A Spiritual Journey from Dust to the Fire of Mission podcast artwork

PODCAST · religion

A Spiritual Journey from Dust to the Fire of Mission

THE SPIRITUAL PILGRIMAGE FROM ASHES TO THE FIRE OF MISSION is an inner transformation that moves from the dust of repentance toward the fire of mission. From the ashes that remind us of our fragility, we are led toward the flame of the Holy Spirit, who sends us forth and gives us life. The meditation is provided in three languages (English, Indonesian and Japanese). Please kindly consider the language you would like to meditate. Father Robertus Bambang Rudianto SJ.

Publisher-supplied feed metadata · PodParley refreshed May 16, 2026 · Source feed

  1. 27

    御聖体の祝日

    今日の黙想は、エマオへ向かう弟子たちの旅のように、戸惑いの中から始まります。けれども、主はその道の途中に、すでに歩み寄っておられるのです。見えなくても、わからなくても、主は共に歩いてくださる。今日の第一朗読では、神がエジプトの頑なさのただ中に御手を伸ばされる姿が語られます。出エジプトの出来事は、単なる昔話ではありません。人間が自分の力で世界を支配できると思い込んだとき、その傲慢さがどれほど重いものになるかを、私たちに思い起こさせます。けれども同時に、神は民の叫びを見捨てない方だということも、そこに示されているのです。詩編147編は、その神を讃えます。主はエルサレムを建て上げ、打ち砕かれた心を癒し、天の雲をまとい、御言葉を地に送ってくださる。しかも主は、私たちに最良の小麦を与え、平和を置いてくださる方です。飢えと渇きのただ中で、私たちが本当に必要としているものを、神はちゃんと知っておられるのですね。そして使徒パウロは、コリントの教会に向けて、こう語ります。私たちが祝福の杯を祝福するとき、それはキリストの血にあずかること、裂かれたパンをいただくとき、それはキリストの体にあずかることだ、と。ひとつのパンを分かち合うことで、私たちは多くいても、ひとつの体になる。ここに、教会のいちばん深い神秘があります。ヨハネ福音書では、主イエスがはっきりと言われます。『わたしは、天から降ってきた生けるパンである。』そして『わたしの肉を食べ、わたしの血を飲む者は永遠の命を得る』と。少し厳しく聞こえるかもしれません。けれども、これは脅しではなく、招きです。主は、ご自身を惜しまず与え尽くして、私たちに命をお与えになるのです。

  2. 26

    Feast of the Body and Blood of Christ

    Today we celebrate the Feast of the Body and Blood of Christ, and the Church places before us a beautiful movement of faith: God rescues, God nourishes, God unites. The readings remind us that the Lord does not remain distant; He feeds His people, He blesses the cup, He gives Himself as living bread. And that is not poetry alone. It is the heart of Christianity. Jesus does not simply teach us a doctrine about love; He gives us His very self as food for the journey.Look at John 6:51-58. Jesus says, 'I am the living bread that came down from heaven.' He does not say, 'I will point you to bread,' or 'I will teach you about bread.' He says, 'I am.' This is the mystery of presence. The Gospel is not only an invitation to admire Jesus from a distance; it is an invitation to receive Him, to remain in Him, and to let His life flow into ours. [pause] When we come to the Eucharist, we come to the love that has chosen to stay.From a theological point of view, the Eucharist reveals three things at once. First, God is self-giving: He gives His Body and Blood, not as a symbol of absence, but as sacrament of nearness. Second, salvation is communion: 'The one who eats my flesh and drinks my blood remains in me and I in him.' Third, the Christian life is meant to become Eucharistic itself—thankful, broken for others, and offered in love. So the Mass is not only something we attend; it is a way of becoming.

  3. 25

    Minggu Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus

    Pada Minggu Tubuh dan Darah Kristus ini, Gereja menuntun kita bukan hanya untuk mengingat Yesus, tetapi untuk mengalami bahwa Ia sungguh hadir, sungguh memberi diri, dan sungguh menjadi hidup kita.Marilah kita mulai dengan doa pembukaan: Tuhan Yesus Kristus, Sang Roti Kehidupan. Kami datang ke hadirat-Mu dengan kesadaran akan kelemahan dan rasa lapar jiwa kami. Terangilah akal budi kami dan singkirkanlah segala keraguan kami yang sering tertipu oleh panca indera pada hari ini. Persiapkanlah batin kami melalui Sabda-Mu, agar di akhir permenungan ini, kami sungguh siap merobohkan keangkuhan kami dan menyerahkan seluruh hidup kami untuk menyatu secara penuh dengan Daging dan Darah-Mu yang kudus. Amin.Injil Harian Tahun A ini kita terima sebagai fondasi. Sabda Tuhan bukan hiasan rohani, bukan pelengkap kegiatan, melainkan tanah tempat kita berpijak. Kalau fondasinya goyah, seluruh bangunan batin mudah retak. Maka sebelum bicara banyak hal, kita perlu bertanya: sudahkah hati saya sungguh siap mendengar Tuhan?Bacaan dari Kitab Ulangan mengingatkan umat bahwa Tuhan membiarkan mereka lapar di padang gurun, lalu memberi manna, supaya mereka belajar bahwa manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap sabda yang keluar dari mulut Allah. Ada pendidikan iman di sana. Tuhan tidak sekadar mengisi perut; Ia membentuk hati agar tidak sombong ketika kenyang dan tidak putus asa ketika kekurangan.Dan perhatikan juga akhir dari bacaan itu: ketika umat tiba di tanah yang baik, di tanah yang penuh sungai, gandum, anggur, dan minyak, mereka dipanggil untuk tidak melupakan Tuhan. Saudara-saudari, kelimpahan justru sering lebih berbahaya daripada kekurangan, karena dalam kelimpahan kita mudah lupa sumber berkat. Maka Ekaristi hari ini seperti alarm kasih: jangan pernah lupakan Allah yang memberi hidup.Mazmur tanggapan lalu bernyanyi tentang Tuhan yang menguatkan pintu gerbang, memberkati anak-anak, memberi damai, dan mencukupkan kita dengan gandum terbaik. Jadi Allah itu bukan hanya Allah yang meminta, tetapi Allah yang memberi. Ia mengetahui kebutuhan kita bahkan sebelum kita mampu merangkainya dalam kata. Ia mengenal lapar tubuh kita, tetapi juga lapar jiwa kita.Di sini saya ingin membuka Jendela Ignasian. Santo Ignatius Loyola mengajarkan kita discernment, pembedaan roh, supaya kita tahu mana yang benar-benar berasal dari Tuhan dan mana yang cuma memanjakan ego. Dalam hidup modern, banyak suara berkata: kejar ini, simpan itu, lindungi citra, amankan diri. Tetapi Kristus mengajak kita menata afeksi, melepaskan lekatan tak teratur, dan memilih yang lebih besar demi kemuliaan Allah.Maka pertanyaan Ignasian hari ini sangat sederhana: apa yang selama ini saya gigit seperti roti, padahal tidak mengenyangkan? Apakah pujian manusia? Apakah kenyamanan? Apakah rasa aman palsu? Kalau saya jujur, sering kali hati kita kenyang oleh hal yang salah. Ekaristi datang untuk memurnikan selera batin kita, supaya yang paling kita rindukan adalah Tuhan sendiri.Lalu Rasul Paulus berkata bahwa roti yang kita pecah-pecahkan adalah persekutuan dengan Tubuh Kristus, dan karena itu kita yang banyak menjadi satu tubuh. Ini sangat kuat, saudara-saudari. Komuni bukan pengalaman privat. Komuni membuat kita saling terhubung, saling menanggung, saling memaafkan, dan saling melengkapi. Kalau saya menerima Kristus tetapi masih memelihara permusuhan, berarti saya belum sungguh masuk ke dalam logika roti yang satu.Di sini Jendela Fransiskan menegur dan meneguhkan kita. Santo Fransiskus Asisi memandang dunia sebagai rumah bersama, dan semua makhluk sebagai saudara. Kalau Kristus rela memecah-bagikan tubuh-Nya, maka kita pun dipanggil memecah-bagikan hidup, waktu, perhatian, dan harta kita. Ekaristi harus melahirkan kesederhanaan, persaudaraan, dan pertobatan ekologis: menghormati bumi, menghormati orang kecil, dan tidak hidup serakah.

