KENCUR podcast artwork

PODCAST · health

KENCUR

KENCUR hadir mewakili perasaan-perasaan yang sulit diutarakan.

Publisher-supplied feed metadata · PodParley refreshed Jun 9, 2024 · Source feed

  1. 81

    Session 5.0 | Eps. 4.0: Positive Relationship

    Hubungan romantis yang sehat dan positif bukan sekadar keberuntungan, tetapi hasil dari upaya bersama, komunikasi yang terbuka, dan saling menghormati. Dalam episode podcast ini, kita akan berbicara tentang elemen penting dalam menjaga hubungan, dari keintimanhingga cara berkomunikasi yang efektif. Dengarkan dan temukan cara-cara membangun cinta yang kokoh dan saling mendukung! ❤️✨

  2. 80

    Session 5.0 | Eps. 03: Quarter Life Crisis

    Quarter life crisis sering membuat kita merasa bingung, gelisah, dan tidak bahagia dengan pencapaian hidup. Tapi, ada cara untuk bangkit dan memperbaiki kualitas diri! 💪Di episode podcast kali ini, kita akan membahas apa itu quarter life crisis, gejala yang muncul, dan langkah-langkah praktis untuk melewatinya. Yuk, dengarkan dan temukanjawabannya! ️💬 Apa pengalamanmu saat menghadapi quarter life crisis? Share di kolom komentar, ya!#QuarterLifeCrisis #SelfImprovement #MentalHealthAwareness #MillennialLife#PersonalGrowth #PodcastIndonesia #MotivasiHidup #BangkitDariKrisis #CintaDiriSendiri

  3. 79

    Eps. 05 : Deal With Suicide Ideation

    Fenomena suicide atau bunuh diri pada millenial saat ini kerap kali terjadi bahkan dengan angka bunuh diri yang semakin melonjak, fenomena ini sangat meresahkan bagi khalayak umum. Dalam diskusi Shabar kali ini ada 3 topik pembahasan yaitu fenomena suicide yang terjadi, peristiwa suicide, dan tindakan preventifnya. Angka kematian akibat bunuh diri di Indonesia telah mencapai 100.000 penduduk pada tahun 2016. Kematian akibat bunuh diri terjadi 3x lipat lebih banyak oleh laki-laki, adapun cara-cara bunuh diri yang paling banyak dilakukan adalah dengan gantung diri diikuti minum racun dari pestisida dan bahan kimia, minum racun dari obat-obatan, serta cara lainnya yang juga ekstrim. Bunuh diri memiliki banyak sekali gejala, tidak hanya karena keputus-asaan pada hidup. Gejala-gejala yang biasa ditemukan diantaranya kecemasan tinggi, isolasi dari lingkungan, perubahan mood yang drastis, perubahan rutinitas dan pola tidur, konsumsi narkoba/alkohol, depresi, serangan panik, meremas tangan atau benda disekitar, mengucapkan selamat tinggal baik melalui media sosial maupun secara langsung, sering menyinggung persoalan bunuh diri, berbicara tentang kesepian, berat badan turun, wajah kusam, dan yang lainnya.Seseorang yang sedang mengalami masa-masa sulit dan memiliki suicidal thought seharus ditemani, bukan dihakimi oleh lingkungannya. Untuk menjadi support system yang baik, kita harus pandai memiliki kata-kata yang tepat seperti meyakinkan bahwa kita ada dan tidak akan membiarkannya sendiri. Selain itu juga menyingkirkan benda-benda tajam yang dapatmembangkitkan keinginan seseorang untuk bunuh diri.

  4. 78

    Eps.3 - Mengurai Mitos dan Fakta mengenai Schizophrenia

    Temukan kebenaran di balik mitos tentang Schizophrenia dalam episode terbaru kami! Ikuti perjalanan kita untuk memahami lebih dalam kondisi ini dan berkontribusi dalam mengurangi stigma. 🎧✨ #SchizophreniaAwareness #MitosdanFakta #PodcastEdukasi

  5. 77

    Eps. 02 : Stop "Improve"! Take a Break Juga Perlu

    Sudah sering sekali kita mendengar gaungan-gaungan di media sosial terkait “self-improvement”, terkait “menjadi versi terbaik diri sendiri” dan tentu itu adalah hal yang baik. Self-improvement adalah proses seumur hidup. Kita akan selalu “tumbuh dan berkembang”, karena kita akan selalu “berubah” setiap saat. Kita lima menit lalu tidak sama dengan kita sekarang, sesederhana itu. Self-improvement juga memiliki dampak positif terhadap kesehatan dan kesejahteraan mental kita, sebagaimana itu dapat membuat kita lebih produktif, lebih mudah bersosialisasi, lebih mudah bounce back ketika dalam posisi sulit, tergantung kita self-improvement di aspek apa terlebih dahulu. Tetapi, pernah nggak, sih, terpikirkan “duh, aku capek self-improvement terus”, “sampai batas mana, sih, mesti self-improvement terus?”, “apa self-improvement itu berarti kita tidak boleh diam?”. Nah ..., inilah yang akan kita bahas kali ini: stop terlalu fokus dalam self-improvement. Terus-menerus fokus “apa lagi sisi dalam diriku yang perlu ditingkatkan?”, “apa lagi sisi dalam diriku yang perlu diminimalisasi?”, “apa lagi sisi dalam diriku yang perlu dihilangkan? Yang perlu diatasi? Yang perlu diolah dengan lebih baik?” Ini juga tidak terlalu baik, kita perlu belajar untuk “diam sejenak” dan fokus pada saat ini dan sekarang. Kita juga perlu belajar untuk menikmati hidup kita sebagaimana hidup kita sedang berlangsung, “as it is”. Terus-menerus fokus pada self-improvement dapat memicu tendensi perfeksionisme dan tidak puas pada diri sendiri. Kita akan sulit puas pada diri sendiri, sulit merasa bangga pada diri sendiri, sulit merasa cukup dengan diri sendiri, dan selalu merasa “kurang” dan “salah”. Oleh karena itu, self-improvement tidak boleh terus-menerus berada dalam pikiran kita, berada dalam agenda kita setiap saat. Karena kita bukan robot. Kita tidak bisa terus-menerus “berjalan”. Ada saat ketika kita sebaiknya “diam sejenak” dan menikmati hidup dengan santai. Lalu, bagaimana caranya agar kita tidak terperangkap dalam “nafsu” ingin selalu “self-improvement”, “self-improvement”, dan “self-improvement”? Semoga dengan Podcast berjudul “Stop “Improve”! Take a Break Juga Perlu ini dapat membantu kita semua untuk bisa lebih menghargai hidup, diam sejenak, dan bahagia tanpa melulu “self-improvement”, ya.

  6. 76

    Eps.01 : Resolusi tahun baru itu seperti apa sih?

    Tahun baru, resolusi baru, nih. Kali ini kita akan bicara seputar resolusi tahun baru. Mulai dari apa itu resolusi tahun baru, manfaat resolusi tahun baru, mengapa resolusi tahun baru seringkali gagal, sampai cara bagaimana kita tetap dapat menjalankan resolusi tahun baru kita. Semua ini akan dibahas dalam Podcast “Resolusi Tahun Baru Itu Seperti Apa, Sih?”. Semoga dengan Podcast ini dapat membantu Soulmate LYS dalam membuat resolusi tahun baru. 🙌❤️✨

  7. 75

    Eps. 4 : Luka Batin di Masa Lalu, Bisakah Disembuhkan?

    Luka batin yang terlanjur ada tersebut tentu akan berdampak pada kehidupan seseorang. Lalu, apakah luka batin bisa disembuhkan? Melalui podcast yang mengangkat topik “Luka batin di Masa Lalu, Bisakah Disembuhkan?” ini, semoga dapat membuka pemikiran dan pandangan Soulmate LYS, pendengar setia podcast LoveYourself Indonesia tentang penyebab, dampak dan cara untuk sembuh dari luka batin di masa lalu tersebut, dan semoga podcast ini membawa kebaikan dan banyak manfaat untuk kita semua.

