang itu cukup dengan ngasih coklat, ngajak nonton, ngasih barang, dan semisalnya. Yang parahnya, ada lelaki yang ngerasa kalau wanita itu nggak mau menuhi permintaan dia, lantas wanita itu nggak sayang sama dia, padahal permintaannya itu kadang gawat bin mesum Repotnya ya itu juga, wanita zaman sekarang mengira bahwa sayang cuma selesai pada soalan fisik, ngapel malem minggu, perhatian lewat medsos, menuhi keperluan hidup, dan nggak terlalu posesif. Tapi memang semua tergantung pemahaman, dulu pas belum kenal Islam, saya juga ya begitu, cinta cuma terbatas pada ngasih coklat, kata-kata manis dan puitis, ngajak ke bioskop, megang tangan, cium kening, main kerumah, main kerumah agak lama, dan main kerumah pas dia lagi sendiri daaan.. *sensor Bagi mereka yang sudah mau lebih serius, lebih dewasa dan matang, bijaksana dan punya banyak referensi, tentu definisi dan tanda cinta itu berubah. Cinta itu lebih lekat pada hal-hal yang non fisik ketimbang fisik. Lebih kepada penjagaan, perlindungan, tanggung jawab, mengingatkan, dan membimbing pada masa depan Singkatnya, cinta itu nggak akan menuntut korban, justru mau berkorban. Cinta itu nggak menuntut, tapi malah memberi. Lebih sederhana, kalau kamu mencintai lawan jenis, serius itu menikahi dan menafkahi

  28. 80

    Kita Yang Selalu Perlu Uang

    Nggak ada yang salah ketika kita perlu uang, karena keperluan jasmani kita itu bisa dimudahkan pemenuhannya dengan uang. Bahkan, untuk bisa beramal salih kita pun memerlukan uang. Allah dengan nyata-nyata dalam kalam-Nya mengatakan ada 2 cara untuk berjihad, yaitu dengan harta dan jiwa Karena itulah saya dan @UmmuAlila selalu berusaha, bagaimana agar kami di-amanahkan oleh Allah untuk bisa punya penghasilan lebih. Supaya bisa membiayai dakwah, bukan dibiayai dakwah, menghidupi dakwah bukan hidup dari dakwah. Karena kita memang nggak perlu uang, tapi dakwah selalu perlu uang Karenanya saya dan @UmmuAlila merintis @HijabAlila, @AlFatihPress, @LemonAlila, @TerangTrip, @JajananSagalaAia, @SafiaNatural, @AiaBakery, @SeblakKoko, @AlilaBook. Doakan, semoga makin sedikit keperluan kita, hingga makin besar yang bisa digunakan untuk dakwah

  29. 79

    KDRT, Marital Rape, Legal Prostitution, Toxic Masculinity: They Said

    Mereka sepertinya masih sulit membedakan antara menutupi aib dengan menyetujui KDRT. Versi mereka, kalau nggak setuju KDRT pada wanita, maka harus mendukung gerakan feminisme, yang nggak setuju feminisme berarti kena toxic masculinity Mereka bilang asal ada consent (persetujuan, izin, sadar), maka meskipun zina nggak papa. Tapi meski sudah sah dalam pernikahan, tapi nggak ada consent itu artinya marital rape, pemerkosaan Lebih jauh lagi mereka bilang pernikahan itu legal prostotion, akal-akalan para lelaki trash untuk memperbudak wanita, dan merebut hak atas tubuh mereka yang harusnya mereka kuasai Dunia ini mau dibawa seperti yang mereka mau, lelaki urus dirinya sendiri, wanita urus dirinya sendiri, ayah nggak boleh nyampurin urusan anak, istri nggak boleh diatur suami, suami boleh jalan sama istri orang (asal sama-sama consent) Pernikahan dikritik dan dihujat, perzinaan dianggap wajar. Lalu seperti apa masyarakat yang mereka ingin wujudkan? Ada contoh keluarga seperti apa yang mereka ingin hasilkan? Peradaban apa yang sudah mereka hasilkan? Sementara Rasulullah mencontohkan keluarga yang sangat kita impikan, anak-anak yang jadi investasi ketaatan, peradaban yang memuliakan manusia, lelaki maupun wanita Mana yang kita pilih?