  4. 24

    Solemnity of the Most Holy Trinity

    Today we celebrate the Solemnity of the Most Holy Trinity, and the Word given to us is a river of mercy: The Lord, a merciful and gracious God, slow to anger and rich in kindness; and again, For God so loved the world that he gave his only Son, so that everyone who believes in him might not perish but might have eternal life.Before we reflect, let us start we opening prayer: the Holy Triune God, the Father, the Son, and the Holy Spirit. We come into Your presence with hearts that long to enter into the fellowship of Your love. Enlighten our minds and put away all our worldly attachments today. Prepare our minds through Your Word, so that at the end of this meditation, we are truly ready to let go of our egos and put our whole lives into the hands of Your organization in its entirety. Amen.The mystery of the Trinity is not a puzzle for the mind alone. It is the revelation that God is communion: Father, Son, and Holy Spirit living in eternal love. Exodus gives us a beautiful name for God: merciful, gracious, slow to anger, rich in kindness and fidelity. Paul then blesses the community with the grace of Jesus Christ, the love of God, and the fellowship of the Holy Spirit. And the Gospel of John places all of this at the center of salvation: God loved the world so deeply that he gave his Son.So Trinity Sunday is not abstract. It tells us that the deepest truth about reality is love. God does not remain distant. He draws near, gives himself, and invites us into communion. John 3 reminds us that the Son is not sent to condemn the world, but to save it. That means we are not invited to live in fear, but in trust. Not in suspicion, but in faith. Not in isolation, but in loving relationship with the God who seeks us first.

  5. 23

    三位一体の祝日

    今日は、聖霊降臨後の主日ではなく、三位一体の神秘を祝う日です。この神秘は、難しい理屈ではありません。むしろ、私たちを包む愛の深さそのものです。出エジプト記では、モーセがシナイ山で主の名を聞きます。主はご自分をこう示されます。『憐れみ深く、恵みに富み、忍耐強く、慈しみとまことに満ちておられる。』これは、わたしたちがまず知るべき神の姿です。神は厳しい判決から入るのではなく、まずご自分の憐れみを明かされるのです。[pause] ですから、三位一体の神秘を考えるとき、私たちはまず愛に出会います。聖書の神は、孤独な力ではありません。御父は愛し、御子はその愛を十字架の上で完全に示し、聖霊はその愛を私たちの心に注ぎます。三位一体とは、神の内部にある永遠の交わりです。そして驚くべきことに、その交わりに私たちが招かれているのです。神を『理解する』前に、神に『引き込まれる』。これが信仰の道です。ダニエル書の賛歌は、すべての被造物が主をほめたたえるよう招きます。火よ、熱よ、雨よ、光よ、すべてのものが神をたたえよ、と。ここにはフランシスコ的なまなざしがあります。世界は支配するための対象ではなく、賛美するための贈り物です。[pause] 被造物を兄弟姉妹として見るとき、私たちの心はやわらぎます。自然を粗末に扱うとき、私たちは神への賛美も傷つけてしまうのです。そして、第二コリントの最後で、パウロは美しい祝福を述べます。『主イエス・キリストの恵み、神の愛、聖霊の交わりが、あなたがた一同と共にあるように。』これは三位一体そのものを、教会の祈りとして歌っているようです。恵み、愛、交わり。兄弟姉妹の皆さん、ここに教会の姿があります。私たちは神を一人で抱えるのではなく、交わりの中で生きるのです。ヨハネ福音書は、福音の心臓部を一言で示します。『神は世を愛された。独り子をお与えになったほどに。』神は世を裁くためではなく、救うために御子をお遣わしになりました。ですから、私たちが神の前で感じるべき第一の感情は恐れではなく、信頼です。もちろん、光に照らされるとき、私たちの影も見えてきます。しかしその光は、私たちを焼き尽くすためではなく、癒やし、立ち上がらせるための光です。