  8. 74

    Eps. 3 : Cara Menangani Insecure Attachment Styles

    Attachment styles adalah cara kita memahami dan merespons hubungan yang terbentuk sejak kecil hingga dewasa. Attachment styles biasanya terbentuk dari pola asuh yang didapatkan seseorang pada masa kanak-kanak. Dalam kehidupan sehari-hari, attachment styles dapat membantu kita dalam menjalin hubungan sosialisasi dengan orang-orang di sekitar kita. Dengan diadakannya Podcast “Cara Menangani Insecure Attachment Styles” diharapkan mereka yang memiliki insecure attachment styles dapat memperoleh pengetahuan dan hikmah positif dari Podcast ini serta dapat memulai membangun secure attachment style dalam rangka mencapai kesehatan mental yang jauh lebih baik dan meningkatkan kesejahteraan fisik dan psikologis. #LoveYourselfIndonesia #attachmentstyle

  9. 73

    Eps. 2 : Kok, Ada Orang Sulit Minta Maaf?

    Apabila kita telah melakukan suatu kesalahan, maka sudah suatu kewajiban bagi kita untuk meminta maaf, tetapi tidak semua orang mau meminta maaf padahal mereka telah melakukan suatu kesalahan. Ada beberapa faktor orang-orang tertentu memiliki kesulitan untuk meminta maaf: 1. Rasa malu yang besar ketika melakukan kesalahan dapat membuat seseorang enggan meminta maaf. Mereka tidak sanggup menanggung rasa malu yang ada sehingga mereka tidak dapat mengakui kesalahan mereka. 2. Banyak emosi negatif yang muncul selain malu seperti marah, jijik, tidak nyaman, rentan, merasa bersalah, dan lain sebagainya yang amat membuat seseorang kewalahan dan tidak mampu mengendalikan emosi negatif mereka yang berujung akibat mereka tidak mau mengakui eksistensi kesalahan mereka dengan cara tidak meminta maaf. 3. Risiko identitas dan jati diri yang tercoreng membuat seseorang dapat jauh lebih mementingkan dirinya sendiri daripada meminta maaf demi kesejahteraan semua pihak. Jika perilaku tidak mau meminta maaf terus-menerus dibiarkan maka akan dapat menimbulkan perilaku tidak mau bertanggungjawab atas perilaku diri sendiri, bahkan hingga dalam taraf akan berbohong dan menyalahkan orang lain. Semoga dengan podcast “Kenapa Ada Orang Sulit Minta Maaf?” ini, Soulmate LYS, pendengar setia podcast LoveYourself Indonesia dapat mempelajari penyebab-penyebab seseorang enggan meminta maaf, mengevaluasi dan mengembangkan diri sendiri menjadi diri yang jauh lebih baik dan bertanggungjawab, serta dapat bermanfaat bagi kita semua.

  10. 72

    Eps. 01 : Self-Awareness vs. Self-Diagnosis

    Pada zaman digital seperti sekarang ini, informasi tentang apa saja bisa dengan sangat mudah diperoleh melalui kecanggihan internet. Dengan hanya mengetik kata kuncinya saja, sumber informasi langsung muncul dalam hitungan detik dan bisa kita baca kapan saja dan di mana saja. Salah satu informasi yang ada di situs pencarian internet adalah informasi mengenai kesehatan, semisal terkait gejala suatu penyakit, obat yang dapat diminum, dan juga komplikasi-komplikasi yang timbul dari penyakit tertentu. Hal ini menyebabkan tidak sedikit orang yang memutuskan untuk mencari langsung menggunakan situs pencarian seperti Google, terkait dengan gejala penyakit yang sedang dirasakannya, daripada memilih untuk langsung datang mengunjungi dokter untuk dilakukan pemeriksaan secara saksama. Fenomena seperti inilah yang disebut dengan self-diagnosis (Makarim, 2021). Sesuai namanya, self-diagnosis adalah mendiagnosis diri sendiri mengalami suatu gangguan atau penyakit berlandaskan pengetahuan diri sendiri atau informasi yang diperoleh secara mandiri tanpa campur tangan pihak profesional yang berwenang (Makarim, 2021). Sebagai contoh, kamu selalu merasa sedih sepanjang hari. Lalu, kamu menggunakan Google dan menemukan bahwa sedih sepanjang hari adalah salah satu ciri-ciri depresi, sehingga kamu mengklaim bahwa kamu mengalami depresi. Padahal hal itu belum tentu, sebagaimana dalam mendiagnosis depresi terdapat ciri-ciri yang perlu dipenuhi sesuai dengan panduan DSM-5, dan juga banyak faktor eksternal yang juga dapat membuatmu sedih sepanjang hari, misalnya putus kontak dengan teman, perang dingin dengan orang tua, atau sedang berduka pasca-kepergian orang yang dicintai. Kadang-kadang, masyarakat sering salah kaprah tentang self-diagnosis dengan self-awareness. Bukankah sama-sama “peka” pada apa yang terjadi pada diri sendiri? Akan tetapi, self-awareness juga disertai dengan adanya sudut pandang yang jelas, objektif, dan rasional (Ackerman, 2021; Cherry, 2020), sementara self-diagnosis cenderung dilakukan secara subjektif tanpa campur tangan pihak ahli yang memahami bidang kesehatan fisik mental secara objektif. Self-awareness justru akan membuat kita sadar bahwa kita membutuhkan pertolongan dari pihak yang lebih ahli, sebab kita sadar bahwa apa yang kita rasakan dan pikirkan sudah di luar batas pemahaman kita. Jadi, kita akan meminta pendapat dari pihak yang lebih kompeten dalam menangani permasalahan yang ada dalam diri kita (Ackerman, 2021; Cherry, 2020). Dengan adanya podcast ini, diharapkan masyarakat dapat meningkatkan self-awareness mereka agar tak melakukan self-diagnosis, serta menyadari bahwa akan jauh lebih baik jika mereka melakukan konsultasi ke dokter atau psikolog jika mereka merasa ada yang salah dengan fisik ataupun mental mereka sehingga akan memperoleh penanganan secara profesional.

  11. 71

    Eps. 33 - Boost Self Development = Skill Up

    Self-development sangatlah penting untuk dapat membantu kita menghadapi banyak hal di segala situasi. Penting diingat bahwa kehidupan selalu berkembang dan berubah, dengan pengembangan diri maka kita akan siap menghadapi hal tersebut. Rasa percaya diri akan semakin meningkat ketika kita sudah memahami seluk beluk kemampuan yang terdapat di dalam diri. Ketika tidak mengenali diri sendiri, otomatis kita tidak akan pernah siap dengan segala perubahan yang terjadi dalam hidup. Dampak negatifnya adalah kita hanya akan menggerutu dan cemburu dengan keberhasilan orang lain. lalu apakah saat kita self-development itu artinya skill kita bertambah? Dengan diadakannya Podcast dengan tema “Boost Self Development = Skill Up” ini, diharapkan para pendengar dapat jauh lebih memahami bagaimana melakukan self-development dan mengetahui apa manfaat serta apa yang bisa kita lakukan untuk bisa melakukan self-development.

  12. 70

    Eps. 32 - Self Help VS Self Care

    Self care dan self love itu dua hal yang berbeda lho! Kalau self care itu lebih menggambarkan perawatan diri secara fisik dan mental, sedangkan self love itu lebih pada menumbuhkan penerimaan terhadap diri sendiri. Meski berbeda, self care dan self love tetap sama pentingnya dan keduanya diperlukan untuk kesehatan mental kita. Yuk, kita kenal lebih dalam apa itu self care dan self love. Self-love yaitu suatu apresiasi terhadap diri sendiri yang bersifat dinamis, yang tumbuh dari tindakan yang mendukung pertumbuhan fisik, psikologis, dan spiritual kita—tindakan yang membuat kita dewasa (Psychology Today, 2012). Dengan cara jujur dengan diri sendiri mengenai kekurangan kita serta kekuatan yang kita miliki dan juga menjadi diri sendiri. Sama halnya dengan kita mencintai orang lain hanya saja ini dengan diri sendiri.  Self-help merupakan bantuan ringan atau bantuan sederhana yang bisa seseorang lakukan ketika sudah merasakan adanya ketidaknyamanan di dalam dirinya dan sudah mulai mengganggu kehidupan sehari-hari. Dengan diadakannya Podcast dengan tema “Self help vs self care “ini, diharapkan para pendengar dapat jauh lebih memahami bagaimana melakukan self-care untuk menjaga kondisi mental tetap stabil dan bila sudah terjadi maka berupaya untuk mengatasinya.