  30. 78

    Agar Tenang Jiwamu

    Seringkali kita menjadi sedih, stress atau depresi, sebab kita merasa bertanggung jawab padahal hal itu bukan urusan kita. Misalnya, kita merasa sedih saat belum bisa meng-Islam-kan orang-orang yang kita cintai, kita stress saat tak bisa berbuat apapun saat orangtua kita meninggal, atau hal semisalnya Padahal itu bentuk ge-er, merasa bahwa itu urusan kita, padahal bukan. Kita seringkali merasa gagal dalam sesuatu, padahal hal itu tidak pernah menjadi beban kita Terkisah bagi kita, saat Abu Thalib paman Rasulullah wafat, Rasulullah sangat mengharapkan beliau memeluk Islam, tapi wafatnya tidak dalam keadaan itu. Rasulullah tentu sangat bersedih, sebab salah satu orang yang paling beliau cintai tidak wafat dalam keadaan mengimani Allah Maka Allah menurunkan ayat untuk menghibur Rasulullah, Sungguh, engkau (Muhammad) tidak dapat memberi petunjuk kepada orang yang engkau kasihi, tetapi Allah memberi petunjuk kepada orang yang Dia kehendaki, dan Dia lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima petunjuk -QS 28:56 Seolah Allah ingin menegaskan, bukan salah Rasulullah, bukan pula tanda dakwahnya gagal. Sebab bukan Rasulullah yang menunjukkan Islam, akan tetapi hanya Allah yang menunjuki seseorang dengan Islam, dan Allah lebih tahu tentang siapa yang layak Islam itu indah, kita tidak diminta khawatir akan rezeki, ajal atau hidayah, sebab itu bukan beban kita, bukan urusan kita, above our paygrade. Akan tetapi Islam meminta kita mengurusi maksimal dan berusaha total dalam hal yang mampu kita kendalikan. Seperti berusaha yang halal, menjaga kesehatan semampu kita, dan belajar yang baik Bersyukur atas karunia, bersabar atas ujian, memilih yang terbaik dalam amal ketaatan. Bila kita melakukan semua itu, jiwa kita akan tenang, dan hidup bisa lebih dinikmati

  31. 77

    Bahasa & Sejarah

    Berbagi tentang pentingnya memahami bahasa dan sejarah, karena bahasa dan sejarah ini adalah sesuatu benang merah yang memberikan kita nilai dalam kehidupan kita, dan tentunya sebagai bagian penting dalam berdakwah membangkitkan Islam.

  32. 76

    Sharing Tentang Mendidik Anak 02

    Kali ini kita membahas tentang gadget dan mengapa kami tidak memperbolehkan anak-anak untuk menggunakan gadget Semoga ada manfaatnya

  33. 75

    Sharing Tentang Mendidik Anak 01

    Sejujurnya, saya dan @ummualila masih terbatas sekali ilmu tentang mendidik anak-anak, hanya banyak banget temen-temen yang minta sharing bagaimana cara kami mendidik anak-anak kami. Maka kami beranikan diri untuk berbagi, apa yang selama ini kami lakukan Disclaimer, saya dan @ummualila bukan pakar parenting, kita hanya orangtua yang sama seperti orangtua yang lain, yang khawatir akan anak-anaknya, karena itu berusaha yang terbaik untuk bisa mendidik anak-anak. Kami harap apa yang kami bagikan, meski sedikit, namun bisa memberikan kebaikan dan semangat bagi semua orangtua lainnya

  34. 74

    Seni Menghadapi Mertua

    Seni Menghadapi Mertua Salah satu pertanyaan yang paling banyak oleh jamaah nih, bagaimana cara kita bersikap di depan mertua? Dan saya pikir ini adalah problem semenjak zaman purbakakala hehehe.. Terkhusus antara ibu mertua dan menantu perempuannya Sampai ada kalimat, ibukota tidak sesadis ibu mertua, sampai pertanyaaan khas ibu mertua ke anak laki-lakinya, "Kalau ibu sama istrimu tenggelam di lautan, mana yang mau kamu selamatkan terlebih dulu? Ibu atau istrimu?" hehehe.. Mau tahu bahasannya, simak deh