  6. 22

    Minggu Hari Raya Tritunggal Mahakudus

    Hari Minggu Tritunggal Mahakudus pada hari Minggu 31 Mei 2026. Bacaan harian menuntun kita masuk ke dalam misteri yang sangat indah: Allah bukan Allah yang jauh, melainkan Allah yang mendekat, menyapa, mengasihi, dan tinggal bersama umat-Nya. Marilah kita awali dengan doa pembukaan: Allah Tritunggal yang Mahakudus, Bapa, Putra, dan Roh Kudus. Kami datang ke hadirat-Mu dengan hati yang rindu untuk masuk ke dalam persekutuan cinta-Mu. Terangilah akal budi kami dan singkirkanlah segala kelekatan duniawi kami hari ini. Persiapkanlah batin kami melalui Sabda-Mu, agar di akhir permenungan ini, kami sungguh siap melepaskan ego kami dan menyerahkan seluruh hidup kami ke dalam tangan penyelenggaraan-Mu secara utuh. AminKita mendengar dari Kitab Keluaran, ketika Musa naik ke gunung dan menerima kembali hukum Tuhan. Yang menarik, Musa tidak mulai dengan prestasi, melainkan dengan permohonan belas kasih: 'Ya Tuhan, berjalanlah di tengah-tengah kami.' Lalu Tuhan menyingkapkan nama-Nya: Allah penyayang dan pengasih, panjang sabar, berlimpah kasih setia dan kesetiaan. Jadi, fondasi iman kita bukan pertama-tama aturan, melainkan belas kasih.Lalu Mazmur Tanggapan mengangkat kita ke dalam pujian. Segala ciptaan diajak memuliakan Tuhan: matahari, bulan, bintang, orang-orang benar, orang-orang sederhana. Seolah-olah alam semesta sendiri berseru, 'Tuhan itu kudus, Tuhan itu baik.' Ketika hati kita sedang kusut, mazmur mengingatkan bahwa dunia ini tetap berada dalam pelukan Pencipta yang setia.Dan di surat kepada jemaat di Korintus, Paulus memberi salam yang sangat kita kenal, tetapi sering kita dengar tanpa benar-benar merenungkannya: kasih karunia Tuhan Yesus Kristus, kasih Allah, dan persekutuan Roh Kudus menyertai kamu sekalian. Ini bukan sekadar penutup liturgi. Ini adalah jantung iman kita: Allah itu persekutuan kasih, bukan kesendirian yang dingin.Lalu Injil Yohanes berkata sangat tegas: 'Begitu besar kasih Allah akan dunia ini sehingga Ia mengaruniakan Putra-Nya yang tunggal.' Perhatikan, dunia yang dikasihi Allah itu bukan dunia yang sempurna, melainkan dunia yang luka, gaduh, dan sering menolak terang. Justru di situlah kasih Allah bekerja. Yesus tidak datang untuk menghukum dunia, melainkan untuk menyelamatkannya.Saudara-saudari, di sinilah kita belajar melihat Tritunggal Mahakudus bukan sebagai rumus yang rumit, tetapi sebagai hidup Allah yang mengalir ke dalam hidup kita. Bapa mencipta dan mengasihi, Putra menebus dan menyelamatkan, Roh Kudus menghidupkan dan menguduskan. Kalau begitu, pertanyaannya sederhana: apakah hidup kita sudah menjadi ruang di mana kasih itu dapat tinggal?

  7. 21

    弟子としての霊的な旅

    イエスが十字架上で亡くなった後、希望を失い、人生の方向を見失った二人の友人がいました。彼らはエルサレムからエマオへと当てもなく歩いていましたが、これはまさに神の不在の中で生きるこの世の状況を象徴しています。しかし、イエス・キリストが彼らの中に現れたとき、何が起こったのでしょうか。人間的な悲しみによって閉ざされていた彼らの心は、聖書の預言すべてに示されている神の意識によって徐々に開かれ、彼らの心は燃え上がったのです。この『内なる巡礼 — 宣教の友』は、このエマオの弟子たちの旅から霊感を得ています。この内なる巡礼は、聖イグナチオ・デ・ロヨラ、聖フランシスコ・アッシジ、聖テレサ・オブ・カルカッタ、そして福者カルロ・アクティスという、四つの霊的窓を通して深められます。これら四つの霊性が、典礼年A年の日々の朗読を熟考する際の私たちのレンズとなるでしょう。では、この四つの霊的柱について詳しく見ていきましょう。

  8. 20

    SPIRITUAL JOURNEY - FRIENDS IN MISSIONS

    The idea of a 'spiritual pilgrimage' might conjure images of ancient routes and sacred sites, but the "Spiritual Pilgrimage: Friends in Mission" guide offers a profound inner journey, inspired by two companions who lost their way after the crucifixion of Jesus.Their aimless journey from Jerusalem to Emmaus perfectly encapsulates a life without God's presence. Yet, when Jesus joined them, and their hearts, initially clouded by human grief, were opened by divine truth in the prophets' words, their spirits began to burn.This inner pilgrimage is deeply rooted in the Emmaus Journey dynamic, explored through four distinct spiritual lenses. These include Saint Ignatius of Loyola, Saint Francis of Assisi, Saint Teresa of Calcutta, and Saint Carlo Acutis. They offer us a framework for reflecting on daily readings from Ordinary Time in Liturgical Year A, 2026. Participants in this spiritual journey act as 'friends in mission,' facilitating each other's growth through shared faith experiences and personal reflections, all illuminated by prayer and meditation.

  9. 19

    ZIARAH BATIN - SAHABAT DALAM PERUTUSAN

    Kehilangan orientasi hidup setelah sebuah wafat yang mengguncang iman, seperti yang dialami dua sahabat setelah Yesus wafat di kayu salib, justru bisa menjadi inspirasi bagi sebuah perjalanan batin yang mendalam. Perjalanan tanpa arah dari Yerusalem ke Emaus ini, tanpa harapan, secara sempurna menggambarkan bagaimana rasanya hidup di dunia tanpa kehadiran Tuhan.Namun, saat Yesus hadir di tengah-tengah mereka dan hati mereka yang semula tertutup duka manusiawi mulai terbuka oleh kesadaran ilahi, mereka melihat nubuat para nabi menjadi nyata. Hati mereka pun berkobar, menyadari bahwa Yesus yang bangkit ada bersama mereka.Perjalanan batin ini, yang dinamakan 'Sahabat dalam Perutusan', mengambil inspirasi dari dinamika Emmaus Journey. Kita akan menyelaminya melalui empat 'jendela spiritualitas' yang berbeda: Santo Ignatius dari Loyola, Santo Fransiskus dari Asisi, Santa Teresa dari Kalkuta, dan Santo Carlo Acutis.Keempat tokoh ini akan menjadi kacamata refleksi kita saat kita mendalami bacaan harian di masa biasa Tahun Liturgi A, 2026. Para peziarah batin ini akan saling menjadi fasilitator, baik melalui berbagi pengalaman iman maupun refleksi kehidupan yang diterangi oleh doa dan meditasi dalam ziarah ini.Setelah memahami keempat pilar spiritualitas ini, mari kita bahas 'Model Emmaus Journey' itu sendiri. Ini adalah perjalanan rohani melalui perenungan Kitab Suci, yang dilakukan dalam komunitas refleksi dan pendalaman iman.Tujuannya adalah memperdalam relasi pribadi dengan Yesus Kristus melalui penghayatan firman-Nya. Terinspirasi dari kisah perjalanan murid ke Emaus, peserta akan melakukan sharing dalam kelompok kecil, mengisi jurnal harian, dan berdoa secara rutin. Harapannya, melalui perenungan Kitab Suci, terciptalah hidup yang punya fondasi mendasar dalam Kitab Suci, berbuah, dan terfokus, hingga masuk dalam dinamika merenungkan tujuh sabda terakhir Kristus sebagai sumber refleksi.