  13. 69

    Eps. 31 - Seni Mencintai Diri Sendiri

    Self-love sering dihiraukan demi perhatian publik, padahal self-love adalah sesuatu yang sangat penting dan mengambil peran yang besar untuk kebahagiaan seseorang. Beberapa orang terlalu merutuki kekurangannya sampai lupa untuk mencintai diri sendiri. Padahal mencintai diri sendiri adalah hal yang penting karena kita bisa hidup lebih positif. Dengan mencintai diri sendiri kita tidak melulu menuntut diri kita untuk menjadi sama dengan nilai orang lain, kita bisa lebih memahami apa yang sebenarnya diri kita butuhkan dan mengenyampingkan hal-hal yang tidak terlalu penting untuk dilakukan. Mencintai diri sendiri bukanlah hal yang sulit, karena diri kita sendirilah yang tau apa yang terbaik untuk diri kita. Dengan memikirkan hal-hal positif yang akan kita lakukan merupakan salah satu awal dari perlakuan mencintai diri sendiri.  Contohnya adalah mengingat hal-hal dari dirimu yang kamu cintai maupun kamu banggakan. Hal-hal apa saja yang membuat dirimu terlihat menonjol, seperti keahlianmu di suatu bidang sehingga kamu bisa mengasahnya dan mulai mengerti cara menghargai diri sendiri. Selain itu, mencintai diri sendiri juga bisa dimulai dengan hal kecil yaitu melakukan sesuatu yang membuat hidup kita lebih teratur, seperti merapikan tempat tidur, lemari pakaian, melakukan olahraga ringan, serta mengerjakan pekerjaan kecil yang walaupun tidak memiliki dampak apa-apa, namun akan berdampak positif pada ketenangan kita terhadap diri kita sendiri dan diri kita di masa depan.  Karena seperti apa yang orang-orang sering katakan, mulailah sesuatu dari hal yang paling kecil, meskipun tidak langsung terlihat tapi bisa membuat hidup kita membaik. Dengan diadakannya Podcast dengan tema “Seni mencintai diri sendiri” ini, diharapkan para pendengar dapat jauh lebih memahami cara menjaga Kesehatan mental dengan self-love.

  14. 68

    Eps. 30 - Self Sabotage Berkedok Self Love

    Self-love atau mencintai diri sendiri menjadi kata yang cukup menarik untuk dibahas dan diucapkan belakangan ini, mungkin karena semakin meningkatnya kesadaran manusia akan kesehatan dan kesejahteraan mentalnya sendiri. Adapun mencintai diri berarti memperlakukan diri dengan penuh kelembutan dan kepedulian. Mencintai diri seringkali disalahpahami sebagai bersikap narsisistik, namun keduanya jelas berbeda: narsisistik selalu menganggap diri sebagai terbenar, sedangkan mencintai diri justru menerima jika diri sendiri melakukan kesalahan.  Perbedaan lainnya, sikap narsistik cenderung tidak sehat karena memunculkan keinginan untuk terus-menerus terlihat lebih baik dari orang lain, sedangkan mencintai diri sendiri justru membuat diri merasa lebih sejahtera. Namun, sayangnya makin kesini istilah self-love kerap jadi kambing hitam atas perilaku memanjakan diri yang disebut self-sabotage. Perbedaan keduanya memang sangat tipis, bahkan jarang disadari, self-sabotage atau menyabotase diri sendiri adalah perilaku yang secara sadar atau tidak sadar dapat menahan dan mencegah kita untuk berkembang dan meraih tujuan hidup.  Contoh paling mudah yang mengarah pada perilaku Self-Sabotage Berkedok Self-Love adalah rasa malas yang membuat kita terus menunda pekerjaan, namun berdalih istirahat untuk menjaga kesehatan mental agar tidak burn out. Dengan diadakannya Podcast dengan tema “Self Sabotage berkedok self love” ini, diharapkan para pendengar dapat jauh lebih memahami cara menjaga Kesehatan mental dengan self-love dengan baik dan tidak lagi menganggap kebiasaan ini menjadi kebiasaan yang aneh untuk dilakukan.

  15. 67

    Eps. 29 - Mental Sehat Memang Cukup Hanya Dengan Self Love?

    Mencintai diri sendiri atau self-love bisa dikatakan bisa membantu menjaga kesehatan mental seseorang loh. Di tengah aktivitas harian dan tugas–tugas yang harus segera diselesaikan, dapat membuat semua oranng rentan mengalami kelelahan secara fisik maupun mental.  Kondisi ini sering berujung dengan masalah kesehatan mental. Misalnya, stress, depresi, serta kehilangan semangat untuk menjalani semua aktivitas dalam hidup. Semua permasalahan nyatanya dapat diminimalisasi dengan menerima dan mencintai diri sendiri. Kesehatan mental ini merupakan kondisi ketika batin kita berada dalam keadaan tentram dan tenang, sehingga memungkinkan kita untuk menikmati kehidupan kita sehari–hari dan bisa menghargai orang lain di sekitar. Sehingga individu yang bermental sehat dan dapat menggunakan kemampuan atau potensi diri sendiri dengan baik dalam menghadapi rintangan dan tantangan hidup, selain itu dapat menjalin hubungan positif dengan orang lain. Salah satu hal yang dapat dilakukan sebagai upaya untuk menjaga Kesehatan mental yaitu dengan cara mencintai diri sendiri atau self-love. Self-love ini merupakan cara seorang individu untuk menghargai diri dan mencintai dirinya secara utuh sehingga dapat mengembangkan diri secara maksimal. Saat self-love dapat diterapkan dengan baik, seorang individu akan merasa lebih mudah untuk berpikir positif, termasuk saat sedang merasakna marah, kecewa, atau bahkan sedih sekalipun. Karena hal tersebut adalah bentuk dari penerimaan diri tetapi mampu mengelola dan mengendalikan dirinya sesuai dengan kondisi yang ada. Individu akan lebih wajar dan objektif dalam menilai dirinya dan mampu memberikan penghargaan pada dirinya. Dengan diadakannya Podcast dengan tema “Mental Sehat Memang Cukup Hanya Dengan Self Love? ini, diharapkan para pendengar dapat jauh lebih memahami cara menjaga Kesehatan mental dengan self-love dengan baik dan tidak lagi menganggap kebiasaan ini menjadi kebiasaan yang aneh untuk dilakukan.

  16. 66

    Podcast Eps. 28 - Understanding Our Self Talk

    Self-talk adalah narasi internal (suara hati) yang Anda pegang tentang diri kita. Ini dapat berkisar dari memberi diri kita instruksi saat kita melakukan tugas hingga pengamatan acak tentang lingkungan atau situasi kita.   Setiap kali kita memikirkan sesuatu, kita sedang berbicara dengan diri sendiri. Self talk yang positif adalah tentang menunjukkan kepada diri sendiri beberapa belas kasihan dan pemahaman tentang siapa kita dan apa yang telah kita lalui.    Dari membantu mengatasi dismorfia tubuh hingga meningkatkan kinerja olahraga, menengahi kecemasan dan depresi, membantu meningkatkan kepercayaan diri dan ketahanan, membantu membangun hubungan yang lebih baik hingga pembelajaran yang lebih efektif, self-talk yang positif dapat membuat dunia berbeda.    Self-talk yang positif bukan tentang mengetahui semua jawaban atau berpikir bahwa kita luar biasa, ini hanya tentang membingkai ulang cara kita memandang sesuatu, menghilangkan bias negatif, dan mendekati kehidupan dengan gagasan bahwa kita dapat mengatasi berbagai hal dan bahkan jika tidak berjalan dengan sempurna kita akan belajar darinya lain kali.   Dengan diadakannya Podcast dengan tema “Understanding Our Self-talk” ini, diharapkan para pendengar dapat jauh lebih memahami manfaat self-talk dengan baik dan tidak lagi menganggap kebiasaan ini menjadi kebiasaan yang aneh untuk dilakukan.