  35. 73

    Bagaimana Cara Mengelola Waktu

    Banyak yang nanya, bagaimana cara saya dan @ummualila mengelola waktu. Padahal kita juga banyak lalainya dalam hal ini Tapi karena ini ceritanya adalah berbagi tentang pengalaman berbagi waktu dalam pernikahan, maka saya dan @ummualila coba untuk sharing ke temen-temen sekalian Semoga manfaat dan memberi kebaikan

  36. 72

    Mengelola Rasa Suka

    Ini tentang mengelola rasa, yang kita semua pasti pernah mengalami. Ada yang gagal, ada yang gagal banget. Tapi ada juga yang berhasil, minimal nggak sampai merugikan diri sendiri, atau bahkan bermaksiat Dari kemarin yang masih jomblo pada teriak, kapan dapat perhatian, nah ini materinya dibuat untuk yang masih jomblo Bagaimana cara mengelola rasa. Normal sih punya rasa suka, wajar banget sih demen sama lawan jenis. Hanya yang membedakan adalah cara kita meresponnya, bagaimana cara kita manage perasaan kita, itu yang membedakan orang sengsara sama orang yang bahagia

  37. 71

    Melewati Problem Keuangan Pengantin Baru

    Kali ini bareng @ummualila bahas bagaimana caranya melewati problem keuangan setelah pernikahan, yang sepertinya semua pasti mengalami. Atau kita aja ya? hehehe.. Yang paling penting adalah mindset kita dalam memandang dunia itu seperti apa, itu yang lebih banyak kita bahas di video ini. Mengenai tatacara teknisnya, saya yakin ada lebih dari 1000 cara untuk bisa melewati problem keuangan itu

  38. 70

    Tetap Perhatikan Baitul Maqdis

    Begitu krisis kemanusiaan di Baitul Maqdis ini tidak dianggap sebagai urusan dalam agama Islam, maka di saat itu juga kaum Muslim kehilangan potensi yang besar untuk bersatu, berukhuwah dan menolong saudaranya yang didzalimi oleh penjajah israel Sebaliknya, israel selalu menggunakan teks-teks agama, untuk memotivasi para yahudi untuk mendukung mereka. Karena mereka sangat paham bahwa dukungan akan lebih mudah didapat, andaikan mereka menggunakan agama untuk menarik simpati penganut yahudi Begitu pula, konflik internal yang terjadi di Palestina, tidak berarti menjadikan kita untuk menganggap wajar penjajahan, pembantaian yang terjadi di Baitul Maqdis. Apalagi membenarkan pendudukan israel sebab itu sudah diakui oleh "dunia modern", sudah didukung oleh PBB dan negara-negara yang berkuasa Rasulullah membangun kepedulian terhadap Baitul Maqdis lebih dari hanya urusan kemanusiaan, geopolitik, kekuasaan, atau apapun. Rasulullah membangun kesadaran kaum Muslim atas Baitul Maqdis berdasarkan agama yang kita anut, yaitu Islam Bila mereka yang bukan Muslim bersimpati kepada penduduk Palestina sebab kemanusiaan, tentu itu satu hal yang sangat baik. Akan tetapi, bila kaum Muslim juga mencukupkan diri sama seperti itu, maka dimana kesadaran yang Rasulullah ajarkan pada kita? Tetap perhatikan Baitul Maqdis, sebagaimana Rasulullah memperhatikannya. Tetap bangun kesadaran akan pentingnya Baitul Maqdis, sebagaimana Rasulullah melakukannya pada para sahabat. Tetap tanamkan, keberpihakan pada Baitul Maqdis dan penduduknya adalah urusan agama kita