  10. 18

    Hari Raya Pentakosta

    HARI RAYA PENTAKOSTA, 24 Mei 2026 | Kis.2:1-11; Mzm. 104:1ab,24ac,29c-30,31,34; 1Kor. 12:3b-7,12-13; Yoh. 20:19-23Doa Pembukaan Datanglah, Roh Kudus, penuhilahjagat raya dan hati kami. Ubahlah debu kelemahan kami menjadi api perutusanyang berkobar, agar melalui hidup kami, Engkau memperbarui muka bumi. Amin.Kutipan Injil “Terimalah Roh Kudus. Jikalaukamu mengampuni dosa orang, dosanya diampuni.”Renungan Utama Pentakosta adalah kelahiranGereja dan transfigurasi akhir dari peziarahan kita. Yesus menghembusipara murid dengan Roh Kudus, mengubah ketakutan menjadi keberanian, dan pintuyang tertutup menjadi perutusan yang terbuka. Inilah puncak dari "DariDebu ke Api Perutusan": Roh Kudus memampukan kita untuk hidup dalampengampunan dan damai di tengah dunia yang kejam. Masyarakat modern yang profansangat membutuhkan "hembusan" baru ini—sebuah cara hidup yang tidaklagi didikte oleh egoisme, melainkan oleh kasih yang memerdekakan.DOA PUNCAK: YaRoh Kudus, Angin yang Berhembus dan Api yang Menyala. Terima kasih telahmenemani ziarah 96 hari kami dari debu menuju api. Bakarlah segalaketakutan kami, lelehkanlah segala kekakuan hati kami. Jadikanlah kamisaksi-Mu yang berani, yang membawa hangat bagi sesama dan cahaya bagi semesta.Dari debu kami berasal, dan oleh Api-Mu, kami diutus menjadi baru. Amin. Alleluia!

  11. 17

    聖霊降臨の祝日

    聖霊降臨の祝日、2026年5月24日 |キス。2:1-11;詩篇104:1ab、24ac、29c-30、31、34;一コリント12:3b-7,12-13;よっ。20:19-23開会の祈り 聖霊よ、宇宙と私たちの心を満たしてください。私たちの弱さの塵を使命の炎に変え、私たちの人生を通して、あなたは地上の顔を新たにしてください。アーメン。福音の引用:「聖霊を受けなさい。人の罪を赦すなら、その罪も赦される。」聖霊降臨の主な反映は、教会の誕生と巡礼の最終的な変容です。イエスは聖霊で弟子たちに息吹を吹き込み、恐れを勇気に、閉ざされた扉を開かれた使命へと変えました。これが『秩序の塵から火へ』のクライマックスです。聖霊は残酷な世界の中でも、赦しと平和の中で生きることを可能にします。現代の俗世社会は、もはや利己心ではなく解放的な愛によって支配される生き方を切実に必要としています。

  12. 16

    The Feast of Pentecost

    THE FEAST OF PENTECOST, 24 May 2026 | Kis. 2:1-11; Ps. 104:1ab,24ac,29c-30,31,34; 1Cor. 12:3b-7,12-13; Yoh. 20:19-23Opening Prayer Come, Holy Spirit, fill the universe and our hearts. Turn the dust of our weakness into a blazing fire of mission, so that through our lives, You may renew the face of the earth. Amen.Gospel Quotes "Receive the Holy Spirit. If you forgive a man's sin, his sins are forgiven."The Main Reflection of Pentecost is the birth of the Church and the final transfiguration of our pilgrimage. Jesus breathed the disciples with the Holy Spirit, turning fear into courage, and the closed door into an open mission. This is the climax of "From Dust to Fire of Order": The Holy Spirit enables us to live in

  13. 15

    聖霊降臨のNovenaの7日目

    今日は、2026年5月21日、私たちは復活節第7週の木曜日、そして聖霊降臨を待ち望むノヴェナの第7日目を迎えています。ヨハネによる福音書第17章20節、イエスが十字架に向かう直前、天を仰いで父に捧げたあの切なる「大祭司の祈り」の響きが、今も私たちの魂を揺さぶります。イエスは言われました。「あなたが私に与えてくださった愛が彼らの中にあり、私が彼らの中にあるように」と。この言葉は、単なる美しい抽象概念ではありません。それは、私たちが神の愛そのものを宿す「器」になるという、あまりにも重く、かつ輝かしい召命の宣言なのです。まさに、これは、十字架を前にしたイエスの祈りです。イエスは、弟子たちのためだけでなく、弟子たちの言葉を通して信じるすべての人のために祈っておられます。そうです、わたしたちもその中に入っています。イエスは、わたしたちがご自分と、そして互いに、一つになるように祈っておられるのです。

  14. 14

    聖霊降臨のNovenaの6日目

    今日も、復活節第7週水曜日、2026年5月20日の御言葉を、ご一緒に味わってまいりましょう。使徒言行録20章、詩編68編、そしてヨハネ17章11節から19節。今日は、主イエスが父に向かって祈られる、あのとても親密で、同時にとても切実な祈りを、私たちの耳と心で聴いていきます。まず、最初に祈りましょう、聖なるイエスよ、あなたの真理の中で私たちを聖別してください。世俗的な誘惑の狂乱の中で、私たちの弟子としてのアイデンティティに忠実であり続けてください。アーメン。

  15. 13

    聖霊降臨のNovenaの5日目

    今日は復活節第7週火曜日、2026年5月19日です。使徒言行録20章17節から27節、そして詩編の祈りを心に置いて、まずは少し息を整えましょう。それは、黙想を祈りから始まりましょう、すべての命の源である父なる神の開会の祈りは、私たちをあなたへの深い内なる知識へと導きます。私たちの人生がもはや単に下品な行為を追求するのではなく、あなたとの愛に満ちた関係に根ざしますように。アーメン。

  16. 12

    聖霊降臨のNovenaの4日目

    今日は復活節第7週月曜日、聖霊降臨の九日間の第四日です。私たちは、復活された主が弟子たちに語られるヨハネ16章29節から33節の御言葉を聴きます。まずは、心のざわめきをそのまま神に差し出しましょう。うまく祈れなくても大丈夫です。ただ、「主よ、ここにおります」と、静かに言ってみてください。