  17. 65

    Eps. 27 - How To Engage In Positive Self Talk

    Pastinya, banyak dari kita yang pernah atau bahkan sering melakukan self-talk atau berbicara dengan diri sendiri. Hal tersebut memang bukan suatu hal yang aneh untuk dilakukan. Bahkan hal itu diyakini sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan mental. Akan tetapi, perlu dipahami bahwa kegiatan berbicara dengan diri sendiri ini harus dilakukan dengan cara positif. Sebab, self-talk dapat mempengaruhi bagaimana perasaan seseorang mengenai dirinya sendiri dan bagaimana orang tersebut menanggapi berbagai peristiwa yang terjadi di dalam hidup. Bagaimana cara efektifnya? Mengingat ada banyak manfaat dari berbicara dengan diri sendiri, tak ada salahnya menjadikannya bagian dari kebiasaan. Dampaknya sangat positif untuk kesehatan mental hingga fungsi kognitif. Lalu, bagaimana cara efektif melakukannya? Berkata – kata positif, berikan pertanyaanm memberikan perhatian, hindari sudut pandang orang pertama. Dengan diadakannya Podcast dengan tema “How to engage in positive self-talk” ini, diharapkan para pendengar dapat jauh lebih memahami manfaat self-talk dengan baik dan tidak lagi menganggap kebiasaan ini menjadi kebiasaan yang aneh untuk dilakukan.

  18. 64

    Eps. 26 - Teknik Berbicara dengan Diri Sendiri

    Berbicara kepada diri sendiri ini memiliki banyak manfaatnya salah satu dari manfaatnya adalah untuk meningkatkan kecerdasan. Dikatakan dapat meningkatkan kecerdasan karena dapat membantu kita mengatur pikiran dan mangasah tugas – tugas penting kita. tidak hanya itu, berbicara kepada diri sendiri dapat membantu kita sendiri dapat mengurangi tingkat stress dan kecemasan dalam hidup. Ketika kita berbicara tentang apa yang bisa dilakukan, tindakam tersebut akan membuat diri kita semakin kuat.  Maka dari itu, jangan anggap berbicara sendiri dengan diri sendiri ketika kita ada masalah yang sedah diharapi. Kedua membuat pekerjaan tetap teratur, kebiasaan self-talk membantu kita tetap teratur. Bahkan, menjaga mental agar tetap mampu memilih prioritas yang tepat. Ketiga, mengurangi kesepian. Self-talk ini dapat menjadi manfaat yang menenangkan diri. Salah satunya untuk membantu mengisi tempat tenang ketika kita sedang sendirian. Namun, sebenarnya tetap kita harus memperhatian tentang apa yang sendang kita bicarakan ya.  Karena self-talk ngga semestinya membuat kita cenderung mengarah ke hal – hal yang negatif. Bagaimana cara efektifnya? Mengingat ada banyak manfaat dari berbicara dengan diri sendiri, tak ada salahnya menjadikannya bagian dari kebiasaan. Dampaknya sangat positif untuk kesehatan mental hingga fungsi kognitif. Lalu, bagaimana cara efektif melakukannya? Berkata – kata positif, berikan pertanyaanm memberikan perhatian, hindari sudut pandang orang pertama. Dengan diadakannya Podcast dengan tema “Teknik Berbicara dengan Diri Sendiri” ini, diharapkan para pendengar dapat jauh lebih memahami manfaat self-talk dengan baik dan tidak lagi menganggap kebiasaan ini menjadi kebiasaan yang aneh untuk dilakukan.

  19. 63

    Eps. 25 - Kritis Hadapi Krisis Emosional

    Pertambahan usia diikuti dengan keinginan merealisasikan mimpi yang ada. Tak jarang dalam proses mengejar cita-cita, seseorang membandingkan apa yang dia lakukan dengan yang telah digapai orang lain. Kekhawatiran untuk menyelesaikan kuliah tepat waktu, mendapat beasiswa, jadi aktivis kampus, punya pekerjaan, lanjut S2, memiliki bisnis, punya pasangan dan menikah sering menghantui pemikiran orang di rentang usia 20-30 tahun. Fenomena ini dinamakan Quarter Life Crisis yang tanpa sadar terjadi dalam kehidupan. Ada empat tahap dalam krisis emosional ini.  Pertama, seseorang akan merasa terjebak dalam situasinya. Kemudian, merasa tidak ada orang yang memahaminya bahkan mulai kehilangan jati diri. Di fase akhir, ia sadar akan apa yang diinginkan dan dibutuhkan. Masuk dalam zona krisis sungguh menyiksa jika tak mampu diatasi dengan baik. Berikut beberapa tips yang bisa diikuti saat berada dalam Quarter Life Crisis. Quarter Life Crisis (QLC) atau krisis emosional merupakan suatu kondisi kebingungan dan kecemasan yang dialami oleh remaja akhir menjelang usia dewasa awal.  Kebingungan dan kecemasan ini diakibatkan oleh beberapa faktor. Ada dua faktor penyebab krisis emosional atau quarter life crisis pada seseorang di usia dewasa awal. Pertama, faktor internal yaitu ketidaksiapan diri seiring bertambahnya usia yang diikuti oleh semakin bertambahnya tanggung jawab, ketidakmampuan dalam menyusun prioritas, serta karena adanya tuntutan serta stigma dari masyarakat terhadap suatu pencapaian. Lalu faktor kedua, yaitu faktor eksternal terjadinya QLC adalah dari pola asuh orangtua yang membiasakan anak untuk bisa mandiri. Sedari awal, orangtua yang memiliki pola asuh membiasakan anak untuk menyelesaikan masalahnya sendiri dan terbiasa menentukan pilihan, cenderung lebih cepat menyelesaikan QLC. Dengan diakannya podcast dengan tema Kritis Hadapi Krisis Emosional Ini, diharapkan para pendengar dapat jauh lebih memahami sangatlah penting untuk kita dapat memaknai arti dari emosi dan mengetahui bagaimana cara mengendalikan emosi yang baik sehingga tidak ada yang tersakiti dari apa yang kita lakukan berdasarkan emosi yang ada.

  20. 62

    Eps. 24 - Dukungan Emosional Keluarga Dan Resiliensi

    Dukungan emosional adalah dukungan yang melibatkan ekspresi rasa empati dan perhatian terhadap individu sehingga individu merasa nyaman, dicintai dan diperhatikan. Dukungan ini meliputi perilaku seperti memberikan perhatian dan afeksi serta bersedia mendengarkan keluh kesah orang lain. Dukungan emosional menyediakan keamanan, kepastian, dimiliki dan dicintai pada saat orang tersebut mengalami permasalahan. Dari berbagai macam bentuk-bentuk dukungan sosial, dukungan emosional menjadi dukungan yang penting karena dukungan emosional memberikan kenyamanan dan perasaan dicintai bagi orang yang mendapatkannya. Aspek-aspek dukungan emosional adalah Emphaty, Caring, Concern. Positive Regard dan Encouragement Toward The Person. Resiliensi memungkinkan individu, kelompok atau komunitas dalam mencegah dan mengatasi berbagai dampak buruk dari situasi yang sulit, sehingga resiliensi dapat membuat individu menjadi lebih kuat dan tangguh dalam menjalani kehidupan. Lebih lanjut, resiliensi tidak hanya muncul ketika mengalami kondisi yang menekan, tetapi dapat dikembangkan sebagai antisipasi menghadapi berbagai permasalahan yang muncul dalam kehidupan. Dengan diakannya podcast dengan tema Dukungan emosional keluarga dan resiliensi Ini, diharapkan para pendengar dapat jauh lebih memahami sangatlah penting untuk kita dapat memaknai arti dari emosi dan mengetahui bagaimana cara mengendalikan emosi yang baik sehingga tidak ada yang tersakiti dari apa yang kita lakukan berdasarkan emosi yang ada.