  39. 69

    Krisis Palestina Itu Masalah Agama

    Dalam memanah, meleset bidikan 1° saja, akan menjadikan lesatan panah meleset puluhan meter dari target. Sama dengan memahami masalah Palestina, salah memahami akarnya, menjadikan ngawur pembahasannya Salah satu akar masalah yang penting adalah, apakah krisis Palestina ini adalah urusan agama atau hanya urusan politik, perebutan tanah & kekuasaan, atau sekedar dagang senjata? Zionis israel sendiri sudah jelas sejak awal, negara mereka adalah negara yahudi, cita-citanya berdasar agama, karena itu wilayah yang dipilih pun berdasarkan teks agama, benderanya juga, sikapnya juga Hanya, bila zionis membiarkan Muslim memahami ini masalah agama, mereka pasti dalam masalah besar, karena itu framing mereka adalah ini bukan masalah agama, agar kaum Muslim terpecah, tak peduli, bodo amat Karena itulah zionis mengembangkan narasi, setelah PD 1, semua tanah milik Inggris, yang memberikan pada mereka tanah Palestina, case closed, LBB & PBB pun sudah merestui, mereka negara legal Belum lagi logical fallacy yang mengatakan bahwa semua salahnya HAMAS, yang membela diri yang fight back. Kedamaian nggak tercipta karena rakyat Palestina masih melawan. Bila logika ini dikembangkan, bahaya, tak perlu ada perjuangan melawan penjajah. Belum lagi watak yahudi dan track record mereka yang selalu mengkhianati perjanjian. Kenapa tidak di-mention, berapa banyak pembunuhan dan pembantaian oleh israel? Kenapa yang disalahkan yang membela diri? After all, ternyata semua pembahasan dibalut dengan "radikalisme", ya sudahlah, nggak perlu bahas apapun. Kalau semua konten mau dibahas "radikalisme", maka semua yang nggak setuju israel, cap aja radikal, selesai Kalau Allah dan Rasul saja menegaskan, Baitul Maqdis itu selalu urusan agama bagi kita, maka siapa kita berani bernarasi sebaliknya?

  40. 68

    Bukan Urusan Agama

    Islam itu diin, diin itu bila diartikan, paling dekat ya artinya agama, walau kata "agama" nggak mewakili kata "diin", yang lebih dekat dengan kata "millah" Millah sendiri berarti cara hidup, prinsip dan pandangan hidup, cara manusia menjalankan kesehariannya. Bagaimana adab dan akhlaknya, ekonomi, politik, sosial budayanya, dan segmen hidup lainnya Sederhananya, Islam itu adalah diin (agama), paket lengkap komprehensif yang mengatur manusia dalam tiap aktivitasnya. Mulai dari cara masuk ke kamar kecil, hingga mengatur negara Karena Islam memandang, apapun yang dibuat manusia dari yang besar sampai terkecilnya, semua akan dihisab oleh Allah, berdasarkan aturan komprehensif (syariat) yang Allah turunkan itu Jadi, adalah tidak mungkin, seorang Muslim tidak "Bawa urusan agama" dalam kehidupan mereka, karena Allah pun tak absen dalam mengawasi manusia dimanapun, kapanpun, siapapun itu Tapi para penyeru "Jangan bawa agama, ini bukan urusan agama", jelas berkepentingan untuk selalu mengoceh tentang urusan itu. Mengapa? Setidaknya ada 2 yang mereka dapatkan: 1. Kaum Muslim tidak akan mengaitkan permasalahan mereka dengan solusi yang ditawarkan Islam dalam Al-Qur'an dan As-Sunnah, hingga mereka bisa bebas memberi solusi sesua hawa nafsu mereka 2. Kaum Muslim dipecah belah, sebab ketika sesuatu bukan urusan agama, maka mereka tidak merasa itu masalah mereka juga sebagai seorang Muslim, padahal Nabi katakan Muslim itu satu tubuh Bisa jadi, kata-kata "Jangan bawa agama, ini bukan urusan agama" tepat untuk selain Islam. Tapi bila itu Muslim, sangat FAIL, sebab mati saja kita mau dengan agama, apalagi hanya hidup