  17. 11

    聖霊降臨のNovenaの3日目

    第7主日の復活節(聖霊来臨の3日目)、2026年5月17日|世界広報の日使徒言行録1:12-14| 詩篇 27:1,4,7-8a|1ペトロの手紙4:13-16|ヨハネ福音書17:1-11a。祈りましょう、あなたの祈りと私たちの心を結びつけてください。世俗的な利害によって分断された世界の中で、真の統一への渇望を私たちに満たしてください。アーメン。福音の引用:「彼らが一つであるように、私たちが一つであるように。」上層室のイエスの祈りの主虔誠は、一致を切望する神の心を明らかにする愛の意志です。現代社会はしばしば物質的な競争のために人間を分断する冒昧な個人主義を崇拝しています。しかし、イエスは私たちが単なる外見的な均一性ではなく、関係性に基づく一致を持つことを祈りました。統一する愛がなければ、私の懐疑的な世界の中で私たちの証しは空虚になるでしょう。イースターは、私たちに包摂的な生活文化を築くきっかけとなります。

  18. 10

    Novena Datangnya Roh Kudus - Hari Kedua

    HARI 88: SABTU PEKAN PASKAH VI (Novena Roh Kudus Harike-2), 16 Mei 2026 | Kis 18: 23-28| Mzm 47: 2-3,8-9, 10| Yoh 16: 23b-28Doa Pembukaan Bapa Yang Mahakuasa, kami datangkepada-Mu dengan kepercayaan seorang anak. Bukalah telinga kami untukmendengarkan bimbingan-Mu, dan penuhilah hati kami dengan rasa aman karena kamitahu Engkau amat mencintai kami. Amin.Kutipan Injil "Sesungguhnya segalasesuatu yang kamu minta kepada Bapa, akan diberikan-Nya kepadamu dalamnama-Ku... Mintalah maka kamu akan menerima, supaya sembuhlah sukacitamu."Renungan Utama Yesus mengundang kita memasukiruang relasi yang akrab dengan Bapa melalui nama-Nya. Doa di era modern seringkali dianggap sebagai daftar tuntutan profan atau transaksi duniawi agarkeinginan kita terpenuhi. Namun, Yesus menata ulang doa sebagai ruangperjumpaan kasih antara anak dan Bapa. Berdoa dalam nama Yesus berarti memintaapa yang selaras dengan hati Kristus—kasih, persatuan, dan keselamatan dunia.

  19. 9

    聖霊降臨のNovenaの2日目

    2026年5月16日、使徒行伝18:23-28|詩篇47篇:2-3、8-9、10|ヨハネ16:23b-28全能の父の開会の祈り、私たちは子供のような自信を持ってあなたのもとへ参ります。あなたの導きを聞くために耳を開き、心を安心感で満たしてください。なぜなら、あなたが私たちをとても愛していることを知っているからです。アーメン。福音の引用:「まことに、あなたがたが父なる神に求めようと、父はわたしの名によってあなたに与えてくださる...求めれば受け取る。そうすればあなたの喜びが癒されるだろう。」イエスの主信仰は、御名を通して父との親密な空間に入るよう私たちを招いています。現代の祈りは、しばしば欲望を満たすための冒涜的な要求や世俗的な取引のリストと考えられています。しかし、イエスは祈りを子と父の愛の出会いのための場として再構成しました。イエスの御名によって祈るということは、キリストの心と調和するもの、すなわち愛、一致、そして世界の救いを求めることを意味します。

  20. 8

    Novena Day 2 (English)

    SATURDAY OF EASTER WEEK VI (Novena of the Holy Spirit Day 2), May 16, 2026 | Acts 18:23-28| Psalm 47: 2-3, 8-9, 10| John 16:23b-28The Opening Prayer of the Almighty Father, we come to You with the confidence of a child. Open our ears to hear Your guidance, and fill our hearts with security because we know You love us very much. Amen.Gospel Quote "Truly whatsoever ye shall ask the Father, he will give it unto you in my name... Ask and you will receive, so that your joy may be healed."Jesus' Main Devotional invites us to enter the space of intimacy with the Father through His name. Prayer in the modern era is often thought of as a list of profane demands or worldly transactions in order for our desires to be fulfilled. However, Jesus rearranged prayer as a space for the encounter of love between the Son and the Father. To pray in the name of Jesus means to ask for what is in harmony with Christ's heart—love, unity, and salvation of the world.

  21. 7

    Novena Datangnya Roh Kudus - Hari Pertama

    HARI 87: JUMAT PEKAN PASKAH VI (Novena Roh Kudus Hari ke-1), 15 Mei 2026| Kis 18: 9-18| Mzm 47: 2-3, 4-5, 6-7| Yoh 16: 20-23Doa Pembukaan Tuhan Yesus, di tengah dukacita dan air mata kami menghadapi kegagalanduniawi, teguhkanlah pengharapan kami. Biarlah kami percaya bahwa setiap kesedihan yangdilalui bersama-Mu akan berubah menjadi sukacita yang kekal. Amin.Kutipan Injil "Kamu akan berdukacita, tetapi dukacitamu akan berubah menjadi sukacita...dan tidak ada seorang pun yang dapat merampas sukacitamu itu dari padamu."Renungan Utama Dunia modern menawarkan banyak "hiburan" untuk lari dari penderitaan,namun Yesus menawarkan transformasi penderitaan menjadi sukacita. Sukacita Paskahbukanlah penyangkalan atas luka, melainkan buah dari kesetiaan melewati kegelapan makam.Di tengah pola pikir duniawi yang memuja kesuksesan lahiriah, kita diajak menyadari bahwaair mata iman memiliki daya pemulihan yang mempersiapkan hati kita untuk menerima janjiBapa.Tiga Jendela Rohani Jendela Ignasian: Penghiburan sejati (consolation) sering kali lahir setelah masakesetiaan yang panjang di tengah kesulitan dan kekeringan batin. Jendela Fransiskan: Menggubah puji-pujian penuh syukur untuk Sang Pencipta, bahkanketika raga sedang didera rasa sakit atau kekurangan. Jendela I Thirst: Kesetiaan dalam penderitaan dan kegelapan batin sangatlah berhargadan menyentuh Hati Yesus.Refleksi Harian1. Dukacita atau kegagalan mana dalam hidupku yang saat ini Tuhan undang untuk akuserahkan ke dalam tangan-Nya agar diubah-Nya?2. Bagaimana aku bisa tetap menjadi pembawa kegembiraan bagi sesama meski hatikusendiri sedang merasa berat?