  21. 61

    Eps. 23 - Manajemen Emosional, Emang Penting?

    Dalam menjalani kehidupan, kita selalu hidup berbarengan dengan emosi. Baik yang bersifat positif maupun yang negatif, emosi pasti dan selalu ada dalam diri kita. Maka dari itu, emosi itu adalah bagian yang sangat penting dalam kehidupan kita. Dan tentu saja, kita gak boleh abaikan emosi kita begitu saja.  Pengendalian emosi atau manajemen emosional ialah hal yang sangatlah penting. Emosi dalam tiap pribadi orang berbeda-beda. Pengelolaan emosi dapat dimulai dengan terlebih dahulu mengenali emosi diri sendiri, selanjutnya adalah belajar untuk mengendalikan/mengelola emosi tersebut. Apabila kita telah berhasil mengelolanya, kita dapat belajar untuk mengenali dan memahami emosi orang lain disekitar kita lalu kemudian berinteraksi/menjalin hubungan baik dengan orang lain tersebut.  Manajemen emosional dapat dilakukan dengan belajar mengenal emosi diri, belajar mengendalikannya, mengenal emosi orang lain, lalu membangun hubungan baik. Manusia memang tempatnya salah, namun tidak ada kata terlambat untuk memperbaikinya, apalagi untuk kebaikan diri sendiri.Dengan diakannya podcast dengan tema Manajemen emosional, emang penting? Ini, diharapkan para pendengar dapat jauh lebih memahami sangatlah penting untuk kita dapat memaknai arti dari emosi dan mengetahui bagaimana cara mengendalikan emosi yang baik sehingga tidak ada yang tersakiti dari apa yang kita lakukan berdasarkan emosi yang ada.

  22. 60

    Eps. 22 - Batasan Diri Ketika Menjadi Caregiver

    Batasan adalah penghalang kecil yang tidak terlihat yang kita buat di dalam hubungan kita dan di dalam diri kita sendiri. Batasan ini berguna untuk perlindungan diri. Kita menetapkan batasan di sekitar diri kita sendiri dan hal - hal yang kita hargai dan butuhkan. Dalam personal boundaries dibagimenjadi 3 kategori yaitu : kaku, ketika kita membuat batasan yang terlalu ketat dan hanya sedikit kontak dengan orang lain. Hal ini dapat menyebabkan kita terisolasi.  Menghapus, ketika ada keseimbangan antara mengetahui bagaimana mengkomunikasikan batasan dan menerima batasan dari orang lain. Hal ini memungkinkan diri kita dan orang lain terhubung dengan baik. Dan difusi, ketika batasan-batasan kita terlalu mudah ditembus dengan sedikit kebebasan. Hal ini dapat menyebabkan keterjeratan dalam hubungan. Intinya, kita tidak ingin ada batasan terlalu ketat dan terlalu mudah untuk dilanggar oleh orang lain. Apa sih caregiver itu? caregiver adalah Seseorang yang membantu atau menemani dan mengurus orang yang mengalami kondisi mental yang tidak stabil. dalam keadaan seperti itu, caregiver juga perlu diperhatikan juga kesehatan mentalnya. Lalu bagaimana ya Batasan diri ketika menjadi caregiver? Dan bagaimana seorang caregiver melakukan batasannya dengan baik sebagai caregiver? Dengan diadakannya Podcast ini diharapkan agar soulmate LYS memahami pentingnya batasan untuk diri kita dan juga mengerti batasan diri ketika menjadi caregiver.

  23. 59

    Eps. 21 - Do You Set Boundaries Or Barriers?

    Boundaries membantu kita lebih tegas untuk mengatakan tidak terhadap hal tidak kita suka. Menetapkan batasan sangat penting dalam menghargai diri kita sendiri dan menerima penghargaan dari orang lain terhadap kita. Misalnya, saat kita berada di dalam kamar, kita berhadap orang yang akan bertemu dengan kita akan mengetuk pintu terlebih dahulu untuk meminta izin, hal ini mungkin terdengar sangat kecil namun memiliki dampak yang besar untuk kita. Banyak orang mengalami kesulitan membentuk dan menghargai batasan yang sehat. Lebih sering daripada tidak, kemampuan atau ketidakmampuan individu untuk menciptakan dan menghormati batas-batas yang sehat adalah karena adanya kebiasaan yang dilakukan kurang baik. Keluarga yang disfungsional dan alkoholik biasanya memberikan pesan yang sangat terdistorsi tentang batas dan dengan demikian, merupakan model yang sangat buruk bagi anak-anak yang belajar tentang masalah terkait batas berikut, hal yang pribadi, kepekaan, penghormatan pribadi, kewajiban dan hak. Nah, coba kita refleksikan kepada dari diri kita sendiri sekarang apakah kita sudah membuat batasan yang sehat atau sekedar hambatan? Dengan diakannya podcast dengan tema Do You Set Boundaries or Barriers? Ini, diharapkan para pendengar dapat jauh lebih memahami sangatlah penting untuk kita dapat memaknai arti dari adanya batasan, dan menyadari selama ini yang kita terapkan itu batasan yang sehat bukan sekadar memberi hambatan.

  24. 58

    Eps. 20 - Emotional Boundaries, emang penting?

    Membangun batasan dengan orang lain sering diartikan sebagai sebuah tindakan negatif. Bahkan sering dianggap bahwa seseorang sebagai pribadi yang kaku. Padahal sebenarnya membangun batasan pribadi atau personal boundaries ini merupakan hal yang penting untuk kita lakukan. Personal boundaries merangarah pada suatu tindakan membuat batasan pada diri snediri dan membuat jarak dengan orang lain untuk membangun privasi. Batasan itu penting karena pengaruhnya terhadap kondisi kesehatan mental seseorang. Emotional boundaries membedakan pemisahan emosi dan tanggung jawab kita dari orang lain, seperti garis bayangan yang memisahkan kita dengan orang lain. Batasan yang sehat mencegah kita untuk memberikan nasihat, menyalahkan orang lain atau menerima disalahkan. Batasan ini juga menjaga kita dari perasaan bersalah atas perasaan negatif atau masalah orang lain dan menjaga kita dari pendapat personal orang lain terhadap kita. Batasan emosi yang sehat membutuhkan batasan internal yang jelas, mengetahui perasaan kita sendiri dan tanggung jawab kita kepada diri kita dan orang lain. Dengan diadakannya Podcast dengan tema “Emotional Boundaries, emang penting?” ini, diharapkan para pendengar dapat jauh lebih memahami sangatlah penting untuk kita dapat memaknai arti seberapa penting emotional boundaries yang ada dan bagiaman cara menerapkannya.

  25. 57

    Eps. 19 - More Learn, Less Boundaries

    Membangun batasan dengan orang lain sering diartikan sebagai sebuah tindakan negatif. Bahkan sering dianggap bahwa seseorang sebagai pribadi yang kaku. Padahal sebenarnya membangun batasan pribadi atau personal boundaries ini merupakan hal yang penting untuk kita lakukan. Personal boundaries mengarah pada suatu tindakan membuat batasan pada diri sendiri dan membuat jarak dengan orang lain untuk membangun privasi.  Batasan itu penting karena pengaruhnya terhadap kondisi kesehatan mental seseorang. Apa sih yang akan terjadi jika kurangnya batasan atau bahkan tidak memiliki batasan? Apa sih yang terjadi jika kita tidak memiliki batasan ? Sering terjebak dalam hubungan yang sulit dan dramatis, Kita merasa kesal dan mengeluh setelah menyetujui permintaan orang lain, kita merasa harus patuh kepada orang tua, pasangan atau siapa pun, Kita merasa bertanggung jawab atas apa yang terjadi orang lain. Hal ini akan membuat kita kesulitan dengan apa yang terjadi kepada diri kita. Dengan diadakannya Podcast dengan tema “More Learn, Less Boundaries” ini, diharapkan para pendengar dapat jauh lebih memahami sangatlah penting untuk kita dapat memaknai arti seberapa penting mempelajari boundaries yang ada dan bagaimana cara menerapkannya.