  41. 67

    Yang Lebih Berbahaya Dari Zionis Penjajah

    Eh emang orang di Palestina itu manhaj akidahnya apa sih? Bukannya mereka di Baitul Maqdis itu ahlu bid'ah, pelaku kesesatan ya? Hamas itu organisasi teroris! Buatan Yahudi dan Amerika, Syiah juga, gausah bantu! Harusnya Muslim Palestina itu hijrah, bukan melawan yahudi Sedih ya membaca dan mendengar kalimat begitu, yang justru diucapkan sekelompok Muslim ketika zionis biadab membunuhi saudara kita di Baitul Maqdis, dan ramai Muslim dunia membelanya Dalam Islam, kita meyakini kemenangan itu datangnya dari Allah, bukan dari kekuatan kita, bukan dari banyaknya jumlah kita, atau hebatnya strategi perang kita Sebaliknya, kekalahan itu tersebab karena maksiat kita, jauhnya kita dari kebenaran, atau rendahnya ketaatan kita pada Allah, singkatnya, karena maksiat yang kita lakukan Berkaitan ini Khalifah Umar pernah menulis kepada Saad bin Abi Waqqash, panglima pembebas Persia: "Aku memerintahkanmu dan pasukanmu berhati-hati terhadap maksiat, lebih dari hati-hati terhadap musuh. Karena maksiat yang kalian lakukan lebih aku khawatirkan dari kekuatan pasukan musuh" Allah mengingatkan, "Dan taatilah Allah dan Rasul-Nya dan janganlah kamu berselisih, yang menyebabkan kamu menjadi gentar dan kekuatanmu hilang dan bersabarlah. Sungguh, Allah beserta orang-orang sabar" QS 8:46 Perselisihan, perdebatan, tidak adanya persatuan, inilah yang jauh lebih berbahaya dari kekuatan musuh manapun. Sebab ketika kita berpecah-belah, Allah takkan menolong kita, sebab itu kemaksiatan serius Karena itu dalam hal apapun, persatuan kaum Muslim itu lebih berarti dan harus dijaga, ketimbang hal-hal remeh yang belum tentu kebenarannya Untuk meminimalisir perpecahan, ada beberapa hal yang bisa kita lakukan 1. Mengetahui "Kenapa/Why" kita melakukan suatu aktivitas 2. Menerima bahwa kaum Muslim boleh saja berbeda, dan berbeda bukan berarti harus membenci, hormati selama pendapat itu berdasar dalil 3. Memahami bahwa tiap-tiap kita punya amanah yang berbeda-beda dari Allah, berlomba dalam kebaikan Yang sudah jelas diuntungkan ketika kaum Muslim berselisih dalam urusan Baitul Maqdis ini adalah penjajah zionis. Kita bersatu melawan kebiadaban kemanusiaan ini saja, belum tentu kita menang, apabila kita berselisih, kemungkinan kita kalah, yang sudah pasti kita bermaksiat Bila kita tak ingin membantu, tak apa, minimal diam. Jangan menjadi beban dengan membuat yang lain menjadi ragu

  42. 66

    Sejarah Baitul Maqdis 02 - Solusi Krisis Palestina

    Untuk tulisan lengkap tentang Sejarah Baitul Maqdis, silakan dibaca di https://t.me/felixsiauw/4773

  43. 65

    Sejarah Baitul Maqdis 01 - Akar Krisis Palestina

    Untuk tulisan lengkap tentang Sejarah Baitul Maqdis, silakan dibaca di https://t.me/felixsiauw/4773

  44. 64

    Asal Mula #UdahPutusinAja dan #YukBerhijab

    Sharing kali ini menceritakan tentang bagaimana hashtag #UdahPutusinAja dan #YukBerhijab berawal. Mulai dari perubahan lanskap dakwah, hingga munculnya dominasi Muslimah dalam dakwah milenial

  45. 63

    Takut Nggak Diselingkuhi?

    Semoga manfaat buat temen-temen sekalian yang khawatir bosan sama pasangan. Langgeng-langgeng dan baik-baik yaa..