  22. 6

    Novena Holy Spirit Day 1

    Novena of the Holy Spirit Day 1, May 15, 2026| Acts 18:9-18| Psalm 47: 2-3, 4-5, 6-7| John 16:20-23The Opening Prayer of the Lord Jesus, in the midst of our sorrow and tears in the face of worldly failure, strengthen our hope. Let us believe that every sorrow we go through with You will be transformed into eternal joy. Amen.Gospel Quote "You will mourn, but your sorrow will be turned into joy... and no one can take your joy away from you."The modern world offers many "consolations" for escaping suffering, but Jesus offers the transformation of suffering into joy. The joy of Easter is not a denial of wounds, but the fruit of faithfulness through the darkness of the grave. In the midst of a worldly mindset that glorifies outward success, we are invited to realize that the tears of faith have restorative power that prepares our hearts to receive the Father's promises.Three Spiritual Windows• Ignasian Window: True consolation is often born after a long period of faithfulness in the midst of inner hardship and dryness.• Franciscan Window: Composing grateful praises to the Creator, even when the body is suffering from pain or deficiency.• Window I Thirst: Faithfulness in suffering and inner darkness is precious and touches the Heart of Jesus.Daily Reflection1. Which sorrow or failure in my life is God inviting me to leave into His hands to be changed?2. How can I remain a bringer of joy to others even when my own heart is heavy?

  23. 5

    聖霊のノヴェナ1日目

    イースターウィークVI(聖霊のノヴェナ1日目)、2026年5月15日|使徒行伝18:9-18|詩篇47篇:2-3、4-5、6-7|ヨハネ16:20-23主イエスの開きの祈りは、私たちの悲しみと世俗的な失敗の涙の中で、私たちの希望を強めてくれます。私たちがあなたと共に経験するすべての悲しみが永遠の喜びに変えられると信じましょう。アーメン。福音書の引用 :「あなたは悲しむが、その悲しみは喜びに変えられるだろう...そして誰もあなたの喜びを奪うことはできない。」現代社会は苦しみから逃れるための多くの「慰め」を提供しますが、イエスは苦しみを喜びへと変えることを示しています。イースターの喜びは傷を否定することではなく、墓の闇を通じた忠実の実りです。外見的な成功を称賛する世俗的な心の中に、信仰の涙には私たちの心を父なる約束を受け取るための回復の力があることを認識するよう招かれています。三つの霊的窓• イグナシアン・ウィンドウ:真の慰めは、内なる苦難や乾きの中で長い忠実さを積んだ後に生まれることが多いです。• フランシスコ会の窓: 身体が痛みや不足に苦しんでいても、創造主に感謝の賛美を書くこと。• 窓 I 渇き: 苦しみや内なる闇における忠実さは貴重で、イエスの心に触れます。

  24. 4

    主の昇天

    主の昇天木曜日、2026年5月14日|使徒行伝 1:1-11| 詩篇47:2-3,6-7,8-9| エペソ人への手紙 1:17-23| マシュー。28:16-20。復活したイエスの天への開会の祈り、あなたは地上での仕事を完了し、永遠の参加を約束されました。使徒の火で満たしてください。そうすれば、すべての生き物に対するあなたの愛を宣言するにふさわしい者となりますように。アーメン。福音書の引用:「これを知りなさい。私は永遠にあなたと共にいます。たとえ時代の終わりまで。」主な反映 神の昇天は悲しい別れではなく、力を与える使命です。イエスは、御霊と私たち弟子を通して、あらゆる場所に新しい臨在として存在されるように、よさがえられたのです。しばしば世俗的な境界に縛られる現代社会において、私たちは「すべての被造物」に普遍的な兄弟愛のメッセージを届ける使命を送られています。昇天は、キリスト教信仰が 送られる信仰であることを肯定しています。それは霊的な慰めの頂点にとどまる信仰ではなく、「我らが家」の調和を回復することを敢えて行うものです。三つの霊的窓• イグナシアン・ウィンドウ:人間の命は本質的に神(マギス)の賛美、敬意、奉仕のためだけに遣わされます。• フランシスコ会の窓: 自分のグループの境界を超え、すべての存在を一つの高貴な兄弟団に受け入れること。• 窓 I 渇き:「 イエスは私たちの宣教の手と足を通して、世界に父の愛を知ることを渇望していました。」

  25. 3

    Ascencion of the Lord

    DAY 86: THURSDAY OF THE ASCENSION OF THE LORD, 14 May 2026| Acts 1:1-11| Psalm 47:2-3,6-7,8-9| Ephesians 1:17-23| Matthew. 28:16-20.The Opening Prayer of the Risen Jesus to Heaven, You have completed Your work on earth and promised Your participation until the end of time. Fill us with the fire of messengers so that we may be worthy to proclaim Your love for all creatures. Amen.Gospel Quotes "Know this, I am with you always, even unto the end of the age."The Main Reflection The Ascension of God is not a sad farewell, but an empowering mission. Jesus was raised up so that He could be present in a new presence everywhere through His Spirit and through us, His disciples. In a modern society that is often constrained by profane worldly boundaries, we are sent to bring the message of universal brotherhood to "all creatures." The Ascension affirms that the Christian faith is a faith that is sent—not a faith that dwells only at the height of spiritual comfort, but that dares to restore harmony in "Our House Together."Three Spiritual Windows• Ignasian Window: Human life is essentially sent solely for the praise, honor, and service of God (Magis).• Franciscan Window: To go beyond one's own group boundaries to embrace all beings in one noble brotherhood.• Window I Thirst: "Jesus thirsted for the world to know the Father's love through the hands and feet of our mission".Daily Reflection1. To which field (family, work, or community) do I feel I have been sent specifically to bring God's hope today?2. How do I bring the love of Christ into even my most profane social interactions?

  26. 2

    Hari Kenaikan Tuhan ke Surga

    HARI 86: KAMIS RAYA KENAIKAN TUHAN, 14 Mei 2026| Kis. 1:1-11| Mzm. 47:2-3,6-7,8-9| Ef. 1:17-23| Mat. 28:16-20.Doa Pembukaan Yesus yang Terangkat ke Surga, Engkau telah menyelesaikan tugas-Mu dibumi dan menjanjikan penyertaan-Mu sampai akhir zaman. Penuhilah kami dengan apiperutusan agar kami layak mewartakan kasih-Mu bagi segala makhluk. Amin.Kutipan Injil "Ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."Renungan Utama Kenaikan Tuhan bukanlah sebuah perpisahan yang menyedihkan,melainkan pengutusan yang memberdayakan. Yesus terangkat agar Ia bisa hadir secara barudi mana-mana melalui Roh-Nya dan melalui kita, murid-murid-Nya. Di tengah masyarakatmodern yang sering tersekat oleh batas-batas duniawi yang profan, kita diutus untukmembawa pesan persaudaraan universal kepada "segala makhluk". Kenaikan menegaskanbahwa iman Kristen adalah iman yang diutus—bukan iman yang hanya tinggal di puncakkenyamanan spiritual, melainkan yang berani memulihkan harmoni di "Rumah KitaBersama".