  26. 56

    Eps. 18 - Grace and Gratitude

    Apa yang akan kalian jawab jika kalian memperoleh pertanyaan: “Apakah Anda sudah puas dengan hidup kalian sekarang? Apakah kalian sudah bahagia?”. Di sinilah peran menerima dan mensyukuri apa yang telah terjadi dalam hidup kita. Ya, hidup kita tidak mungkin lancar-lancar saja. Hidup ini bagai roda, akan ada titik ketika kita sangat bahagia dan tidak memikirkan apa-apa yang menyulitkan, tetapi ada pula titik ketika kita amat kesulitan sampai mungkin ada pikiran ingin menyerah dan melarikan diri dari kesulitan tersebut. Semoga dengan Podcast Love Yourself Indonesia “Grace and Gratitude”, kita semua dapat hidup penuh ketenangan dan rasa terima kasih yang akan membawa dampak positif pada mental dan fisik kita, sehingga kita akan mencapai kepuasan hidup yang utuh, terlepas dari naik-turun hidup ini. #LoveYourselfIndonesia #graceandgratitude #acceptance #grace #gratitude #happiness #lifesatisfaction #psychology #mentalhealth #psikologi #infopsikologi #acarapsikologi #podcastpsikologi #penerimaandiri #terimakasih #bersyukur #kedamaian #kebahagiaan #kepuasanhidup #loveyourself #cintaidiri #selflove #selfacceptance

  27. 55

    Eps. 17 - Rasa Syukur Dan Dukungan Sosial

    Pada episode kali ini, LYS bersama Fam Health Indonesia membahas tentang "Rasa Syukur dan Dukungan Sosial". Kebahagiaan merupakan bagian subjektif yang sangat penting bagi setiap orang. Kebahagiaan ini didukung dengan gratitude atau rasa syukur merupakan semacam perwujudan rasa kagum, rasa terima kasih, dan penghargaan terhadap sesuatu yang dimiliki. Ungkapan tersebut dapat ditujukan kepada pihak lain, baik terhadap sesama manusia maupun entitas tertentu seperti Tuhan. Rasa syukur muncul dari pengalaman kekurangan secara materi, individu cenderung akan mensyukuri hal - hal kecil yang didapatkan. Memahami dan memaknai arti kebahagiaan serta rasa syukur sangatlah penting. Dengarkan full episodenya dalam Spotify dan Youtube LYS~ #LoveYourselfIndonesia #graceandgratitude #acceptance #grace #gratitude #happiness #lifesatisfaction #psychology #mentalhealth #psikologi #infopsikologi #acarapsikologi #podcastpsikologi #penerimaandiri #terimakasih #bersyukur #kedamaian #kebahagiaan #kepuasanhidup #loveyourself #cintaidiri #selflove #selfacceptance

  28. 54

    Eps. 16 - How Self-Forgiveness Empowers You to Become a Better

    Jika kita bisa memaafkan orang lain, mengapa kita harus sulit untuk memaafkan diri sendiiri? Yuk kita mulai menerapkan self-forgiveness untuk menjadi seseorang yang lebih baik lagi dalam menghadapi semua tantangan yang ada di dunia.

  29. 53

    Eps. 15 - Hubungan Antara Forgiveness dan Gratitude

    Untuk memaafkan dan bersyukur dengan keadaan yang sering kali kita anggap sulit mungkin butuh latihan agar kita bisa mulai terbiasa untuk menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Seberapa sulitnya sih untuk menerapkanya? Dan bagaimana sih hubungan antara forgiveness dan Gratitude? Lalu seberapa pentingkah kita menerapkan hal ini untuk kehidupan kita sehari-hari? Yuk tonton podcast ini agar kita bisa lebih memahami seberapa penting untuk kehidupan kita.

  30. 52

    Eps. 14 - Self Forgiveness Pada Orang Dengan HIV/AIDS

    Self-Forgiveness ialah proses saat seseorang menyadari kesalahan, menghadapi emosi negatif sebagai konsekuensi dari kesalahan, dan menebus kesalahan yang telah ia perbuat itu dengan berusahan memperbaiki diri. Seringkali kita menjadi keras kepada diri sendiri saat kita merasakan kesalahan, seperti menghukum diri sendiri. Selanjutnya kita akan merasa bersalah, berakhir dengan menyalahkan diri sendiri. Sering kali ketika kita membuat kesalahan, kita mengatakan hal-hal yang sebenarnya menjadi tidak baik untuk diri kita sendiri. Lalu kita melakukan hal-hal yang tidak sesuai dengan rencana. Di akhir cerita kita menyadari seharusnya kita melakukan hal yang lain. Tapi itu adalah normal, banyak orang yang melakukan itu bahkan sudah dianggap biasa. Itu semua adalah bagian dari perjalanan yang harus kita temput, itu semua adalah bagian dari menjalani kehidupan manusia seutuhnya. Dengan diadakan Podcast dengan tema “Self-forgiveness pada orang dengan HIV/ AIDS” ini, diharapan para pendengar bisa menyikapi self-forgiveness lebih baik lagi. Juga mengetahui bagaimana untuk menyikapi self-forgiveness pada orang dengan HIV/AIDS bersikap.

  31. 51

    Eps. 13 - Body Image & Self Acceptance

    Body image dibagi menjadi 2 yaitu body image positif dan body image negatif. Body image positif adalah persepsi yang benar atau positif tentang tubuh sendiri. Misalnya, kita menghargai bentuk tubuhmu dan memahami bahwa penampilan fisik seseorang tidak ada yang sempurna. Nah jika kita memaknai dengan tepat maka body image bisa membuat diri kita berkembang dengan kondisi mental yang lebih baik. Adakah hubungan antara body image dengan self-acceptance? Dengan diadakannya podcast dengan tema “Hubungan Antara Body Image dan Self- Acceptance” ini, diharapkan para pendengar dapat jauh lebih menyadari bahwa body image dan self-acceptance dapat memberikan efek yang amat positif untuk kesejahteraan mental yang lebih baik dalam kehidupan mereka. Di samping itu, para pendengar juga akan dapat memahami makna yang lebih luas dari Hubungan Antara Body Image dan Self-Acceptance dapat juga diterapkan.

  32. 50

    Eps. 12 - Self-Acceptance VS Self-Achievement

    Kebanyakan orang berpikir, “jika aku sudah sukses, barulah aku bisa puas pada diriku sendiri”. “Jika aku masih terlalu banyak kegagalan, aku tidak bisa mencintai diriku sendiri. Aku masih payah dan tidak bisa dibanggakan”. Akan tetapi, apakah demikian? Apakah penerimaan diri sendiri barulah bisa dicapai jika kita telah mencapai banyak kesuksesan? Dengan adanya Podcast “Self-acceptance vs. Self-achievement” ini, diharapkan kita dapat menjalani hidup secara sehat mental, tidak perlu mengorbankan banyak hal dalam mencapai kesuksesan.

  33. 49

    Eps. 11 - Pentingnya self-acceptance untuk diri sendiri

    Dalam menjalani hidup, kadangkala kita mengalami kesulitan untuk menerima diri kita sendiri, terutama menerima kekurangan diri kita sendiri yang mengganggu aktivitas kita sehari-hari dan keberlangsungan hidup. Kadangkala pula, orang-orang di lingkungan kita yang membuat kita semakin sulit menerima diri kita sendiri. Dengan membangun kemampuan self-acceptance, kita akan jauh lebih mudah memahami dan mengakui kelebihan dan kekurangan yang ada dalam diri kita secara utuh dan objektif, serta rasional (Perera, n. d.). Dengan adanya Podcast ini, diharapkan orang-orang dapat menyadari betapa pentingnya self-acceptance untuk diri sendiri dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari demi kehidupan yang lebih bahagia. #LoveYourselfIndonesia #psikologi #psikologiindonesia #tipspsikologi #kesehatanmental #infopsikologi #selfacceptance #selflove #selfdevelopment #penerimaandiri #cintaidiri #pengembangandiri #podcast

  34. 48

    Eps. 10 - Self Acceptance adalah Kuncinya Bahagia

    Self-Acceptance adalah Kuncinya Bahagia? Mengapa seperti itu ya? Memang sepenting itukah untuk menerapkan self-acceptance pada diri kita sendiri? Yuk kita sama sama dengar apa kata narasumber kita di podcast  Self-Acceptance adalah Kuncinya Bahagia.