  46. 62

    Kepo Wakaf Uang

    Cuaca kering dan panas saat itu hampir saja melelehkan gunung, sedang keadaan kaum Muslim sedang sangat sulit sebab paceklik yang melanda. Karena itu Rasulullah menyeru pada kaum Muslim, siapakah yang ingin memberikan hartanya, membiayai jaisyul 'usrah (pasukan sulit), berjihad ke Tabuk yang berjarak hampir 700 km jauhnya Utsman bin Affan datang pada Rasul, menyerahkan 970 ekor untanya, berikut 50 kuda, beserta 700 uqiyah emas (Rp 21.2 milyar, 1 gram emas = Rp 956.000). Abdurrahman bin Auf datang dengan 200 uqiyah emas (Rp 6 M). Umar bin Khaththab datang dengan 1/2 hartanya, dan Abu Bakar malah menyedekahkan 100% hartanya Para sahabat berinfaq dengan maksimal, ketika Rasulullah sebagai kepala negara menyeru mereka, tanpa khawatir atau ragu dengan rezeki Allah. Semua sahabat berlomba-lomba untuk memenuhi seruan Rasdulullah, dan lebih hebatnya itu semua adalah infaq mereka dalam keadaan sempit dan susah Kok bisa sih? Ya bisa lah, karena mereka sudah TRUST pada Allah dan Rasul-Nya. Sebab dalam Islam, ketika manusia sudah punya iman (TRUST) pada Allah dan Rasul, maka sangat ringan bagi mereka untuk menginfakkan harta. Tak hanya sekali, tapi kapanpun Allah dan Rasul memerlukannya Pengorbanan itu tidak tiba-tiba, harus didahului dengan keyakinan. Maka Rasul berpesan pada Muadz saat mengutusnya ke Yaman, untuk mengajak manusia bersyahadat, ajari mereka menegakkan shalat, barulah ambil zakat dari mereka. Karena mengorbankan harta adalah konsekuensi keimanan Berkali-kali Allah mengaitkan jihad dengan dua hal, jiwa dan harta, dan siapa yang diseru untuk mengorbankan harta? Hanya orang yang beriman. Sebab mereka yang tak beriman, takkan tertarik kecuali investasi dan keuntungan dunia, sebab mereka tak meyakini hidup setelah dunia Zaman now, kita diminta wakaf uang, sementara iman-nya nggak didahulukan. Lebih parah lagi, Islam dijadikan tertuduh, perilakunya Islamophobia, kriminalisasi ulama telanjang terjadi, ketidakadilan jadi tontonan sehari-hari, dana sosial dikorupsi. Di tengah-tengah itu tanpa malu meminta, "Ayo wakaf uang!". What? Padahal, andaikan pemimpin mencontohkan kepedulian terhadap agama, meyakinkan bahwa kesemuanya ini adalah bagian untuk menegakkan agama, dan memberikan kebaikan bagi semuanya. Saya yakin tanpa perlu meminta saja, rakyat sudah pasti akan inisiatif membantu dan mengumpulkan segenap kekuatan Atau, andaikan, yang meminta wakaf uang itu adalah "Dia yang sekarang terdzalimi di penjara", kira-kira apalah kaum Muslim rela memberikannya? Tulis di komen deh. Harusnya pemerintah introspeksi. Face it, admit it, trust is the problem. Jangan Islam dibully, yang nista Islam didiamkan, yang hina Islam bebas berkeliaran, sementara ulama dipenjarakan, dikatakan radikal, intoleran, syariat ditolak, khilafah dimonsterisasi. Giliran urusan duit, mintanya juga dari wakaf Padahal taipan-taipan uangnya banyak, kenapa tak diminta buat Indonesia? Kita sudah tau jawabnya. Dan sejarah memberitahu, adalah kaum Muslim, yang paling peduli negerinya. Yang bukan hanya korbankan harta, tapi juga nyawa, andai diperlukan melindungi negeri yang menjamin tegaknya agama mereka