  27. 1

    HARI 70: SELASA PEKAN PASKAH IV, 28 April 2026

     St. Petrus Chanel, St. Louis-Marie Grignion de Montfort | Kis. 11:19-26; Mzm. 87:1-3,4-5,6-7| Yoh. 10:22-30.Doa Pembukaan Bapa yang Mahakuasa, di tengah badai ketidakpastian dunia, aku berlindung pada tangan-Mu. Berilah aku ketenangan batin karena aku tahu bahwa tidak ada seorang pun yang dapat merebut aku dari kasih-Mu. Amin.Kutipan Injil “Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka... mereka tidak akan binasa sampai selama-lamanya.”.Renungan Utama Masyarakat modern sering kali dihantui oleh rasa tidak aman— takut akan resesi, takut akan hari tua, atau takut kehilangan status. Kita mencoba membangun "benteng" rasa amanlewat akumulasi harta benda. Namun, Paskah menawarkan keamanan yang berbeda: keamanan yang berakar pada kepastian bahwa kita berada dalam tangan Bapa. Imantidak menghilangkan badai, tetapi memberikan jangkar yang membuat jiwa tetap tenang karena kita dikenal dan dijaga secara ilahi.

  28. 0

    HARI 69: SENIN PEKAN PASKAH IV, 27 April 2026

    Kis. 11:1-18| Mzm. 42:2-3; 43:3,4| Yoh. 10:11-18.Doa Pembukaan Allah yang Mahakasih, terimakasih atas pengorbanan Putra-Mu yang memberikan nyawa-Nya bagiku. Ajarilah aku untuk memberi tanpa terpaksa dan melayani dengan bebas demi kasih kepada sesama. Amin.Kutipan Injil “Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya.”.Renungan Utama Yesus menegaskan kontras antara gembala sejati dan orang upahan. Pola pikir profan sering kali bersifat transaksional: kita berbuat baik sejauh ada untungnya. Namun, kasih Paskahadalah pemberian diri yang bebas tanpa paksaan. Memberikan nyawa tidak selalu berarti mati secara fisik, melainkan kesediaan untuk "mematikan" ego, waktu, dan kenyamanan pribadi demi mengangkat martabat sesama yang sedang jatuh. Inilah inti perutusan: menjadi gembala yang berani mengambil risiko demi keselamatan yang lain.

  29. -1

    HARI 68: HARI MINGGU PASKAH IV (MINGGU GEMBALA BAIK), 26 April 2026

    Hari Minggu Panggilan | Kis. 2:14a,36-41| Mzm. 23:1-3a,3b-4,5,6| 1Ptr. 2:20b-25| Yoh. 10:1-10. Doa Pembukaan Yesus, Gembala yang Baik, tuntunlah langkahku hari ini. Di tengah riuhnya suara dunia yang profan dan tawaran keamanan semu, berilah aku telinga batin yang peka untuk mengenali suara-Mu yang memanggil namaku. Amin.Kutipan Injil “Domba-domba mendengar suaranya dan ia memanggil domba-dombanya masing-masing menurut namanya dan menuntunnya ke luar.”.Renungan Utama Masyarakat modern sering kali hidup seperti domba tanpa gembala, tersesat dalam "rimba" informasi dan konsumerisme tak terkendali. Pola pikir duniawi mengajarkan kita untuk mengikuti "suara asing" (tren, validasi media sosial, atau ambisi buta) yang sering kali menjanjikan kebebasan namun justru memenjarakan jiwa. Yesus menyatakan diri sebagai Gembala yang tidak memerintah dari jauh, melainkan berjalan di depan dan mengenal setiap domba-Nya secara personal. Hidup yang berkelimpahan yang ditawarkan-Nya bukanlah hidup tanpa kesulitan materi, melainkan hidup yang memiliki arah dan makna karena dituntun oleh relasi kasih yang kokoh dengan Sang Pencipta.

  30. -2

    HARI 67: SABTU PEKAN PASKAH III, 25 April 2026

     1Ptr 5:5b-14| Mzm 89:2-3.6-7.16-17| Mrk 16:15-20.Doa Pembukaan Allah Yang Mengutus, penuhilahkami dengan keberanian Roh Kudus. Utuslah kami ke seluruh dunia untuk membawa kabar gembira-Mu melalui teladan kasih dan pelayanan kami yang nyata. Amin.Kutipan Injil “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.”Renungan Utama Kebangkitan Kristus tidak pernahdimaksudkan untuk menjadi kenyamanan spiritual pribadi, melainkan sebuah mandat perutusan. Yesus mengutus murid-murid-Nya ke "seluruh dunia" — termasuk ke dalam struktur masyarakat modern yang profan, ke tempat kerja, dan ke setiap jengkal ciptaan. Iman Kristen adalah iman yang diutus untuk memulihkan martabat manusia dan harmoni seluruh makhluk. Perutusan ini bukan soal kefasihan bicara, melainkan kesetiaan untuk menghadirkan kasih Kristus melalui tangan kita sendiri.

  31. -3

    INTRO RETRET EJ - DEWASA & SENIOR

    Seluruh perjalanan EJ adalah proses menjadi "Manusia Baru" yang meninggalkan orientasi duniawi (kemuliaan fana) menuju orientasi surgawi (melayani Allah). Perjalanan ini dimulai dari disiplin jurnal (Buku 1), menghasilkan buah karakter (Buku 2), diwujudkan dalam pelayanan misi (Buku 3), dan disempurnakan dalam penyerahan diri total di bawah kaki salib (Buku 4). Podcast ini untuk menyiapkan peserta retret EJ di kategori usia remaja dan dewasa muda untuk mempersiapkan diri merenungkan apa itu menjadi manusia baru paska proses pembinaan di Emaus Journey.

  32. -4

    INTRO RETRET EJ UNTUK REMAJA

    Seluruh perjalanan EJ adalah proses menjadi "Manusia Baru" yang meninggalkan orientasi duniawi (kemuliaan fana) menuju orientasi surgawi (melayani Allah). Perjalanan ini dimulai dari disiplin jurnal (Buku 1), menghasilkan buah karakter (Buku 2), diwujudkan dalam pelayanan misi (Buku 3), dan disempurnakan dalam penyerahan diri total di bawah kaki salib (Buku 4). Podcast ini untuk menyiapkan peserta retret EJ di kategori usia remaja dan dewasa muda untuk mempersiapkan diri merenungkan apa itu menjadi manusia baru paska proses pembinaan di Emaus Journey.