  35. 47

    Eps. 2 - Serba Serbi Mindfulness

    Belakangan ini, istilah “mind-ful” amat sering dibicarakan oleh platform-platform kesehatan mental. Mindfulness adalah suatu metode yang digunakan untuk manusia dapat fokus ke apa yang tengah dihadapinya pada saat ini dan sekarang, serta menyingkirkan segala penilaian yang terlintas dalam pikiran dan menerima segala sesuatu sebagaimana adanya. Dengan kata lain, mindfulness adalah suatu cara yang dapat kita lakukan agar kita tetap ada “di sini dan sekarang”, tidak di masa lalu ataupun di masa depan, melakukan pekerjaan yang tengah kita kerjakan secara sadar dan fokus, tanpa pikiran mengembara ke mana-mana, dan tidak menilai suatu peristiwa, pikiran, ataupun perasaan dengan label apa pun, hanyalah netral dan dihayati apa adanya.

  36. 46

    Eps. 9 - Ketika millennial bingung dengan tujuan hidup

    Masih banyak millennial yang mengalami kesulitan untuk menjawab pertanyaan sesederhana apa yang mereka sukai dan apa yang mereka tidak sukai. Mereka mengalami kesulitan untuk mengetahui sifat-sifat yang ada dalam diri mereka, kelebihan dan kekurangan mereka, bahkan selera mereka saja mereka bisa jadi tidak tahu, apalagi tujuan hidup. Sebab ketidaktahuan mereka atas diri mereka sendiri, mereka menjadi tidak memiliki tujuan hidup yang pasti. Melalui Podcast ini, semoga millennial yang merasa kebingungan dalam menjalani hidupnya dan menemukan tujuan hidupnya di dunia ini dapat mulai menelaah dirinya sendiri secara lebih baik dan sehat dengan mengembangkan kemampuan self-knowledge yang akurat dan otentik. #LoveYourselfIndonesia #psikologi #psikologiindonesia #selfknowledge #selfknow #selfawareness #selfaware #selflove #acceptance #selfimprove #selfimprovement #selfdevelopment #tipspsikologi #infopsikologi #millennial

  37. 45

    Eps. 8 - Quarter Life Crisis

    Menjadi dewasa merupakan keharusan bagi setiap orang, maka sebab itu kita nggak bisa menahan lajunya waktu. Ada saatnya kita berada di quarter life crisis, oleh sebab itu yang harus kita lakukan hanyalah mempersiapkan sebaik-baiknya masa dewasa tersebut. Nah, untuk itu mari kita simak podcast bagaimana kita agar bisa menghadapi quarter life crisis. #LoveYourselfIndonesia #kesehatanmental #psikologi #psikologiindonesia #mentalhealth #selflove #mentalhealthmatters  #selfawareness #quarterlifecrisis #podcast

  38. 44

    Eps. 7 - Self love dulu atau self knowledge ya?

    Belakangan ini istilah self-love banyak digunakan di media sosial. Istilah ini menjadi begitu populer sejak kesadaran akan pentingnya kesehatan mental menjadi topik diskusi publik yang semakin meningkat. Namun seberapa pentingkah self-love dan bagaimana self-love diterapkan dalam kehidupan sehari-hari? Self-love memiliki arti mencintai diri sendiri, namun mencintai diri sendiri itu bukan berarti memenuhi segala sesuatu keinginan. Tetapi self-love makna untuk mengharuskan diri untuk memperlakukan dan menerima diri sendiri dengan baik dan apa adanya. Self-love juga memiliki aspek penting dari kesehatan mental loh. Saat self-love diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, dengan begitu kita akan merasa lebih mudah untuk berpikiran positif. Self-knowledge adalah istilah yang menyiratkan kesadaran akan perasaam, motivasi dan kemampuan seseorang tentang dirinya sendiri. Penting dipahami bahwa self-knowledge bukanlah jenis informasi yang statis untuk diperoleh. Melainkan dinamis dan terus berubah seperti diri kita. Saat kita belajar dan tumbuh sepanjang perjalanan hidup kita, kemampuan kita untuk mengenal diri sendiri dan menyadari siapa sih diri kita sendiri dan terus berubah. Lalu, jika kaitan antara self-love dan self-knowledge mana sih yang harus didahulukan? Dengan diadakan podcasr denfab tema Self love dulu atau self knowledge ya? Agar mengetahui sebenarnya kita yang harus kita terapkan itu Self love dulu atau self knowledg sih?

  39. 43

    Eps. 6 - Memiliki Self-Awareness di Lingkungan Toxic

    Tidak semua orang beruntung hidup menghabiskan waktu di dalam lingkungan yang sehat, sejahtera, aman untuk kesehatan mental mereka. Lingkungan yang memberikan dampak-dampak negatif tersebut adalah lingkungan yang beracun, atau yang lebih dikenal oleh banyak orang dengan sebutan “lingkungan toxic”. Akan tetapi, tidak semua orang dapat dengan mudah menerka apakah mereka sebenarnya bertempat di lingkungan yang tepat atau tidak untuk kesejahteraan psikologi mereka sendiri, sebab konsep self-awareness dalam diri mereka yang masih belum terasah. Dengan adanya podcast ini, semoga konsep self-awareness semakin mudah diterapkan oleh banyak orang agar semakin banyak orang yang mudah menerka apakah mereka berada dalam lingkungan yang tepat bagi mereka atau tidak.

  40. 42

    Eps. 5 - Self Awareness atau Self Love Dulu?

    Sudah tidak asing lagi kan dengan Self-awareness atau kesadaran diri adalah kemampuan diri untuk menyesuaikan diri dengan perasaan, pikiran dan tindakan yang kita lakukan. Menjadi sadar dari juga berarti mampu mengenali bagaimana orang lain melihat diri kita. Seseorang yang memiliki self-awareness dapat mengenali kekuatan dan tantangan diri sendiri. Proses Self-Awareness dapat dimulai pada masa kanak-kanak, ketika anak - anak mulai mampu mengenali dan menamai emosi, kekuatan dan tantangan yang dihadapi. Ada dua jenis self-awareness yaitu: privat dan publik. Self-awareness privat adalah ketika orang menyadari sesuatu tentang diri kita yang mungkin tidak disadari orang lain seperti cemas membaca dengan suara keras. Sedangkan, self-awareness adalah ketika orang menyadari bagaimana orang lain melihat diri kita. Itu tidak mulai terjadi sampai usia 5 tahun. Sebelum itu, kebanyakan anak tidak menyadari bahwa orang lain selalu berpikir dan merasakan hal yang sama. Seringkali seseorang mengalami kesulitan mencari tahu apa yang perlu dilakukan untuk menyelesaikan tugas? Memperhatikan kesalahan dalam pekerjaan yang telah dilakukan atau memperbaikinya? Dengan diadakannya podcast dengan tema self-awareness dulu atau self-love dulu, mengetahui sebenernya kita yang harus kita terapkan itu self-awareness dulu atau self-love dulu sih?

  41. 41

    Eps. 4 - Cara Membangun Self-Awareness untuk Millennial

    Self-awareness adalah kemampuan seseorang untuk dapat melihat dirinya sendiri secara jelas dan objektif dengan cara melakukan refleksi dan introspeksi diri. Self-awareness juga mengandung arti kita memiliki kontrol penuh atas diri kita. Kita memiliki kesadaran penuh atas apa yang kita pikirkan dan rasakan, serta kita juga menyadari bahwa kita dapat mengendalikan pikiran dan perasaan tersebut. Self-awareness amat dapat membantu kualitas hidup generasi millennial zaman sekarang, terutama dengan adanya pandemi COVID-19 ini yang menurunkan kesejahteraan mental millennial zaman kini. Dengan adanya IG LIVE ini, diharapkan generasi millennial dapat mulai membangun kemampuan self-awareness dalam rangka mencapai kesejahteraan mental yang lebih baik dalam situasi tidak menentu seperti sekarang ini.