  47. 61

    Cinta Abdul Hamid II Pada Rasulullah

    Pada 1900, Sultan Abdul Hamid II berencana membuat megaproyek Khilafah Utsmani, Hejaz Railway, yang menghubungkan Istanbul, Damaskus, dan Makkah-Madinah Selain tujuan politis untuk mempererat wilayah kaum Muslim, secara militer menjadi penting sebab invasi Inggris dan Perancis, yang utama adalah tujuan religius, mempermudah jalur haji Yang menarik, ketika mendekati kota Madinah, sekitar 40 km sebelumnya, Sultan memerintahkan pada para pekerja, untuk melapisi palu dan besi mereka dengan kain wol tebal Sultan berkata, "Jangan sampai pekerjaan kita mengganggu istirahat Rasulullah Muhammad". Maka pekerjaan pun dibuat se-senyap mungkin. Begitulah cinta Abdul Hamid pada Rasulullah Beliau selalu melibatkan Allah dalam tiap keputusannya, selalu bershalawat tiap malam pada Rasulullah. Beliau yakin, Allah pasti akan memuliakan siapapun yang memuliakan Rasul-Nya Tahun 2018, kali pertama makam Abdul Hamid di Istanbul dibuka setelah tahunan renovasi panjang. Ketika mendatangi makam beliau, saya baru menyadari satu hal yang berkesan Di sepanjang jalur kereta tramvay T1 Istanbul, hanya ada satu wilayah yang rel-nya dilapisi karet. Di depan makam Sultan Abdul Hamid II. MasyaAllah, Allahumma shalli 'ala sayyidina Muhammad Seolah rakyat Turki ingin berucap: "Ya Allah, sebagaimana Sultan Abdul Hamid II memuliakan Rasulullah, maka muliakanlah dirinya". Sebagaimana ia menjaga istirahat Rasulullah, begitu ia dijaga saat beristirahat Itulah formula hidup ini, terutama bagi Muslim. Bila kita memuliakan manusia paling mulia, maka kita pun akan dimuliakan oleh manusia. Sebagaimana kita mencintainya, begitu pula kita akan dicintai Sebab penduduk langit mencintai dan memuliakan siapapun yang mencintai dan memuliakan kekasih mereka, Rasulullah Muhammad. Begitupun siapapun yang merendahkan dan menghina Rasulullah Muhammad, dia akan dibenci dan dihinakan penduduk langit dan bumi Allahumma shalli 'ala sayyidina Muhammad

  48. 60

    Islamophobia

    Salah Mereka Yang Cadaran Apa Sih? Aku nggak pernah lihat ada Muslimah bercadar yang bakar bendera merah-putih, tapi aku pernah menyaksikan bendera Rasulullah dibakar penuh kebengisan Aku juga nggak pernah lihat Muslimah bercadar menghalang-halangi pengibaran bendera merah-putih, tapi aku pernah saksikan bendera Rasulullah dirampas dan direbut secara kasar Aku nggak pernah tau ada Muslimah bercadar memukuli saudarinya sesama Muslimah, yang pernah aku lihat, pria gempal berotot, memukuli sadis Muslimah bercadar di keramaian Aku menyaksikan bendera zionis berkibar di tanah syuhada, diatas darah-darah mereka yang bersyahadat. Kalian bisa menerima itu, tapi tak punya ruang diskusi bagi bendera bertulis syahadatain Lalu apa yang menyebabkan kebencian bersarang di dada kalian, hingga kalian gambarkan seolah Muslimah bercadar itu sangat kasar, bak teroris profesional? Lalu mengapa hasad di hatimu begitu membara, hingga menarik lepas cadar dan membuangnya dengan penuh penghinaan, engkau jadikan sebuah tayangan kemenangan? Apa yang merasuki kalian hingga sangat nyaman bergaul dengan pemakai rok mini, tapi sangat sangar menanggapi mereka yang bercadar dan berjanggut? Disaat rokok dianggap ikhtilaf fiqih, tapi khilafah malah dituduh ajaran terlarang. Komunisme yang nyata membantai dianggap remeh, tapi sesama saudara Muslim dihinakan, dilaporkan Mengapa pula kalian ikut-ikutan memaki agama, mengolok-oloknya dengan sebutan "take a beer", mabok agama, kadrun, dan segala ungkapan yang merendahkan Jika toleransi itu bukan omong kosong, maka saudara sesama Muslim layak mendapatkan yang pertama, sebelum yang lain. Harusnya yang beriman lebih layak dihargai Sebodoh-bodohnya manusia, adalah yang berharap ridha manusia dengan meninggalkan ridha Allah. Sekarang lebih lagi, berharap makan dari yang kafir, dengan menjual daging saudara sendiri