  33. -5

    MEDITASI JUMAT PASKAH III (HARI 66)

    HARI 66: JUMAT PEKAN PASKAH III, 24 April 2026 | Kis. 9:1-20| Mzm. 117:1,2| Yoh. 6:52-59.Doa Pembukaan Tuhan Yesus, melalui Tubuh danDarah-Mu, Engkau memberikan hidup yang kekal. Satukanlah diri kami dengan-Mu agar kasih-Mu mengalir melalui tindakan kami bagi dunia. Amin.Kutipan Injil “Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia.”

  34. -6

    MEDITASI KAMIS PASKAH III (HARI 65)

    HARI 65: KAMIS PEKAN PASKAH III, 23 April 2026 | Kis. 8:26-40| Mzm. 66:8-9,16-17,20| Yoh. 6:44-51Doa Pembukaan Bapa yang Mahakuasa, tariklahkami mendekat kepada Putra-Mu. Bukalah telinga batin kami untuk diajar oleh-Mu, agar setiap langkah hidup kami dipimpin oleh Roh-Mu yang menghidupkan. Amin.Kutipan Injil “Tidak ada seorang pun yangdapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku.”

  35. -7

    MEDITASI RABU PASKAH III (HARI 64)

    Session III (MASA PASKAH III) Episode III (Hari 64) adalahrenungan dan meditasi dari debu ke api perutusan Rabu Paskah III, sumber renungan untuk renungan dari Liturgi tahun A tahun 2026.

  36. -8

    MEDITASI SELASA PASKAH III (HARI 63)

    Session III (MASA PASKAH III) Episode III (Hari 63) adalahrenungan dan meditasi dari debu ke api perutusan Selasa Paskah III, sumber renungan untuk renungan dari Liturgi tahun A tahun 2026

  37. -9

    MEDITASI SENIN PASKAH III (HARI 62)

    Session III (MASA PASKAH III) Episode III (Hari 62) adalah renungan dan meditasi dari debu ke api perutusan Senin Paskah III, sumber renungan untuk renungan dari Liturgi tahun A tahun 2026

  38. -10

    MEDITASI MINGGU PASKAH III (HARI 61)

    Session III (MASA PASKAH III) Episode III (Hari 61) adalah renungan dan meditasi dari debu ke api perutusan Minggu Paskah III, sumber renungan untuk renungan dari Liturgi tahunA tahun 2026.

  39. -11

    MEDITASI MASA PASKAH II (HARI 54 - HARI 60)

    Session III (MASA PASKAH II) Episode III (Hari 54 - Hari60) adalah renungan dan meditasi dari debu ke api perutusan Masa Paskah II, sumber renungan untuk renungan dari Liturgitahun A tahun 2026.

  40. -12

    MEDITASI MASA OKTAF PASKAH (HARI 47 - 53)

    Session III (MASA OKTAF PASKAH) Episode I (Hari 47 - Hari 53) adalah renungan dan meditasi dari debu ke api perutusan Masa Oktaf Paskah dengan tema utama Makam Kosong, sumber renungan untuk renungan dari Liturgi tahun A tahun 2026.

  41. -13

    MEDITASI PEKAN SUCI (HARI 40 - HARI 46)

    Session II (PEKAN SUCI) Episode Khusus (Hari 40 - Hari46) adalah renungan dan meditasi dari debu ke api perutusan Masa Pekan Suci sampai Malam Paskah, sumber renungan untuk renungan dari Liturgi tahun A tahun 2026.

  42. -14

    MEDITASI MASA PRAPASKAH (HARI 33 - HARI 39)

    Session I (MASA PRAPASKAH) Episode III (Hari 33 - Hari 39) adalah renungan dan meditasi dari debu ke api perutusan Masa Prapaskah dari Minggu Prapaskah V dan Pekan Prapaskah V, sumber renungan untuk renungan dari Liturgi tahun A tahun 2026.

  43. -15

    MEDITASI MASA PRAPASKAH (HARI 12 - HARI 32)

    Session I (MASA PRAPASKAH) Episode II (Hari 12 - Hari 32) adalah renungan dan meditasi dari debu ke api perutusan Masa Prapaskah dari Pekan II sampai dengan Pekan IV, sumber renungan untuk renungan dari Liturgi tahun Atahun 2026.

  44. -16

    MEDITASI MASA PRAPASKAH (HARI 01 - HARI 11)

    Season I (Masa Prapaskah) Episode I (Hari 01 - Hari 11) adalah pengantar ziarah batin dari debu ke api perutusan, dan dilanjutkan dengan renungan dan meditasi dari Rabu Abu sampai dengan Minggu Paskah I - sumber renungan dari Liturgi harian tahun A 2026).

Type above to search every episode's transcript for a word or phrase. Matches are scoped to this podcast.

Searching…

We're indexing this podcast's transcripts for the first time — this can take a minute or two. We'll show results as soon as they're ready.

No matches for "" in this podcast's transcripts.

Showing of matches

No topics indexed yet for this podcast.

Loading reviews...

ABOUT THIS SHOW

THE SPIRITUAL PILGRIMAGE FROM ASHES TO THE FIRE OF MISSION is an inner transformation that moves from the dust of repentance toward the fire of mission. From the ashes that remind us of our fragility, we are led toward the flame of the Holy Spirit, who sends us forth and gives us life. The meditation is provided in three languages (English, Indonesian and Japanese). Please kindly consider the language you would like to meditate. Father Robertus Bambang Rudianto SJ.

HOSTED BY

Father Robertus Bambang Rudianto SJ

CATEGORIES

Frequently Asked Questions

How many episodes does A Spiritual Journey from Dust to the Fire of Mission have?

A Spiritual Journey from Dust to the Fire of Mission currently has 44 episodes available on PodParley. New episodes are automatically indexed when they're published to the podcast feed.

What is A Spiritual Journey from Dust to the Fire of Mission about?

THE SPIRITUAL PILGRIMAGE FROM ASHES TO THE FIRE OF MISSION is an inner transformation that moves from the dust of repentance toward the fire of mission. From the ashes that remind us of our fragility, we are led toward the flame of the Holy Spirit, who sends us forth and gives us life. The...

How often does A Spiritual Journey from Dust to the Fire of Mission release new episodes?

A Spiritual Journey from Dust to the Fire of Mission has 44 episodes. Check the episode list to see recent publication dates and frequency.

Where can I listen to A Spiritual Journey from Dust to the Fire of Mission?

You can listen to A Spiritual Journey from Dust to the Fire of Mission on PodParley by clicking any episode. We provide an embedded audio player for direct listening, and you can also subscribe via your preferred podcast app using the RSS feed.

Who hosts A Spiritual Journey from Dust to the Fire of Mission?

A Spiritual Journey from Dust to the Fire of Mission is created and hosted by Father Robertus Bambang Rudianto SJ.
URL copied to clipboard!