  42. 40

    Eps. 3 - Mindfull vs Mindfulness Di Kala Pandemi

    “Duh kapan sih pandemi ini berakhir? Kan bosen harus kerja dari rumah terus.” Kata - kata di atas pasti sering kita dengar ya selama hampir lebih dari dua tahun ini. Apakah hal yang sama terjadi pada teman - teman? Tenang, teman - teman tidak sendirian. Hal ini membuktikan bahwa ternyata dampak negatif dari pandemi ini tidak hanya pada kesehatan fisik ya, tetapi juga pada kesehatan mental juga. Hampir semua orang mengalami stres yang diakibatkan dari pandemi ini dengan sebab derajat yang berbeda - beda. Banyak penelitian di dunia menunjukkan meningkatnya kecemasan, trauma dan depresi di pandemi ini. Stres sebenarnya merupakan hal yang wajar terjadi ketika seseorang dihadapkan pada beban-beban dalam hidupnya, terutama beban-beban seperti yang terjadi selama pandemi ini. Namun, stres ringan yang terjadi setiap hari tidak dapat diabaikan. Seperti bola salju, tekanan harian kecil yang dibiarkan menumpuk di masa depan semakin menumpuk, menjadi satu bola  besar, yang mungkin  tidak dapat kita tangani. Penumpukan stres sering kali menimbulkan keluhan fisik, masalah emosional, dan kesulitan berkonsentrasi. Bagaimana ya caranya untuk bisa mengelola stres sehari - hari agar tidak semakin bertumpuk dan semakin parah?

  43. 39

    Eps. 1 - Kenapa Susah Banget Mindfulness?

    “Mindfulness” mudah diucapkan namun terkadang sulit dilakukan ya. Padahal mindfulness itu sangat bermanfaat dalam kehidupan sehari hari. Lalu apa sih sebenernya mindfulness itu? Mindfulness adalah momen saat kita menyadari keadaan untuk berlatih  membawa perhatian penuh untuk apapun yang kepada apa pun yang sedang kita lakukan. Dengan kata lain, mindfulness ini adalah saat kita fokus dengan apa yang kita lakukan. Praktik yang dilakukan untuk mindfulness bisa dilakukan hanya dengan melibatkan kesadaran saat bernapas, berjalan dan menikmati apa yang disekitar kita.  Kenapa sih susah banget buta mindful?

  44. 38

    KENCUR Eps. 41 - Eating Disorder

    Apakah kamu pernah melakukan diet? Atau justru kamu sangat terobsesi terhadap makanan? Tahukah kamu, jika diet terlalu berlebih atau makan terlalu banyak bisa menjadi suatu gangguan Psikologis lhoh! Namanya Eating Disorder. Gangguan makan atau Eating disorder merupakan serangkaian kondisi psikologis yang menyebabkan munculnya kebiasaan makan tidak sehat.

  45. 37

    KENCUR Eps. 40 - People Pleaser

    Pasti kamu gak asing kan dengan istilah "People Pleaser"? Setiap orang, memiliki keinginan untuk diterima oleh orang lain disekitarnya. Tapi tentu tidak mudah, karena tiap orang pasti pernah memiliki cara pandang dan berperilaku yang berbeda-beda. Lantas, haruskah kita menjadi people pleaser supaya selalu diterima oleh orang lain? Atau kita menjadi diri sendiri dan siap-siap mendapat berbagai macam respon dari orang lain? Yuk simak lebih lanjut mengenai peole pleaser di podcast @loveyourself_indonesia

  46. 36

    KENCUR Eps. 39 - BuCin

    Apakah kamu salahnya yang ketika menjalani hubungan asmara sering merasa khawatir, mudah cemburu dengan pasanganmu. Apakah kamu yang lebih banyak berjuang untuk mempertahankan hubungan daripada pasanganmu? Apakah kamu selalu berusaha untuk mencari perhatian pasanganmu karena takut ia beralih ke lain hati? Di episode terbaru kali ini, podcast @loveyourself_indonesia akan membahas tentang BUCIN.

  47. 35

    KENCUR Eps. 38 - Burn Out

    Dalam keseharian, kita selalu dihadapkan dengan berbagai macam aktivitas dan tugas. Mungkin kita pernah mengalami kelelahan secara mental, menjadi demotivasi dan lebih menarik diri. Jangan-jangan mengalami Burn Out! Burn Out berarti merasa kosong dan lelah secara mental, tanpa motivasi, dan tidak peduli dengan keterbatasan diri. Orang yang mengalami burn out sering tidak melihat bisa berpikit positif dalam situasi apapun. Burnout terjadi bertahap dan biasanya ada tanda-tanda dan gejala awal ketika kamu akan mengalami burn out. Kira-kira apa saja ya, gejala awal burn out dan bagaimana tips nya untuk nengatasi burn out?

  48. 34

    KENCUR Eps. 37 - Memendam Dendam

    Dalam hidup, kita bertemu dengan banyak sekali orang dengan karakteristik yang berbeda. Mungkin sekali dua kali atau beberapa kali ada orang yang pernah memperlakukanmu dengan tidak baik. Kamu pun merasa kecewa, sedih, marah, benci bahkan hingga muncul rasa dendam. Ingin memaafkan, tetapi terbayang kejahatan yang pernah mereka lakukan. Tapi memendam dendam ternyata tidak baik, karena dapat memperburuk kondisi mentalmu. Maka dari itu di podcast kali ini akan membahas tentang tips untuk menghindari tindakan memendam dendam. Tips nya apa aja ya kira-kira? Yuk temukan jawabannya di episode terbaru dari podcast @loveyourself_indonesia di spotify

  49. 33

    KENCUR Eps. 36 - How To Plan Your Life

    “Hidup itu santai saja, biarkan selayaknya air mengalir.” Pernah dengar kata-kata seperti itu? Atau mungkin itu pedoman hidup kamu? Salah gak sih punya prinsip kaya gitu?Coba deh kamu pikir lagi, jika misalnya tiba-tiba kamu ada masalah besar dan kamu tidak memiliki kesiapan untuk menghadapi, pasti akan kelabakan untuk mengatasinya. Maka dari itu, penting sekali kita merencanakan kehidupan kita, Lantas bagaimana caranya melakukan manajemen waktu yang baik?

  50. 32

    KENCUR Eps. 35 - How To Really Manage Time Better

    Waktu adalah hal yang semua orang memiliki, tapi tidak semua orang bisa menggunakannya. Banyak orang yang selalu bilang tidak memiliki waktu, padahal Tuhan sudah membagi waktu setiap orang dengan porsi yang sama persis. Namun, waktu adalah sumber daya yang bisa habis, oleh karenanya sangat penting untuk kita supay bisa melakukan manajemen waktu dengan baik. Lantas bagaimana caranya melakukan manajemen waktu yang baik?

Type above to search every episode's transcript for a word or phrase. Matches are scoped to this podcast.

Searching…

We're indexing this podcast's transcripts for the first time — this can take a minute or two. We'll show results as soon as they're ready.

No matches for "" in this podcast's transcripts.

Showing of matches

No topics indexed yet for this podcast.

Loading reviews...

ABOUT THIS SHOW

KENCUR hadir mewakili perasaan-perasaan yang sulit diutarakan.

HOSTED BY

love Your Self

CATEGORIES

Frequently Asked Questions

How many episodes does KENCUR have?

KENCUR currently has 50 episodes available on PodParley. New episodes are automatically indexed when they're published to the podcast feed.

What is KENCUR about?

KENCUR hadir mewakili perasaan-perasaan yang sulit diutarakan.

How often does KENCUR release new episodes?

KENCUR has 50 episodes. Check the episode list to see recent publication dates and frequency.

Where can I listen to KENCUR?

You can listen to KENCUR on PodParley by clicking any episode. We provide an embedded audio player for direct listening, and you can also subscribe via your preferred podcast app using the RSS feed.

Who hosts KENCUR?

KENCUR is created and hosted by love Your Self.
URL copied to clipboard!