  49. 59

    Inspirasi Buku Al-Fatih 1453

    Buku "Muhammad Al-Fatih 1453" bisa didapatkan di bukusip.com

  50. 58

    4 Poin Menjawab Tuduhan Pola Radikalisme Di Masjid

    Langsung aja deh, biar nggak terlalu bertele-tele, 1. Penguasa mengesankan, seolah masalah dan ancaman terbesar bagi Indonesia adalah radikalisme, sehingga untuk de-radikalisasi, harus dilakukan apapun juga, termasuk 3-4 menteri yang khusus diangkat untuk de-radikalisasi, termasuk Menteri Agama Sejak awal 2017, di Masjid Gede Kauman Jogja saya sudah sampaikan, saya curiga program De-Radikalisasi dari penguasa sebenarnya adalah De-Islamisasi Kenapa? Sebab semua program De-Radikalisasi ini hanya tertuju kaum Muslim, terutama yang disebut "Barisan 212", atau Muslim yang selama ini punya pandangan berbeda dengan mereka 2. Penguasa menjadikan radikalisme sebagai threat, ancaman, ketakutan, lalu menjual "obat" dari radikalisme itu, seolah jadi pahlawan, padahal sangat sarat kepentingan Misal, menuduh PTN radikal, membesar-besarkan di media, lalu mengganti rektor, menghapus pogram kaderisasi Masjid, dan diberikan pada siapapun pendukungnya, agar tak ada kritik Dalam kasus "Radikalis Good-Looking", Menag jelas menawarkan solusi, "Agar pengurus masjid itu dari pemerintah", agar bisa kendalikan aktivitas Masjid. Persis kayak di Cina ya? 3. Apa indikasi radikalisme itu? Standarnya apa? Lucu kan ketika salah satu lembaga survei menjadikan saya ustadz no. 2 paling radikal? Apa ukuran radikal? Kalah ganteng? Kalah pinter? Bagi Fir'aun, Musa itu radikal abis. Bagi peradaban jahil, Islam itu mengubah secara radikal blas. Ukuran radikal apa? Kasitau dong? Dan jangan jadi bola liar, ditentuin seenak-enaknya 4. Ada banyak masalah yang lebih ngeri dari "so-called radicalism". Pesta sex sejenis, kemesuman di kanal-kanal sosial-media, ekonomi meroket nggak karuan, yang jelas jauh lebih perlu ditangani Jadi radikal ini sepertinya cuma cara untuk membungkam siapapun yang berseberangan dengan penguasa, agar semua diam terhadap kedzaliman. Rumusnya, selain dia ya radikal, gitu? Makanya wajar kalau ada ketua partai yang kayak ngirim pesan, "Kalau partai gue kalah, itu berarti negeri anda gak serius pancasila". Main klaim, mumpung penguasa Nggak mau taat terserahlah, tapi jangan tuduh yang mau taat itu radikal. Nggak hafidz nggak dosa, gak good looking gapapa, tapi curigain good-looking yang demen ke masjid. Itu jahad pak

Type above to search every episode's transcript for a word or phrase. Matches are scoped to this podcast.

Searching…

No matches for "" in this podcast's transcripts.

Showing of matches

No topics indexed yet for this podcast.

Loading reviews...

ABOUT THIS SHOW

penulis, pengemban dakwah, bersama yang menginginkan kebangkitan Islam

HOSTED BY

Felix Siauw

URL copied to clipboard!